Kepulauan Marshall

Republik Kepulauan Marshall terletak di Samudra Pasifik bagian barat. Negara ini berbatasan dengan Nauru, Kiribati, Mikronesia, dan Pulau Wake. Ibu kotanya adalah Majuro. Luas negara ini sekitar 181.3 km2. Republik Kepulauan Marshall terdiri atas 29 atol (pulau koral yang mengelilingi sebuah laguna) dan lima pulau terpencil.
Dua per tiga dari keseluruhan penduduk Republik Kepulauan Marshall tinggal di Majuno dan Ebeye. Marshall mendapatkan kemerdekaannya dari Amerika Serikat pada 21 Oktober 1986. Lagu kebangsaannya adalah "Forever Marshall Islands".
Dalam sejarah, tercatat sebuah peristiwa menyedihkan pada negara kepulauan ini. Saat itu, Marshall masih menjadi bagian dari Amerika Serikat. Sejak tahun 1946 hingga 1958, pemerintah Amerika melakukan 66 kali tes senjata nuklir di pulau ini, termasuk senjata paling dasyat, yaitu Castle Bravo.
Kegiatan ini menimbulkan masalah kesehatan masyarakatnya. Pada tahun 1954, tes bom hidrogen memunculkan radioaktf yang dasyat dan menjadi penyebab tewasnya kru nelayan Jepang yang sedang menangkap ikan, yaitu Daigo Fukuruyu Maru.
Selain itu, juga mengkontaminasi daerah Rongelap (salah satu area di kawasan tersebut). Bahkan, penduduk Marshall terpaksa harus meninggalkan kepulauan tiga hari setelah tes berlangsung. Mereka ditempatkan di Kwajelaein untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.






