Kerajinan Tangan yang Unik dari Kerang
Ilustrasi kerajinan tangan yang unik
Anda pernah ke pertokoan souvenir di jalan Cilinaya-Lombok? Lorong pertokoan Malioboro di Yogyakarta, serta souvenir corner di Bali. Maka mungkin pernah menemui benda souvenir hasil pernak pernik kerajinan tangan yang unik terbuat dari kulit kerang. Kerajinan tangan unik ini memiliki proses produksi yang unik tentunya. Meski tidak jauh berbeda dengan kerajinan tangan unik lainnya, tapi bahan dasar kerang kerajinan ini menjadi ciri khusus.
Kerajinan tangan ini pun dapat dijadikan hiasan di rumah ataupun oleh-oleh dari perjalanan wisata. Wajar jika para produsennya memiliki patokan harga yang tidak murah terlebih lagi jika dipasarkan di tempat wisata. Ada banyak jenis hasil dari kerajinan tangan dengan bahan dasar kerang ini. Semua bagian dari tubuh kerang dapat dijadikan kerajinan tangan yang memiliki keunikan.
Para produsen kerajinan tangan dengan bahan dasar kerang ini biasanya berupa home industry. Meski masing-masing home industry memiliki kelebihannya sendiri, tapi kerajinan tangan dari kerang ini juga menjanjikan keuntungan yang besar. Berikut ini ulasan dari beberapa hal yang berkaitan dengan kerang hingga menjadi suatu kerajinan tangan dengan keunikan tersendiri dan mampu bersaing dengan kerajinan tangan lainnya.
Apa itu Kerang?
Sebelum mengetahui beragam hasil kerajinan tangan dari kerang yang termasuk kerajinan unik, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dulu apa sebenarnya kerang dan bagaimana upaya memprosesnya hingga menjadi kerajinan tangan. Bahasa latin kerang : molusca, yakni hewan air bertubuh lunak. Pengertian umumnya adalah semua moluska lengkap dengan sepasang cangkangnya. Orang Amerika menyebutnya dengan clam. Hidupnya menempel pada satu obyek sebagai media.
Semua kerang-kerangan yang dipakai pada home industry adalah cangkangnya. Contohnya lokan dan remis, jenis kerang-kerangan yang biasa terdampar di pantai, bukan yang dibudidayakan untuk konsumsi pangan seperti kerang darah dan kerang hijau. Inilah hal yang menjadikan kerang menjadi salah satu kerajinan tangan dengan keunikan tersendiri.
Kerang Bahan Kerajinan Tangan Yang Unik
Bagian kerang yang digunakan sebagai bahan kerajinan tangan yang unik adalah cangkangnya. Kerang ada dua jenis yaitu kerang betina dan jantan. Adapun yang digunakan sebagai bahan dasar kerajinan tangan yaitu cangkang kerang betina dewasa. Cangkang yang dijadikan bahan dasar tersebut memiliki tekstur unik untuk dibentuk berbagai pola. Pola-pola tersebut disusun menjadi kerajinan tangan yang unik.
Adapun jenis kerang yang biasa digunakan adalah kerang simping. Sebelumnya cangkangnya dibersihkan, kemudian dicuci dengan pembilasan dan ditambahkan bubuk natrium soda untuk menghilangkan bau amisnya. Setelah itu dijemur dengan sinar matahari yang teduh agar tidak terpapar panas secara langsung. Tujuannya agar cangkang simping tidak retak-retak atau hancur.
Proses Produksi
Setiap proses produksi kerajinan tangan memiliki proses masing-masing. Berikut ini beberapa proses produksinya mulai dari poses pemilahan, pencucian, pengeringan, persiapan dan pembuatan. Ketika semua proses produksi tersebut dilakukan dengan cermat, maka akan menghasilkan produk kerajinan tangan kerang yang unik dan menarik untuk dibeli oleh para konsumen. Adapun penjelasan masing-masing proses produksi tersebut antara lain.
- Proses Pemilahan
Mengandalkan ketelitian untuk memilih cangkang kerang betina dewasa yang telah mati. Cangkang betina dewasa menjadi pilihan bagi para produsen kerajianan tangan kerang yang unik ini. Alasannya yaitu karena lebar, tebal dan kokoh. Alasan lainnya yang utama yaitu tidak serapuh cangkang jantan.
- Proses Pencucian
Proses produksi ini dilakukan bertahap. Pertama pencucian cangkang di bawah air mengalir atau wadah berisi air. Hal tersebut berguna untuk menghilangkan lumpur atau tanah yang melekat. Kemudian tahap selanjutnya dilakukan pembilasan menggunakan bubuk natrium soda. Adapun fungsi bubuk natrium soda tersebut yaitu berfungsi untuk menghilangkan amis dari cangkang kerang.
- Proses Pengeringan
Setelah proses produksi pada tahap pencucian selesai, cangkang-cangkang tersebut dijemur dengan menggunakan screen. Tujuannya yaitu agar tidak terpapar sinar matahari secara langsung. Selain itu, dijemur pada ruang terbuka memiliki tujuan agar kandungan air yang tersimpan cepat menguap..
- Proses Persiapan
Proses persiapan mencakup segala hal produksi, seperti mendisain pola-pola yang akan dibentuk. Contohnya ada beberapa pola mulai dari pola kelopak bunga, pola daun, kura-kura, sandal jepit, dan dolpin. Dengan memotong sesuai bentuk yang diinginkan, mengikir halus tepinya, dan kadang perlu mengamplas. Juga menyiapkan wadah atau media dasar seperti pada vas bunga, tempat tissue, jam dinding, dan sebagainya.
- Proses Pembuatan
Setelah semua siap, Anda mulai membentuk sesuai pola dan model yang diinginkan. Biasanya sesuai gambar ataupun desain pada komputer. Anda tinggal ikuti contohnya. Kadang hanya perlu menggabungan berbagai bentuk pola kelopak bunga, Menyusun bentuk-bentuk karang atau keong kecil pada sebuah botol mungil. Semua hasil tergantung kreatifitas Anda.
Berbagai Hasil Kerajinan Tangan Yang Unik
Hasilnya adalah bermacam kerajinan tangan yang unik. Unik dan klasik. Artinya tidak lekang terhadap jaman. Karena kerajinan tangan yang unik seperti kulit kerang ini, tidak mengacu suatu periode atau kalangan tertentu saja.
Disukai semua orang dari kalangan biasa hingga kaum elit. Semua menyenangi kerajinan ini. Anda dapat mengintip beberapa hasilnya :
- Cangkang dibuat pelapis tempat sabun, tempat tissue, vas bunga, kap lampu, kotak perhiasan, hiasan kaligrafi, gantungan kunci bingkai foto.
- Keong-keong kecil dibuat : tirai pintu/jendela, bunga kering minimalis. Replika dinosaurus, anjing pudel, bunga dalam pigura, tupai, angsa, dan replika orang-orangan.
- Campuran keong, lokan dan remis berukuran sedang, membentuk : hiasan dinding pada ruang makan/keluarga. Pembentuk miniatur kapal. Sebagai pengisi jam dinding, atau sebagai hiasan dinding minimalis.
- Lokan dewasa menjadi : hiasan pengganjal pintu. Kadang-kadang menjadi asbak rokok, atau pen holder.
Kelompok Pengrajin
Nelayan adalah promotor kelompok pengrajin kerang yang unik ini. Contohnya nelayan Sidoarjo yang membentuk kelompok mandiri sebagai pengrajin kerang. Penggerak kelompok nelayan ini kemudian mengikuti pameran handycraft untuk mempromosikan hingga dikenal oleh masyarakat.
Di Brebes, para nelayan menyuplai hasil kerajinan tangan ini di koperasi-koperasi. Bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Daerah.
Harga dan Pangsa Pasar
Harganya bervariasi, dari RP 500,- hingga jutaan. Tergantung waktu pembuatan dan tingkat kesulitannya. Contohnya replika perahu yang disusun dari ratusan lempeng kulit kerang selama sebulan. Seharga lima jutaan.
Gantungan kunci bila Anda membeli lusinan/kodian bisa lebih murah. Kemudian kap lampu dihargai lebih mahal lagi, karena memerlukan seribuan lempeng cangkang divariasikan dengan keong kecil. Ditempelkan satu persatu hingga rapi. Harganya mencapai sepuluh jutaan.
Meski harganya melambung setelah dipasarkan, namun pangsa pasarnya jelas. Wajar saja jika pada akhirnya kerajinan tangan kerang ini tetap mampu bersaing dan diminati konsumen di pasaran. Bagi para pembaca pun dapat mengembangkannya sebagai suatu kegiatan usaha pribadi.
Jika berminat untuk menjadi distributor kerajinan tangan yang unik dari kerang, Anda bisa menghubungi kelompok-kelompok nelayan pengusaha di Medan, Koperasi Kelompok Nelayan Gresik Greges Barat, UD Art Shop Mutiara, serta Faiz Shell and Handycraft di Lombok.

