Keragaman Budaya

Suatu budaya akan cenderung identik dengan yang lain, walau tidak sama dalam melakukan eksekusinya. Identitas serupa itu di dapati dari cara pandang manusia mengenai hubungan manusia itu sendiri, cara pandang manusia kepada orang tuanya, anak-anaknya, pasangan hidupnya, atau kepada orang lain.
Semua budaya hebatnya sama-sama mengenal hubungan kepada Tuhan, pernikahan, upacara penguburan, kelahiran, dan membangun suatu rumah, walau terpisah ribuan tahun lamanya. Hal itu bisa disebut identik. Yang lebih hebat adalah adanya kesamaan dalam ekspresi bahasa. Orang Indonesia menyebut nama, Inggris name, Jepang nami o. Yang membedakannya itulah yang menjadikannya beragam.
Ragam budaya dibentuk dari akar yang sama. Sehingga pada akhirnya orang yang berbeda budaya akan cenderung bertanya dari hal yang paling dekat. Tentang “Bagaimana makanan di sini?” atau “Apa yang tidak menyinggung perasaan Anda.” Tentu saja, pertanyaan itu akan dijawab, dan jawabannya juga menyesuaikan dengan apa yang Anda inginkan. Tidak mentang-mentang berbeda, dan tidak ingin memaksakan. Itulah yang disebut asimilasi budaya, dari suatu keragaman budaya.






