Indahnya Kencan Sehat
Ilustrasi kencan
Kencan atau apel adalah ritual yang menyenangkan semasa pacaran. Kencan menjadi salah satu agenda wajib, entah setiap weekend atau hari libur. Yang pasti kencan itu mengasyikan, di situ kamu berdua saling mengetahui kepribadian masing-masing dengan ngobrol. Pacaran yang sehat kencannya pun harus sehat pula.
Maksudnya sehat adalah sebatas ketemuan atau main ke mall, makan bareng di café atau nonton film. Apapun alasannya kencan itu ada batasnya. Karena kita hidup di Indonesia, norma dan agama dijadikan pegangan hidup oleh masyarakat kita. Kencan yang kebablasan akan merugikan diri sendiri dan keluarga.
Misalnya apel sampe larut malam di rumah pacar kamu. Pasti kamu berdua akan kena marah orangtua pacar atau diusir dari rumah pacar kamu dan dilarang kencan lagi.
Kencan Sehat
Pacaran yang sehat itu harus sesuai dengan aturan dan mengikuti norma yang berlaku. Pacaran sejatinya adalah proses penjajakan dua kepribadian, selebihnya tak ada. Pacaran merupakan bentuk pengenalan saja, dan kencan itu bagian dari proses pengenalan. Kencan adalah cara lain untuk mengajak pasangan Anda berdiskusi, sharing dan belajar bagaimana berempati.
- Diskusi. Berdiskusi dengan pacar adalah hukumnya wajib, dengan diskusi kamu jadi tahu seberapa luas wawasan pasanganmu. Diskusi selain menambah wawasan di antara kedua pasangan, juga menumbuhkan ikatan emosional di antara kedua pasangan. Kencan yang diselingi diskusi menjadikan kedua pasangan itu saling terbuka dalam mengutarakan pendapatnya dan mengkritisi persoalan. Diskusi sangat berguna ketika setelah kamu dan pacarmu memasuki jenjang pernikahan akan banyak masalah yang menghadang, pasangan yang terbiasa berdiskusi akan dengan mudah menyelesaikan persoalan. Jadi setiap ada masalah diselesaikan melalui pembicaraan yang intens.
- Menghormati pasangan. Menentukan tempat kencan memang mengasyikan. Kedua pasangan pasti memilik tempat favorit untuk kencan di malam minggu maupun hari libur. Namun terkadang ketika memilik tempat kencan sering terjadi perang pendapat, ngotot sama kepentingan sendiri, tanpa mengerti kemauan pasangannya. Di sinilah seharusnya ada pasangan yang kudu mengalah menghormati pendapat pasangan lainnya. Mungkin tak hanya pemilihan tempat kencan yang bikin bersitegang dengan pacar. Ada banyak hal yang harus disikapi dengan bijak tanpa merusak respek pasanganmu.
- Belajar dari kesalahan. Pacaran tak selalu berjalan mulus dan indah-indah saja. Terkadang kamu dan pasangannya dihadapkan dengan masalah yang timbul dari kesalahan atau keputusan yang keliru sehingga terjadi konflik. Lantas ketika berantem janganlah saling menjelekkan atau bahkan mencari kesalahan dari pasanganmu. Agar hubungan cinta kalian berlangsung dan bisa dipertahankan sebaiknya belajarlah dari kesalahan yang pernah dilakukan. Introspeksi diri untuk mengoreksi kesalahan yang pernah dilakukan. Agar tak terulang lagi. Jangan sungkan minta maaf kepada pasanganmu. Maaf dan senyum lebih indah dari rangkaian sejuta mawar. Dan kencan pun jalan lagi.
Kencan Itu Ada Batasnya
Semua yang dilakukan secara massif pasti akan membosankan dan memuakan. Demikian pun dengan ritual kencan yang terus menerus pasti membosankan juga. Memang kencan itu ada batasnya, agar semua terkontrol dengan baik. Selama belum menikah, kehidupanmu adalah untukmu sendiri.
Luangkan waktu untuk mengurus diri sendiri, termasuk urusan mendekat dengan Tuhan Sang Pencipta. Ingat, sebelum ada janur kuning melengkung dan tenda biru, nasibmu itu ada di tangan Tuhan, manusia tak ada daya upaya. Sekarang bisa kencan tapi lain kali apakah bisa ketemu lagi dengan pacarmu.?
Jadi tak usahlah over optimis atau sombong di depan teman-temanmu. Semakin kamu mendekat dengan Sang Pencipta semua urusan duniawi termasuk jodoh akan dimudahkan oleh Tuhan. Diskripsinya kencan itu ada batasnya, yang membatasi adalah norma masyarakat, norma agama dan norma hukum. Hubungan yang resmi antara pasangan laki-laki dan perempuan adalah ikatan tali perkawinanyang terdaftar di KUA, direstui orangtua, sanak family, disaksikan Sang Pencipta itulah hubungan tanpa batas dengan pasanganmu.
Untuk mencapai aspek legal dalam pernikahan, dibutuhkan kematangan sikap, memiliki penghasilan siap secara mental dan spiritual. Siap menafkahi pasanganmu. Proses ini adalah tahapan yang memang harus dilalui.
Kencan yang Tak Asyik
Selama pacaran mungkin kamu sering mengalami kencan buruk, atau kamu pernah mendengar dari kisah pengalaman temanmu acara kencanya terganggu. Berikut ini yang membuat kencan menjadi tak asyik bahkan bikin bête.
- Bertengkar. Inilah contoh yang tak mengenakan, ketika kencan bukannya mesra melainkan bertengkar satu sama lain. Bertengkar saat kencan tak mengasyikan, bahkan mengecewakan. Bertengkar bisa ditimbul karena faktor urusan pribadi maupun faktor eksternal. .
- Gosip. Kencan tapi isinya gosip, sepertinya enggak asyik. Apalagi yang bahan gosipnya adalah teman kerja atau soulmate di kampus, sepertinya gak masuk dihati. Setiap kencan sambil update gossip rasanya tak sehat. Gossip adalah penyakit lisan yang sangat berbahaya, apalagi tak sesuai dengan fakta. Ingat ada pepatah bijak yang mengatakan omonganmu itu dalah harimaumu. Kata-kata yang dilontarkan tanpa dilandasi fakta bisa berbalik arah merugikan diri sendiri. Gossip dan membual merupakan perbuatan dosa yang kelak harus dipertanggungjawabkan di akhirat. Dari pada update gossip mendingan update ilmu, atau kalau tak bisa disarankan menjaga ucapan ketik ngobrol, jangan terpancing untuk gosip, saat pasangan kamu mulai melantur. Jika kamu memang peduli, sebaiknya diingatkan saja agar jangan nggosip.
- Mengingkari janji. Paling sebel ketika sudah janjian mau kencan, ternyata pacarmu mengingkari janjinya. Janji itu adalah hutang, apalagi janji untuk kencan, sebuah acara yang pasti ditunggu-tunggu. Namun apa dikata ketika pasangan kamu tiba-tiba memutuskan untuk tak jadi kencan dengan alasan yang tak jelas, pastilah membikin kecewa. Kalaupun tak bisa menepati janji, sebaiknya dikabari jauh-jauh hari sebelum hari H. Utarakan baik-baik mengapa kamu terpaksa tak bisa menepati janji. Kalau ngomongnya baik-baik pasti dimengerti.
- Mengajak Berhubungan Badan. Inilah salah satu ancaman yang paling nyata ketika kencan tak diikat dengan norma agama maupun norma sosial. Pacaran yang kelewat dalam mengundang godaan setan. Seks itu nikmat, siapapun tak mengelak aktivitas seteril itu. Namun dengan satu syarat adalah sudah menikah secara resmi di depan penghulu dan saksi. Kalau kamu pacaran yang kelewat dan sudah berani ngajak tidur bareng, risikonya ditanggung sendiri. Salah satu risiko kencan dibumbui free seks adalah kehamilan di luar kehendak, dosa besar akan ditanggung dan kemudian perkawinan dini. Nikah muda sangatlah berisiko dalam segala hal, laki-laki belum siap secara moril maupun spiritual memicu ketidak harmonisan dalam bahtera rumah tangganya. Begitupun dengan pasangan wanita ketika hamil muda menjadi beban tersendiri dalam hidupnya. Apalagi stigma masyarakat sangat mengganggu dan merusak nama baik orangtuanya. Inilah salah satu fenomena yang berkembang dalam pergaulan anak muda sekarang. Saat kencan tak mengindahkan larangan agama dan norma sosial. Jadi apa susahnya sih, kencan sehat.

