logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Binatang Peliharaan    Kelinci    Kelinci Ras

Ras Giant, Kelinci Besar yang Menggemaskan


Ilustrasi kelinci besar

Selain berbagai jenis anjing ras yang banyak dikoleksi orang, ada binatang lain yang tak kurang banyak penggemarnya yaitu kelinci. Baik kelinci lokal maupun kelinci ras, memang banyak dipelihara orang baik sebagai binatang ternak maupun untuk dinikmati keindahan dan kelucuannya semata. Untuk diternak, terutama kelinci lokal, memang tak begitu memerlukan perhatian khusus. Artinya kelinci termasuk hewan jinak yang gampang dipelihara. Demikian pula bagi yang ingin memelihara kelinci terutama kelinci ras, untuk dinikmati kelakuannya yang menggemaskan.

Pernahkah Anda melihat seekor kelinci besar yang lucu dan menggemaskan ? Kelinci yang dimaksud di sini bukanlah Bugs Bunny, si kelinci besar yang kerap tampil menghiasi layar kaca dan mengundang tawa kita dengan tingkahnya yang lucu dan sedikit usil itu. Kelinci besar yang dimaksud di sini adalah kelinci-kelinci yang termasuk ras Giant. Kelinci ras Giant ini banyak dipelihara orang karena tubuhnya yang besar dan tingkahnya yang menggemaskan. Bagi para penggemar kelinci, memperhatikan tingkah kelinci ras Giant ini tak ubahnya seperti melihat seorang bayi bertubuh montok, sehat dan menggemaskan. Sehingga apapun yang dilakukannya menjadi hiburan tersendiri. Barangkali karena kelucuan itulah sekarang ini semakin banyak pula yang menggemari kelinci ras Giant ini dan memeliharanya. Dibanding memelihara anjing, memelihara kelinci ras ini melah lebih menguntungkan, karena selain dagingnya yang enak, juga tidak mengeluarkan liur yang untuk pemahaman agama Islam termasuk jenis barang najis. Hanya saja seperti juga kebanyakan kelinci, hati-hati dengan air kencingnya yang bau pesing menyengat.

Sesuai dengan namanya, kelinci yang termasuk ras Giant adalah salah satu ras kelinci yang memiliki ukuran jauh lebih besar dibanding dengan ras kelinci lainnya. Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa kelinci yang termasuk ras Giant memiliki dua keuntungan, yakni bisa dijadikan sebagai peliharaan dan bisa juga dijadikan sebagai binatang ternak untuk konsumsi. Kelinci yang termasuk ke dalam ras Giant, di antaranya Flemish Giant, Checkered Giant, dan ras kelinci Carolina.

Dengan mendengar nama rasnya saja, Anda tentu sudah dapat membayangkan ukuran kelinci-kelinci tersebut. Ya, raksasa. Namun, raksasa di sini tentulah untuk ukuran-ukuran normal seekor kelinci, bukan raksasa seperti layaknya dinosaurus atau raksasa yang sering kita lihat di tayangan televisi. Dengan ukuran tubuh yang jauh lebih besar itulah terlihat bagaimana kelinci ras Giant ini memang menggemaskan. Bila Anda belum pernah melihatnya bisa membayangkan kelinci lokal yang kecil tapi tubuhnya gempal, kemudian bagaimana jadinya bila ukuran tubuhnya kini diperbesar. Baik bagian wajah maupun badan, sama-sama terlihat gempal seperti bayi, dengan bulu halus dan beberapa lembar kumis. Ketika membaui sesuati mulutnya terlihat monyong dan mendengus-dengus.

Untuk menambah pengetahuan Anda tentang kelinci ras Giant ini, ada baiknya mengenal lebih dekat tentang kelinci-kelinci ini. Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa kelinci ras Giant ini terbagi ke dalam tiga jenis, yaitu :

1. Flemish Giant

Menurut hasil penelitian Asosiasi Peternak Kelinci Amerika, Flemish Giant atau dikenal juga dengan sebutan kelinci Flam merupakan kelinci terbesar yang pernah ditemui di seluruh dunia.  Berat normal seekor kelinci Flemish Giant, yakni antara 6.7 kg (untuk induk betina) dan  8.7 kg (untuk induk jantan). Namun, ada beberapa sumber yang menyebutkan bahwa pernah melihat dan mengangkat kelinci Flam seberat 12 kg. Sungguh berat yang sangat fantastis untuk ukuran seekor kelinci. Ukuran berat seperti itu sama dengan ukuran berat badan bayi batita atau bawah tiga tahun. Coba Anda bayangkan bagaimana menggemaskannya kelinci Flam ini.

Meski nama Flam sendiri berasal dari bahasa Inggris yang berarti kebohongan (banyak orang yang tidak percaya dengan ukuranya), namun banyak yang memperkirakan bahwa kelinci ras ini berasal dari Argentina karena kelinci ini banyak terdapat di Argentina. Kelinci ini diternak oleh sebagian besar orang Eropa dan Amerika untuk dikonsumsi dagingnya. Namun, di Indonesia sendiri, ras kelinci ini lebih banyak dijadikan binatang peliharaan ketimbang dikonsumsi. Padahal kalaupun dijadikan binatang ternak tentu saja akan sangat menguntungkan dan dagingnya yang empuk dan jumlahnya lebih banyak dibanding dengan kelinci lokal.

2. Checkered Giant

Ras kelinci yang berasal dari negara Jerman ini masih bisa dikategorikan sebagai ras kelinci besar. Ukurannya normal. Kelinci ras ini bisa mencapai 5 kg - 6 kg. Di negara asalnya, ras ini banyak diternakkan untuk dikonsumsi dagingnya. Selain ukuran dan beratnya yang berbeda dari kelinci ras lainnya, kelinci ini pun memiliki warna yang sangat unik yakni biru selain warna hitam.

Kelinci jenis Checkered ini termasuk yang banyak dijadikan hewan peliharaan di Indonesia dan banyak negara lain, terutama warna bulu yang biru dengan bulu-bulu halusnya.

3. Carolina

Ras kelinci ini merupakan hasil persilangan antarspesies kelinci New zealand white. Ukurannya sendiri melebihi ukuran kelinci indukannya yang rata-rata berbobot 4.5 kg – 6 kg. Nah, yang membuatnya unik dan menarik untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan tentu saja penampilan mukanya yang memiliki beberapa gelambir layaknya spesies anjing bulldog yang lucu. Dibanding dua jenis kelinci sebelumnya, kelinci jenis Carolina ini termasuk yang harganya cukup mahal. Tapi sekalipun harganya mahal tidak menyurutkan keinginan orang untuk mengoleksinya. Dipandang atau diusap-usap wajahnya yang bergelambir, memang menjadi kesenangan tersendiri bagi para penggemar kelinci ini.

Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk memelihara kelinci ras raksasa ini ? Kalau memang tertarik, Anda bisa menghubungi tempat binatang peliharaan di kota Anda. Kelinci ras Giant ini termasuk jenis kelinci yang telah dikenal masyarakat luas, sehingga tidak terlalu sulit untuk mendapatkannya. Apapun jenis kelinci yang ingin Anda koleksi, sebaiknya persiapkan terlebih dahulu kandang yang baik, sehingga tidak mengganggu anak-anak atau penghuni rumah. Terutama karena bau pesing dari kencing kelinci yang baunya minta ampun.

Selain itu kalau meman mau serius menjadikan kelinci ras Giant ini sebagai binatang peliharaan, ada baiknya mencari informasi terlebih dahulu seputar binatang ini agar Anda kelak tidak melakukan hal-hal yang keliru, yang menyebabkan pertumbuhan kelinci ras Giant ini terganggu. Dengan pengetahuan yang cukup, Anda akan melakukan hal-hal yang tepat, termasuk bagaimana membuat kandang, menyediakan makanan, memandikan dan kegiatan lainnya agar hewan peliharaan ini sehat dan bersih.

Itulah informasi tentang kelinci ras Giant yang belakangan banyak menarik perhatian dan menarik minat orang untuk memeliharanya terutama karena ukuran tubuhnya yang jauh lebih besar dibanding dengan kelinci lokal. Selain itu ada pula alasan orang untuk mengoleksi kelinci ras Giant ini karena melihat wajahnya yang bergelambir atau warnanya yang unik. Di negeri asalnya sendiri kelinci ras Giant ini banyak dipelihara untuk diambil dagingnya. Hal yang sama bisa Anda lakukan di sini, sehingga bisa dua manfaat sekaligus, yaitu menikmati tingkahnya yang lucu sekaligus bisa dimanfaatkan dagingnya.

 

 

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Kelinci Flam yang Super Besar
  • Kelinci Australia: Musuh di Negeri Sendiri, Primadona di Indonesia
  • Kelinci Himalayan, The Best Pet Rabbit
  • Tips Memilih dan Merawat Kelinci Dutch
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA