logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Sosial    Masalah Sosial

Mencegah Kerusakan Lingkungan Hidup


Ilustrasi kerusakan lingkungan hidup

Kerusakan lingkungan hidup adalah salah satu masalah sosial yang menjadi tanggung jawab semua orang. Hal ini karena manusia merupakan bagian dari lingkungan hidup itu sendiri. Selain itu, manusia merupakan makhluk hidup yang dikaruniai akal dan pikiran agar bisa menemukan cara yang tepat untuk menjaga lingkungan dan memperbaiki lingkungan yang telah rusak.

Kerusakan lingkungan hidup terjadi saat lingkungan tempat tinggal makhluk hidup mengalami penurunan kualitas sehingga kemampuannya sebagai tempat tinggal makhluk hidup mejadi menurun.

Lingkungan tempat tinggal makhluk hidup ini memang sejatinya harus dijaga karena tempat tinggal ini mempengaruhi bagaimana makhluk hidup menjalani hidupnya. Jika lingkungan tempat hidup menjadi nyaman maka makhluk hidup akan hidup dengan baik pula. Tapi jika lingkungan tempat hidup ini menjadi rusak maka kenyamanan untuk tinggal di dalamnya akan berkurang.

Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup

Banyak hal yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup ini. Di antaranya kerusakan yang terjadi karena masalah alamiah, seperti terjadinya bencana alam. Contohnya terjadi ketika peristiwa meletusnya gunung Merapi. Pada saat itu, ratusan pohon harus mati karena semburan awan panas. Selain itu berbagai jenis satwa harus mati atau kehilangan habitatnya yang rusak diterjang lahar.

Atau bencana banjir yang terjadi karena hujan deras yang turun. Banjir dengan debit air yang tinggi ini membuat pohon-pohon ikut terbawa arus. Beberapa binatang pun juga terkena dampak banjir ini. Banjir juga merusak habitat mereka beserta temapt mereka untuk mencari makan. Faktor alamiah inilah yang turut menymbang terjadinya kerusakan lingkungan hidup.

Selain karena alam, kerusakan lingkungan hidup juga disebabkan oleh faktor manusia. Justru ulah tangan manusia inilah yang memberikan sumbangan terbesar dalam kerusakan lingkungan hidup. Manusia yang dikaruniai akal dan  pikiran yang sejatinya harus digunakan untuk menjaga kelestarian lingkungan namun justru menggunakannya untuk merusak lingkungan. Hal ini semata dilakukan untuk memperoleh uang dan kekayaan bagi dirinya sendiri tanpa memperdulikan bagaimana dampak yang ia timbulkan terhadap kelestarian lingkungan.

Perkembangan teknologi dan industri menjadikan manusia harus mengorbankan lingkungan untuk mencapai ambisi mereka. Hutan banyak yang ditebang dan diubah fungsinya. Hal ini berdampak hilangnya media yang mampu menahan resapan air dan berakibat terjadinya banjir atau tanah longsor.

Penggundulan hutan, ladang berpindah dan penebangan hutan secara liar benar-benar merusak lingkungan hutan. Hal ini sangatlah merugikan bagi kehidupan makhluk hidup karena hutan menjadi tempat hidup kebanyakan hewan dan tumbuhan. Dengan semakin banyaknya tempat tinggal hewan dan tumbuhan yang dirusak oleh manusia ini nantinya juga akan berdampak buruk terhadap kehidupan manusia itu sendiri.

Pohon-pohon besar yang telah ditanam puluhan tahun lamanya, begitu saja ditebang tanpa disertai kesadaran untuk menanamnya kembali. Sedangkan pohon-pohon besar tersebut sejatinya memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan makhluk hidup seperti tempat meresapnya air sehingga dapat menyimpan air dengan kadar yang banyak dan berkualitas.

Selain itu pohon-pohon tersebut juga berfungsi untuk mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor. Debit air yang besar saat mengali dapat ditahan oleh akar pohon yang kuat menjalar ke dalam tanah. Namun dengan ditebangnya pohon-pohon ini maka air akan begitu saja mengalir sehingga terjadilah banjir dan tanah longsor. Banjir dan tanah longsor ini pun juga akan merusak lingkungan hidup makhluk hidup seperti manusia, hewan dan juga tumbuhan.

Di sisi lain, sekelompok manusia gemar memburu hewan-hewan langka yang populasi di alam liar semakin sedikit. hewan-hewan tersebut diburu untuk dibunuh atau dijadikan binatang koleksi di rumah. Hewan yang dibunuh, diambil bagian tubuh tertentu yang dipercaya memiliki nilai ekonomis tinggi. Seperti gading gajah, kulit harimau atau juga sirip ikan hiu. Hal ini berdampak pada rusaknya keseimbangan ekosistem alami dan rusaknya rantai makanan alami.


Mencegah Kerusakan Lingkungan Hidup

Sebagai satu-satunya makhluk yang memiliki akal pikiran, maka peran manusia sangat dibutuhkan dalam proses pencegahan kerusakan lingkungan hidup yang semakin parah. Sebab, dengan mencegah terjadinya kerusakan hal itu berarti menjaga kelestarian bumi dan memperpanjang umur lingkungan hidup.

Sebenarnya banayk hal yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pad alingkungan hidup kita. Hal utama yang dibutuhkan adalah rasa sadar diri untuk menjaga kelestarian lingkungan. Tanpa rasa sadar ini tak akan mungkin kita dapat turut serta dalam usaha menjaga lingkungan kita dari kerusakan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan hidup di antaranya adalah :

Menciptakan budaya untuk menanam pohon di sekitar lingkungan kita. Usaha menanam pohon ini memang haruslah dengan sadar kita budayakan. Selain penanaman di sekitar lingkungan kita, kita juga dapat melakukan penanaman pohon di hutan-hutan yang telah gundul. Atau kita memberikan sumbangan positif dalam menciptakan jalur hijau di kota-kota besar ini. Haruslah semakin banyak pohon besar yang ditanam di kota besar .Akan kita rasakan betapa besar manfaat dari penanaman pohon besar ini.

Pohon bermanfaat sebagai media resapan air. Akar yang tertanam kuat di dalam tanah akan menyerap air yang melewati pohon tersebut. Air tersebut akan disimpan dalam tanah dan nantinya akan menjadi sumber air tanah yang bermanfaat bagi manusia karena memang air adalah sumber kehidupan.

Pohon-pohon juga berfungsi untuk menyaring udara yang kotor. Udara kotor yang mengandung karbondioksida diserap oleh tumbuhan karena zat ini dibutuhkan tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis. Sehingga tumbuhan dapat berfungsi untuk mengurangi kadar zat kotor dalam udara.

Selain mengurangi zat kotor dalam udara yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis, pohon juga menghasilkan zat oksigen yang baik dalam udara. Oksigen ini dihasilkan dalam proses fotosintesis. Seperti diketahui bahwa oksigen adalah zat yang dibutuhkan dalam proses pernapasan. Selain itu oksigen juga membuat udara menjadi sehat, segar dan sejuk.

Membiasakan membuang sampah pada tempatnya. Sampah memang harus dibuang di tempatnya. Jika dibuang sembarangan misalnya di buang di sungai maka sampah tersebut akan mencemari sungai dan air yang aa di dalamnya. Semua tumbuhan dan hewan yang hidup dalam sungai akanmati karena habitatmereka menjadi rusak karena sampah ini.

Berusaha memisahkan antara sampah organik dan non organik agar tidak mencemari tanah. Pemisahan ini dapat berfungsi untuk mempercepat proses penguraian untuk sampah organik. Sedangkan sampah non organik dapat segera didaur ulang agar dapat mengurangi beban tanah dalam proses penguraiannya. Pendaur ulangan sampah non organik ini merupakan sebuah langkah yang jitu karena memang sampah non organik ini sangat sulit untuk diuraikan.

Kesadaran akan memisahkan sampah organik dan sampah non organik ini memang masih sangat rendah. Kebanyakan dari kita sangat cuek akan hal ini dan beranggapan bahwa hal ini bisa dilakukan oelh para pemulung saja.

Tidak melakukan kebiasaan memburu binatang langka di alam bebas serta menghentikan kebiasaan mengkoleksi binatang langka demi kepentingan pribadi.

Hal ini memang banyak dilakukan oleh kalangan menengah ke atas karena gengsi. Mereka sudah tak mempedulikan lagi tentang kelestarian dari hewan-hewan tersebut. Yang menjadi pertimbangan adalah rasa puas yang didapat saat dapat menngkoleksi binatang langka.

Sejatinya binatang langka ini adalah dilindungi oleh undang-undang. Hal ini dibutuhkan untuk menjaga kelestarian binatang tersebut dan menjaganya agar tidak punah. Jika binatang langka ini punah maka anak cucu kita nantinya hanya akan dapat melihatnya dalam gambar-gambar saja.

Mengkampanyekan penggunaan peralatan rumah tangga yang ramah lingkungan serta mendukung gerakan go green.

Dalam memilih alat rumah tangga memang kita harus lebih memiliki kesadaran terhadap lingkungan kita. Janganlah memilih peralatan yang hanya akan menambah kerusakan lingkungan hidup. Alat-alat rumah tangga yang dapat merusak lingkungan adalah yang mengandung freon yang dapat merusak lapisan atmosfer bumi. Untuk itu kita harus cermat dalam memilih terutama jangan memilih yang mengandung zat-zat seperti freon ini.


Ikut serta dalam berbagai gerakan yang menentang proses kerusakan lingkungan hidup yang terjadi di tengah masyarakat.

Kita memang harus memiliki kesadran untuk menjaga lingkungan hidup kita. Kita juga bisa aktif dalam organisasi yang menentang terjadinya kerusakanlingkungan hidup. Kalau bukan kita yang menjaga lingkungan ini, siapa lagi yang akan melakukannya.

Masalah kerusakan lingkungan hidup yang secara nyata ada di depan mata kita haruslah segera kita temukan solusinya. Kita haruslah memiliki kesadaran yang tinggi dalam usaha ikut serta menanggulangi kerusakan lingkungan tenpat tinggal kita ini.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Dilematis Kondisi Saat Merelokasi atau Menghapus Lokasi PSK
  • Definisi Pengangguran dan Penyebabnya
  • Waspadai Penculikan Anak
  • Faktor-faktor Penyebab Penyiksaan TKI
  • Bokep Jilbab - Bentuk Bobroknya Martabat Manusia
  • Catatan Penting Permasalahan TKI
  • Kasus Kekerasan TKW, Rendahnya Perlindungan terhadap PRT
  • Korupsi Kolusi dan Nepotisme yang Mengkhawatirkan
  • Faktor Penyebab Pengangguran
  • Golput, Masalah Sosial Masyarakat
  • Menimbang Hak Asasi Manusia di Indonesia
  • Masalah-masalah Di Indonesia
  • Pengaruh Globalisasi Terhadap Kehidupan Remaja
  • Mencegah Kekerasan TKI
  • Mengurangi Grafik Pengangguran Indonesia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA