"Kemilau Asmirandah" di Sinetron Kemilau Cinta Karmila
Ilustrasi kemilau cinta karmila
Jika ditanya sinetron apa yang paling membetot perhatian publik Indonesia pada rentang tahun 2010 hingga 2011? Jawabnya pastilah sinetron "Kemilau Cinta Karmila". Jutaan remaja putri hingga ibu-ibu rumah tangga adalah para fans setianya. Setiap hari Senin - Jumat, tak beranjak dari layar kaca tepat pukul enam sore, waktu mulai disiarkannya sinetron tersebut.
Kemilau Cinta Karmila - Sinetron Paling Favorit
Berdurasi selama satu jam (60 menit), sinetron "Kemilau Cinta Karmila" yang ditayangkan oleh stasion televisi RCTI itu, memang fenomenal. Bayangkan saja, sejak pertama kali tayang pada Senin, 1 Maret 2010 dan berakhir pada Selasa, 1 Maret 2011, tercatat 365 episode sudah dimainkan.
Jumlah episode sebanyak itu terbagi atas empat session (musim), yaitu session 1 (Kemilau Cinta Karmila), session 2 (Kemilau Cinta Karmila 2 - Berkah Ramadhan), session 3 (Kemilau Cinta Karmila 3 - Makin Cinta), dan session 4 (Kemilau Cinta Karmila 4 - Cinta Tiada Akhir).
Bukan hanya pada jumlah episode yang fantastis, membanjirnya antusias penonton sinetron juga terlihat dari terpilihnya "Kemilau Cinta Karmila" sebagai Sinetron/Drama TV Terfavorit UMI 2010. Ajang penghargaan yang didasarkan pada polling tersebut, mencatat sebanyak 41,22 persen pemirsa atau masyarakat yang menyukai sinetron ini. Menyisihkan sinetron-sinetron lainnya yang juga tak kalah tenar, seperti "Kejora dan Bintang" (12,45 persen), "Sejuta Cinta Marshanda" (11,16 persen), 'Cinta Fitri" (10,88 persen), atau "Mawar Melati" (8,93 persen).
Popularitas yang tinggi juga tampak di dunia internet. Mesin pencari kata, gambar atau video (search engine) seperti google atau yahoo, menempatkan segala hal yang berkaitan dengan sinetron ini sebagai salah satu yang paling banyak dicari oleh para netter (pengguna internet). Begitu pun dengan thread-nya, ramai dikunjungi. Semarak dengan beragam komentar yang rata-rata memberikan tanggapan atau apresiasi positif.
Bahkan, para fans sinetron ini sepakat menamakan diri mereka sebagai KCK Lovers. Sebutan bagi siapa saja yang menggilai sinetron tersebut. Semuanya itu seakan jadi bukti, begitu melimpah-ruahnya antusias masyarakat Indonesia.
Jika kembali ditanyakan, apa yang kiranya membuat sinetron ini mendapat kehormatan sebagai sinetron paling favorit di Indonesia dalam rentang tahun 2010 hingga 2011, maka jawabannya mungkin beragam. Tapi yang jelas, alur cerita memikat dan kekuatan karakter dari tokoh sinetron yang diperankan oleh aktor maupun aktris ternama, tak disangsikan sebagai kunci kesuksesan merebut jutaan hati penonton sinetron di Indonesia.
Kemilau Cinta Karmila - Peran Asmirandah sebagai Karmila
Tokoh utama dalam sinetron ini adalah aktris jelita terkenal Indonesia, Asmirandah. Ia berperan sebagai Karmila Regina Putri, seorang gadis berparas rupawan, sederhana dalam bersikap, dan baik hati. Sosok yang sempurna, luar dalam. Fisik maupun kepribadian. Hanya saja, kesempurnaan yang dimiliki oleh Karmila, ternyata tidak berbanding lurus dengan nasib hidupnya. Banyak aral melintang dan ujian hidup yang membutuhkan kesabaran dan ketegaran tak berbatas.
Dikisahkan, Karmila hanya hidup berdua dengan ibunya, Farah (dibintangi aktris terkenal, Marini Zumarnis). Farah sangat menyangi Karmila, bahkan cenderung over protektif untuk urusan asmara. Farah melarang Karmila untuk berpacaran sebelum kuliahnya selesai.
Mereka hidup kekurangan secara materi, sehingga Karmila harus bekerja sebagai pelayan restoran di sebuah cafe untuk membantu keuangan keluarga. Namun, itu tidak membuat kebahagiaan di keluarga kecil itu jadi hilang. Sebaliknya, ibu dan anak tersebut semakin saling menyayangi.
Masalah mulai muncul ketika Karmila menjalin cinta dengan Edo Prayoga (Mischa Chandrawinata), laki-laki tampan dan kaya raya. Hubungan tanpa sepengetahuan Farah itu, berujung dengan hamilnya Karmila. Namun, pihak keluarga Edo tidak menyetujui hubungan antara mereka berdua. Ini membuat Edo menjadi gamang dalam mengambil sikap. Apakah segera melamar Karmila atau mengikuti keinginan keluarganya yang bahkan menyuruh Karmila untuk melakukan aborsi.
Di bagian lain dari cerita, dikisahkan bahwa Karmila memiliki teman karib bernama Livia (Tika Putri). Teman karibnya tersebut memiliki pacar bernama Fadil (Jonas Rivanno). Pada suatu hari, mereka bertiga melakukan perjalanan. Saat itu, Fadil melamar Livia dan memberikannya sebuah cincin tunangan. Saking bahagianya, Livia menyematkan cincin tersebut ke jari Karmila dengan harapan agar Karmila juga segera dilamar oleh Edo.
Tetapi, nasib buruk menimpa mereka bertiga. Ketika dalam perjalanan pulang, Karmila, Livia dan Fadil mengalami kecelakaan yang merenggut nyawa Livia. Adapun Fadil dan Karmila kondisinya kritis, namun selamat dalam musibah mengenaskan tersebut. Saat dalam kondisi kritis, Fadil yang belum mengetahui bahwa Livia tewas dalam kecelakaan, hendak menyampaikan kepada keluarga untuk merestui pertunangannya dengan Livia.
Hanya saja, sebelum Fadil menyebutkan siapa nama tunangannya itu, ia keburu tidak sadarkan diri. Kesalahpahaman pun terjadi di keluarga Fadil. Mereka mengira bahwa tunangan yang dimaksud adalah Karmila yang saat itu mengenakan cincin tunangan dari Fadil dan belum sempat dilepaskan.
Keluarga Fadil ternyata tidak merestui hubungan antara Fadil dan Karmila. Begitu pula dengan Farah, ibunya Karmila, tidak menyetujui hubungan yang tercipta karena kesalahpahaman tersebut. Masalah bertambah runyam ketika Fadil mengetahui bahwa Livia tewas dalam kecelakaan. Fadil lalu memberitahukan kepada keluarga besarnya bahwa Karmila sedang mengandung anaknya dan bermaksud untuk segera menikahi Karmila.
Hal ini semata-sama ia lakukan untuk mengobati kesedihan karena ditinggal mati oleh Livia. Selain itu, Fadil berkeinginan menyelamatkan hidup Karmila dan bayi dalam kandungan yang ditolak oleh Edo. Cerita pun kemudian berpusar antara hubungan Karmila dan Fadil beserta cerita-cerita lain yang semuanya saling terkait, membentuk jejaring cerita khas sinetron.
Kisah inilah yang menjadi awal atau latar belakang dari sinetron Kemilau Cinta Karmila. Racikan berupa alur cerita ciamik, konflik yang selalu dimunculkan di setiap episode, dan tokoh-tokoh dengan karakter beragam (protagonis dan antagonis) dilebur menjadi satu. Penonton pun berhasil dibuat penasaran setiap kali satu episode dari sinetron ini berakhir. Tak sabar menunggu untuk menyaksikan episode lanjutannya.
Apalagi, akting Asmirandah sebagai Karmila pantas diacungi jempol. Tak hanya membuat penonton terpesona dengan wajah jelitanya, Asmirandah pun mampu membuat siapa saja jadi terhanyut dengan karakter yang ia perankan.
Penjiwaan karakter yang dilakukan oleh Asmirandah semakin sempurna karena adanya chemistry dengan lawan mainnya, yaitu Jonas Rivanno yang berperan sebagai Fadil. Kedekatan antara Jonas Rivanno-Asmirandah (Fadil-Karmila) terasa sangat klop dilihat dan dirasakan oleh para penggila sinetron ini.
Kemilau Cinta Karmila - Asmirandah, Aktris Jelita dengan Karir Cemerlang
Kiranya, tidak ada yang menyangkal bila dikatakan bahwa Asmirandah merupakan salah satu aktris papan atas Indonesia saat ini. Kemampuannya berakting tidak diragukan lagi, baik itu di sinetron maupun film. Puluhan sinetron terkenal (salah satunya adalah "Kemilau Cinta Karmila") dan beberapa judul film telah ia bintangi. Malah, beberapa film tersebut termasuk box office (laris di pasaran), seperti film "Ketika Cinta Bertasbih 2" (2009) dan "Dalam Mihrab Cinta" (2010).
Gadis kelahiran Jakarta, 5 Oktober 1989 itu, juga piawai dalam bernyanyi, model iklan dan majalah serta sebagai presenter. Nyaris semua jenis pekerjaan di dunia hiburan tersebut sukses ia geluti. Mendongkrak popularitasnya semakin kinclong di mata masyarakat Indonesia. Ini terbukti dengan anugerah sebagai aktris terfavorit di ajang penghargaan Panasonic Gobel Awards 2012.
Mencermati kiprah Asmirandah membuat banyak kalangan pemerhati dunia hiburan sepakat pada satu kesimpulan bahwa aktris yang memulai karirnya sejak 2004 itu adalah sosok yang ‘sempurna’. Nyaris tanpa cela.
Dibekali wajah dan tubuh indah dilihat, kemampuan akting menawan, berbagai bakat yang luar biasa, dan kepribadian menyenangkan, menjadikan Asmirandah diprediksi akan memiliki karir yang semakin cemerlang di tahun-tahun mendatang. Berkilau seperti judul sinetron terkenalnya, "Kemilau Cinta Karmila", maka seperti itu pula masa depan dari aktris jelita tersebut.

