logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Gaya Hidup Sehat    Kebersihan Tubuh

Saat Kencing Terasa Sakit


Ilustrasi kencing terasa sakit

Berbagai penyakit dalam tubuh bisa saja muncul apabila kita tidak menjaga kondisi kesehatan tubuh dengan baik, seperti kencing terasa sakit apabila kita tidak menjaga pola buang air kecil dan tidak memelihara kesehatan alat reproduksi.

Sakit pada kemaluan atau perih pada kulit di sekitarnya merupakan tanda berbagai gangguan pada kemaluan atau pada saluran kemih. Banyak rasa nyeri atau sakit pada penis berbentuk cedera ringan, seperti memar atau lecet. Sakit pada kemaluan atau saluran kemih juga dapat berakibat kencing terasa sakit

Begitu juga dengan alat reproduksi wanita yang bisa juga mengalami rasa sakit saat buang air kecil. Pada wanita, kencing terasa sakit bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yakni faktor internal dan eksternal.

Ada yang sakit saat buang air karena memang bagian luar alat reproduksi mengalami luka ringan seperti lecet, tapi ada juga yang sakit karena vagina mengalami luka di bagian dalam karena terinfeksi bakteri.

Infeksi bakteri yang sering ditemui oleh perempuan biasanya berupa keputihan yang berabau, berwarna hijau atau kecoklatan, dan gatal. Bakteri yang terdapat dalam keputihan tersebut harus segera diobati sebelum menjadi radang pada alat reproduksi Anda.

Beberapa penyakit juga bisa menjadi salah satu faktor kencing terasa sakit. Oleh karena itu, ketika kita mengalami hal tersebut, seyogyanya kita segera memeriksakan diri ke dokter agar rasa sakit tidak berlarut-larut mengganggu aktivitas kita.

Penyebab Kencing Terasa Sakit

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, munculnya rasa sakit saat buang air besar bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut adalah faktor-faktor yang berpengaruh terhadap munculnya rasa sakit atau nyeri buang air kecil.

  1. Faktor pertama yang biasanya berpengaruh terhadap air kencing dan rasa sakit adalah adanya penyakit dalam tubuh kita. Penyakit-penyakit tersebut biasanya meliputi penyakit yang berhubungan dengan saluran air kencing, saluran alat reproduksi, dan semua organ intim.
  2. Faktor selanjutnya adalah adanya bakteri di dalam atau di bagian luar organ intim sehingga menimbulkan infeksi yang tidak dapat dilihat, namun bisa dirasakan. Infeksi seperti ini, jika tidak langsung ditangani akan mengakibatkan tumbuhnya jamur dan alat reproduksi menjadi tidak nyaman.
  3. Adanya kelainan karena kebiasaan menahan buang air kecil sehingga terasa sakit saat buang air.
  4. Pada sebagian perempuan yang baru menikah atau baru melakukan hubungan intim, bisa saja terjadi kelainan yang dinamakan sistitis. Kelainan tersebut terjadi karena kurangnya pelumas saat melakukan hubungan intim, atau terlalu sering melakukannya sehingga otot dan ruang vagina menjadi kelelahan dan kencing terasa sakit.
  5. Faktor yang juga sering tidak dihiraukan oleh kita adalah kurangnya asupan air putih sehingga saluran kencing sulit untuk membuka jalan saat buang air kecil.

Jika dari kelima tersebut ada yang sesuai dengan apa yang terjadi pada Anda, maka langsung tangani dengan baik kondisi kencing terasa sakit ini karena jika dibiarkan berlarut-larut, disinyalir akan menjadi penyakit lain yang berbahaya bagi alat reproduksi dan system saluran pembuangan Anda.

Jika faktor pertama dan kedua yang muncul, segera periksakan diri ke dokter ahli agar bisa mendapatkan penanganan dini dan kesembuhan yang cepat. Untuk penyakit dalam, Anda bisa mengunjungi dokter ginjal atau dokter kelamin.

Sementara itu, untuk wanita yang mengalami infeksi bakteri seperti keputihan dan lain-lain, bisa menghubungi dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan yang lebih detail.

Jika faktor ketiga yang muncul, maka mulai sekarang, biasakan untuk tidak menahan buang air kecil karena melakukan hal tersebut sama halnya dengan membuat penyakit dalam tubuh Anda sendiri.

Nah, jika faktor keempat yang muncul, segera diskusikan hal ini dengan pasangan sehingga jadwal hubungan intim bisa diminimalisasi sampai kondisi saluran reproduksi Anda kembali membaik.

Faktor yang kelima bisa ditangani dengan meminum air putih minimal delapan gelas per hari. Hindari meminum air soda atau air yang mengandung banyak kalori saat tubuh kehilangan cairan atau dehidrasi.

Berbagai Penyakit Saluran Kencing

Selain beberapa faktor seperti itu, ada juga beberapa penyakit yang memang akan sangat berpengaruh terhadap rasa sakit saat buang air. Beberapa hal tersebut adalah :
•    Jika saat buang air kecil timbul rasa sakit di suatu daerah kecil salah satu sisi punggung, sedikit di atas pinggang, mungkin itu gejala infeksi ginjal akut. Hal ini harus segera mendapatkan penanganan dokter.

•    Jika saat buang air kecil terdapat cairan yang tidak wajar, hal ini disebabkan infeksi. Gejala tidak wajar dalam air seni bisa dilihat dari warnanya.

o    Warna air seni merah muda, merah atau kecokelatan mungkin terdapat darah dalam air seni yang diakibatkan oleh infeksi, peradangan, atau suatu pertumbuhan pada saluran kemih.

o    Warna air seni kuning gelap atau oranye itu menandakan kekurangan air minum. Air seni akan menjadi lebih pekat dan warnanya menjadi lebih gelap. Kekurangan cairan karena diare, muntah, atau banyak berkeringat, juga bisa membuat air seni lebih pekat dari biasanya.

o    Warna cokelat bening dan gelap dapat disebabkan penyakit kuning akibat gangguan pada hati atau empedu (hepatitis), terutama jika kotoran menjadi pucat dan warna kulit serta putih mata menjadi kekuningan.

•    Pada laki-laki, Jika saat buang air kecil terasa nyeri di antara kedua kaki dan suhu tubuh sedang tinggi, kemungkinan Anda mengalami prostalitis.

Prostalitis adalah peradangan kelenjar prostat, biasanya akibat infeksi. Dokter akan meraba kelenjar prostat dengan jari melalui dubur. Apakah kelenjar tersebut membengkak dan lunak.

Selain pemeriksaan seperti itu, untuk mengetahui adanya penyakit prostalitis dalam tubuh juga diperlukan pemeriksaan contoh air seni. Jika diagnosa ini terbukti, dokter akan menyarankan Anda untuk banyak istirahat dan memberikan antibiotik untuk melawan infeksinya.

Jika gejala tersebut tidak ada, tetapi kencing terasa sakit, kemungkinan hal ini terjadi karena infeksi saluran kemih. Bila diduga ada infeksi, dokter akan meminta contoh air seni untuk dianalisis.

Dalam kasus lain, juga perlu pemeriksaan pyelografi intravenous. Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan serangkaian foto sinar-x dari saluran kemih.

Cairan khusus yang muncul dalam pemeriksaan sinar-x disuntikkan ke dalam darah. Cairan tersebut akan mengalir ke seluruh tubuh sampai ke ginjal dan dibuang sebagai sisa makanan melalui ureter ke kantung kemih. Selama proses ini, yang berlangsung selama beberapa jam, diambil beberapa foto setiap selang waktu tertentu.

Mencegah Kencing Terasa Sakit

Seperti yang kita tahu, saluran kencing dan alat reproduksi adalah organ vital pada manusia yang rentan terhadap berbagai penyakit. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan keduanya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang dijelaskan di atas.

Untuk menghindari penyakit kelamin dan saluran pembuangan, kita sebaiknya melakukan pola hidup sehat dengan menghindari zat-zat terlarang seperti narkoba dan minuman keras karena kedua hal tersebut juga berpengaruh terhadap kesehatan alat reproduksi dan saluran pembuangan.

Minumlah air putih delapan gelas per hari dengan olahraga teratur minimal setengah jam sehari. Kedua hal tersebut akan membuat alat reproduksi dan saluran pembuangan menjadi lebih sehat.

Selalu bersihkan alat kelamin jika sudah melakukan buang air atau jika sudah selesai melakukan hubungan intim. Bakteri yang didiamkan selama beberapa menit saja bisa membuat infeksi pada bagian kemaluan kita.

Makanlah makanan yang sehat seperti sayuran dan kacang-kacangan. Jangan berlebihan dalam makan makanan berlemak karena akan membuat saluran pencernaan mengalami kesulitan dalam mengeluarkan kotoran dari sisa-sisa makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh.

Makanan yang mengandung banyak serat dapat membuat saluran pembuangan menjadi lebih sehat sehingga air seni yang dikeluarkan bening dan tidak berbau. Berbeda dengan air seni yang tidak sehat, ia akan berbau dan berwarna kecoklatan atau kemerah-merahan karena mengandung kotoran dan penyakit di dalamnya.

Hindari menahan air kencing, buang air besar, atau hal lain yang berhubungan dengan saluran pembuangan.

Hindarilah melakukan hubungan intim dengan banyak orang karena hal tersebut dapat menumpukkan kotoran dan bakteri penyebab infeksi pada kelamin. Infeksi tersebut dapat berupa jamur atau patologi lain yang menyebabkan sakitnya alat reproduksi kita sehingga membuat tidak nyaman saat melakukan hubungan dan saat buang air kecil.

Konsumsilah minuman atau makanan  tradisional pada saat mengobati gejala ringan dari infeksi yang menyebabkan kencing terasa sakit. Dengan obat tradisional, kita tidak akan mengalami kecanduan terhadap antibiotik tertentu sehingga kesehatan jaringan organ tubuh yang lain juga tidak terganggu.

Selamat hidup sehat!

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Penanggulangan Penyakit Kaki Gajah - ANNEAHIRA.COM
  • Penyakit Amandel pada Orang Dewasa
  • Menilik Khasiat Lidah Buaya bagi Kesehatan
  • Menjadikan Donor Darah sebagai Gaya Hidup - ANNEAHIRA.COM
  • Penyebaran dan Ciri-ciri Penyakit Kelamin Seksual
  • Kista - Tumor Jinak Musuh Wanita
  • Penyakit Autis: Tak Tersembuhkan, Tapi Bisa Dicegah
  • Kusta Bukan Kutukan
  • Bagimana Mempercepat Haid Selesai?
  • Gejala Alergi Susu Formula pada Bayi
  • Gejala dan Pencegahan Alergi pada Kulit
  • Jenis jenis Penyakit Kulit yang Perlu Anda Tahu
  • Mengenal Macam Penyakit Tulang
  • Waspadai Gejala Alergi dan Asma
  • Serba Serbi Alergi Susu Sapi pada Bayi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA