Kepulauan Maluku dan Segala Isinya
Indonesia merupakan satu-satunya negara kepulauan terbesar di dunia. Beragam gugusan pulau berjajar membentuk sebuah garis indah dari ujung barat hingga timur. Selain pulau-pulau besar seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya, Indonesia memiliki beberapa gugusan pulau kecil yang berkumpul dan membentuk sebuah kepulauan. Salah satunya adalah kepulauan Maluku.
Kepulauan Maluku merupakan kepulauan paling timur yang dimiliki Indonesia. Di sebelah barat, kepulauan Maluku berbatasan langsung dengan Pulau Sulawesi, sebelah timur dari kepulauan ini berbatasan langsung dengan New Guinea, dan bagian selatan berbatasan langsung dengan Timor.
Kepulauan Maluku dengan segala isinya membuat bangsa Eropa pada zaman dahulu datang untuk menjajah kepulauan ini. Kekayaan rempah-rempah yang dimiliki kepulauan ini menjadi daya tarik bagi mereka. Kepulauan Maluku merupakan pemasok rempah-rempah terbesar untuk negara mereka.
Rempah-rempah yang dimiliki kepulauan Maluku, seperti cengkeh, pala dan dan jenis rempah lainnya bermanfaat untuk menghangatkan tubuh mereka di negara asalnya yang bersuhu dingin. Karena hasil rempah yang melimpah itulah, bangsa-bangsa Eropa menjulukinya dengan sebutan “kepulauan rempah-rempah”.
Kepulauan Maluku terdiri dari 19 pulau kecil. Tiap-tiap pulau kecil tersebut terbagi dalam dua provinsi. Provinsi Maluku Utara dan Provinsi Maluku. Sebagian besar wilayah kepulauan Maluku adalah laut. Luas laut yang dimiliki adalah 776.500 km² dengan luas daratan yang hanya 77.990 km².
Untuk Provinsi Maluku Utara, pulau yang masuk dalam daerah pemerintahannya antara lain, Pulau Ternate, Pulau Bacan, Pulau Halmahera, Pulau Morotai, Kepulauan Obi, Kepulauan Sula, dan Pulau Tidore.
Pulau Halmahera yang terdapat di Provinsi Maluku Utara merupakan pulau terbesar di kepulauan Maluku. Provinsi ini memusatkan semua bentuk pemerintahannya di Pulau Ternate.
Provinsi Maluku memiliki lebih banyak pulau-pulau kecil. Yaitu, Pulau Ambon, Pulau Saparua, Kepulauan Aru, Kepulauan Babar, Pulau Buru, Kepulauan Kai, Pulau Kisar, Kepulauan Leti, Pulau Seram, Kepulauan Tanibar, dan Pulau Wetar. Pusat pemerintahan dari Provinsi Maluku terdapat di Pulau Ambon.
Salah satu pulau di Provinsi Maluku yang memiliki cerita sejarah adalah Pulau Buru. Pulau ini sering dijadikan tempat pengasingan bagi para penjabat di zaman penjajahan. Presiden Soeharto pun pernah merasakan diasingkan di pulau yang sebagian besar wilayahnya adalah pegunungan tersebut.
Pulau ini masuk dalam tiga pulau terbesar yang terdapat di kepulauan Maluku, setelah Pulau Halmahera dan Pulau Seram. Beragam isi dan keunikan yang dimiliki kepulauan Maluku semakin melengkapi keindahan negara Indonesia di mata para turis asing.






