Pendidikan, Keterampilan, dan Dunia Kerja

Setiap manusia yang tumbuh dan berkembang tentu akan mengalami suatu fase yang dinamakan dunia kerja. Dunia kerja adalah sebuah dunia yang hanya bisa dimasuki seseorang yang memiliki kemampuan, dalam hal ini pendidikan dan keterampilan. Tanpa dua hal tersebut, kecil kemungkinan seseorang akan sanggup terjun ke dalamnya.
Dunia kerja memang dunia yang penuh dengan syarat. Banyak sekali tuntutan yang harus dijalani ketika seseorang memutuskan untuk terjun dan berkarier di dunia kerja. Dunia kerja hanya akan takluk pada orang-orang berilmu yang ditopang oleh keterampilan yang mumpuni. Jika tidak begitu, jangan harap bisa melenggang tenang di dunia tersebut.
Semua Orang Butuh Kerja
Setiap orang tentu butuh kerja, lebih tepatnya butuh uang. Namun, uang tidak akan datang begitu saja tanpa didahului oleh sebuah perjuangan, dalam hal ini kerja. Berbagai cara dilakukan seseorang untuk mendapatkan pekerjaan. Bahkan, meski tujuannya untuk memperoleh uang, saat ini banyak orang yang harus rela “membeli” pekerjaannya.
Kenapa harus “membeli” kerja? Bukannya pekerjaanlah yang justru akan memberi kita uang? Ya. Pertanyaan semacam ini benar adanya. Namun, pernyataan ini hanya cocok bagi mereka yang berpendidikan dan memiliki keterampilan. Sisanya, mereka wajib “membeli” pekerjaannya. Kalau pun mereka telah “membeli” pekerjaannya itu, paling-paling mereka hanya akan menjadi buruh, bukan untuk mengisi posisi yang enak.
Pendidikan dan Keterampilan dalam Dunia Kerja
Saat ini, lapangan pekerjaan semakin sedikit. Dalam artian tidak banyak mengalami perkembangan, sementara jumlah orang yang telah berusia produktif semakin banyak. Dengan begitu, jangan heran jika persaingan untuk masuk ke dunia kerja akan semakin sulit. Seseorang yang hanya lulusan SMA atau sederajat akan tersisih oleh orang-orang yang berpendidikan lebih tinggi, katakanlah ahli madya atau sarjana.
Ya, dunia kerja memang kejam! Inilah yang membuat para lulusan SMA dipandang sebelah mata. Mereka harus melanjutkan pendidikan ke level tinggi jika ingin menjadi kandidat pengisi dunia kerja.
Mau tidak mau, itu sudah menjadi syarat wajib dunia kerja. Lantas, jika semua orang sudah memiliki pendidikan yang tinggi, apakah mereka akan mudah mendapat pekerjaan? Logikanya memang begitu.
Namun, jangan senang dulu. Penulis sudah mengatakan, dunia kerja itu kejam dan lapangan kerja di negeri ini sulit sekali berkembang. Nah, jika kenyataannya seperti itu, sementara orang-orang telah memiliki pendidikan tinggi yang merata, apa yang akan dilakukan dunia kerja? Menampung mereka semua? Jawabannya, Tidak!
Dunia kerja akan melakukan seleksi alam. Seperti yang dikemukakan Charles Darwin lewat teori evolusinya, hanya golongan terkuatlah yang akan bertahan di dunia. Hal ini pun berlaku juga dalam dunia kerja. Jika pendidikan telah merata, maka akan ada satu penilaian lain yang muncul untuk menyeleksinya, yakni keterampilan.
Tidak semua yang berpendidikan tinggi mempunyai keterampilan. Hanya orang-orang yang memiliki pendidikan dan keterampilan mumpunilah yang akan bertahan dalam dunia kerja. Ya, hanya orang-orang kreatif dan memiliki skill khususlah yang pantas berada dalam dunia kerja. Pendidikan tinggi tanpa keterampilan adalah percuma.
Untuk itu, janganlah pernah merasa puas dengan apa yang telah Anda miliki saat ini. Masih banyak hal yang bisa dipelajari di dunia ini. Terus kembangkan pendidikan dan keterampilan Anda jika masih ingin menikmati dunia kerja. Semoga termotivasi!






