Cara Tepat Memperbaiki Kerusakan TV - ANNEAHIRA.COM
Ilustrasi kerusakan tv
Kerusakan TV merupakan hal yang paling menjengkelkan. Betapa tidak, ketika Anda sedang asyik-asyiknya menonton sinetron, telenovela, talkshow, atau berita tiba-tiba saja pesawat televisi Anda mati dengan sendirinya. Kerusakan TV terkadang tidak bisa kita prediksi terjadinya. Selama ini kita anggap pesawat televisi kita baik-baik saja, ternyata menyimpan “penyakit” di dalamnya. Seakan sudah akut, kerusakan TV baru ketahuan pada saat kita sedang menonton.
Apa yang ada dalam benak Anda ketika mengalami kerusakan TV? Mungkin pikiran Anda remote control-nya macet pada bagian power-nya, sehingga mengakibatkan TV Anda mati begitu saja. Jika sudah begitu, kejengkelan segera merasuki pikiran Anda. Menuduh si ini-si itu padahal tak ada seorang pun yang berani bercanda kepada Anda, sekalipun anak Anda atau bahkan suami Anda, apalagi pembantu Anda. Jengkel dikarenakan kerusakan TV.
Kerusakan TV - Diagnosa Kerusakan pada Pesawat Televisi
Ibarat manusia, kerusakan TV bisa didiagnosa untuk mengetahui “penyakit” apa sesungguhnya yang menjangkit pesawat televisi Anda. Jangan sampai salah diagnosa memperkirakan kerusakan TV, karena bisa-bisa berakibat fatal. Hindari terjadinya “mal praktik” sebagai imbas dari salah diagnosa “penyakit” kerusakan TV Anda. Anda tentu masih ingin pesawat televisi Anda kembali “sehat” bukan?
Kejadian yang sering terjadi ketika mengalami kerusakan TV, barangkali televisi Anda layarnya tidak penuh menampilkan gambar. Jika normal, biasanya layar televisi berukuran penuh selayaknya ukuran tabung televisi tersebut, entah itu 14 inchi, 21 inchi, atau 34 inchi. Nah, jika sedang mengalami kerusakan TV, gambar dalam pesawat televisi menjadi lebih kecil dari gambar normal, sepertinya pesawat televisi Anda mengecil atau berubah ukurannya.
Kalau kerusakan TV yang dialami pesawat televisi Anda parah bisa juga layar televisi Anda blank begitu saja, tanpa terlihat kehidupan didalamnya alias tidak ada gambar. Melihat seperti itu, umumnya orang mengatakan bahwa kerusakan TV yang di alami pesawat televisi Anda adalah rusak pada bagian tabungnya. Padahal kerusakan TV itu bukan dari tabungnya, tetapi yang rusak adalah bagian sinkronisasi vertikal dalam sistem pesawat televisi Anda.
Sering televisi kita mengalami kerusakan TV dengan tiba-tiba “ngadat”. Yakni layar di kiri dan kanannya seolah tertekan sehingga di bagian tersebut yang ada hanya garis-garis hitam sehingga gambar tak tampak normal. Terkadang juga, kerusakan TV yang dialami adalah gambar pesawat televisi kita yang seperti dikerubuti ribuan semut alias titik-titik hitam putih. Garis-garis hitam tersebut malah kelihatan tambah ramping. Orang yang gemuk, terlihat di layar menjadi ramping. Dan orang kurus terlihat semakin kurus karena posisi gambar yang meninggi.
Seandainya begitu, bisa dipastikan kerusakan TV yang rusak juga bukan berasal dari tabungnya. Untuk kondisi kerusakan TV seperti itu, ada beberapa kemungkinan; yakni rusak di bagian transformer fly back, catu daya, bagian horizontal, atau bisa juga tegangan listrik di tempat Anda yang tak kuat karena terlalu banyak beban.
Kerusakan TV berikutnya bisa terjadi ketika warna pesawat televisi Anda didominasi oleh warna tertentu, misalnya jingga, ungu, dan sebagainya sehingga gambar yang muncul menjadi tidak lazim. Nah, untuk kerusakan TV yang seperti itu baru ada kemungkinan dari tabung televisi Anda yang benar-benar rusak. Jika sudah seperti itu yang harus Anda lakukan adalah membawanya dan memeriksakannya ke orang yang mengerti betul seluk-beluk kerusakan TV.
Mencari Kerusakan TV dan Memperbaikinya
Setelah diketahui penyakit dari kerusakan TV, baru Anda bisa melangkah ke tahapan berikutnya yakni mencari di mana letak kerusakan TV Anda dan—jika bisa—memperbaiki sendiri kerusakan TV Anda sendiri. Jika Anda tidak bisa memperbaiki kerusakan TV sendiri, maka jalan satu-satunya yang paling aman adalah memanggil tukang servis atau reparasi pesawat televisi.
Secara sederhana, untuk memperbaiki pesawat televisi yang mengalami kerusakan TV, bisa mengikuti langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka casing pesawat televisi Anda, lihat dibagian belakang tabungnya, ada PCB yang menempel kecil. Itu merupakan PCB yang berfungsi untuk menguatkan warna, dan biasanya kerusakan TV sering terjadi di area tersebut.
- Bersihkan PCB dengan menggunakan thiner. Kemudian soldir di bagian kaki-kaki komponen PCB karena keretakan soldiran yang kasat mata akan menyebabkan perubahan warna pada pesawat televisi Anda. Dengan melakukan langkah tersebut kerusakan TV dalam hal warna tadi sudah bisa teratasi, dengan catatan tidak untuk semua jenis televisi.
- Untuk TV merek Panasonic biasanya tidak hanya cukup dengan langkah-langkah tersebut. Biasanya transistor yang ada di PCB tiga-tiganya mesti diganti. Bila setelah di soldir ulang, warna tetap tidak juga normal, saatnya untuk meng-check tabung TV.
Kerusakan TV - Check Tabung TV
Jika pesawat telvisi Anda mengalami kerusakan TV, bisa Anda cek terlebih dahulu bagian tabungnya untuk memastikan apakah kerusakan TV bersumber dari situ. Untuk memeriksa tabung pesawat televisi, langkahnya cukup sederhana. Langkah-langkah untuk memeriksa tabung pesawat telvisi antara lain sebagai berikut:
-
Langkah pertama untuk melihat kerusakan TV dari tabung, Anda ambil multimeter, yang berwarna hitam atau merah. Kemudian tancapkan salah satu kakinya kebagian ground (casing) TV. Hidupkan TV Anda kembali, lantas salah satu kaki multimeter tancapkan ke katoda tabung yang ada di PCB.
- Perhatikan layar TV saat Anda melakukan langkah pertama diatas. Apabila tidak ada yang berubah, patut dicurigai tabung TV Anda menjadi biang kerok kerusakan TV Anda, meski juga harus hati-hati karena bisa saja ternyata soket dari CRT-nya kendor.
- Bila hasil diagnosa kerusakan TV Anda mengarah pada kerusakan tabung, Anda yang awam pun bisa melakukan perbaikan sederhana dengan mengganti komponen aktif atau pasif yang ada di dalam PCB.
- Jika ingin semuanya lancar (namun berbayar), segera hubungi tukang servis langganan Anda.
Jika Anda tidak bisa memperbaiki kerusakan TV sendiri, sebaiknya jangan coba-coba, karena bukannya membaik, pesawat televisi akan bertambah parah kerusakannya. Anda tentu tidak mau bukan itu terjadi? Terlebih lagi jika saat ini Anda belum memiliki dana lebih untuk membeli pesawat televisi yang baru. Jika pesawat televisi Anda benar-benar rusak dan tidak bisa diperbaiki lagi, untuk sementara waktu Anda tidak bisa menonton televisi dulu.
Pada dasarnya kerusakan TV tidak hanya terjadi karena teknis saja, terkadang kerusakan TV bisa timbul karena kita yang tidak pandai merawat pesawat televisi, kita memperlakukan pesawat televisi seenaknya. Tanpa sadar kita terlalu sering menyalakan pesawat televisi 24 jam non stop. Menyalakan pesawat televisi terlalu lama dan setiap hari, akan mempengaruhi kinerjanya, sehingga akan cepat mengalami kerusakan TV. Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan kerusakan TV yang bersumber dari kita, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Kita seingkali menyalakan pesawat televisi selama 24 jam non stop secara berturut-turut, padahal kita tidak menontonnya. Pesawat televisi itu menggunakan perangkat elektronik, biar bagaimana pun juga elektronik juga bisa mengalami penurunan kemampuannya.
- Terkadang pesawat televisi yang tiba-tiba “hang” suka kita pukul supaya kembali lagi normal. Ini merupakan tindakan yang salah, karena pukulan tangan Anda pada pesawat televisi akan mempengaruhi komponen yang ada di dalamnya.
- Kita punya kebiasaan meletakkan barang elektronik lainnya di dekat pesawat televisi yang sedang menyala. Barang elektronik seperti ponsel, bisa mempengaruhi pesawat televisi karena imbas dari radiasi dari ponsel ketika ponsel tersebut sedang aktif dan menerima panggilan atau pesan pendek.
- Terlalu sering menonton film atau DVD dengan DVD player yang tersambung dengan pesawat televisi juga bisa mengakibatkan kerusakan TV. Terutama jika, Anda menonton film menggunakan DVD player dalam waktu yang dekat. Jadi, jika menggunakan DVD player di rumah dan tersambung dengan pesawat televisi, sebaiknya jangan menggunakannya terlalu sering. Cukup seminggu sekali.
- Pada saat hujan yang disertai dengan petir atau kilat yang menyebabkan petir, sebaiknya kita jangan menyalakan pesawat televisi. Terutama lagi jika Anda menggunakan antena yang dipasang di luar rumah. Sambaran petir pada antena ketika pesawat televisi sedang menyala bisa berimbas pada pesawat televisi Anda.
- Jika bukan komponen dalam pesawat televisi yang mengalami kerusakan TV, bagian bodi pesawat televisi juga sering mengalami kerusakan. Misalnya, bagian tombol on, volume, channel. Jika kita tidak menggunakan remote control, kemungkinan tombol-tombol tersebut akan cepat rusak.
- Hal penting lainnya terkait dengan kerusakan TV ini adalah memilih service pesawat televisi yang sudah terpercaya. Jangan sembarangan menggunakan jasa service pesawat televisi, sebaiknya gunakan jasa service pesawat televisi yang bisa dipanggil, sehingga Anda juga bisa mengawasinya.
Demikian, semoga bisa membantu kesulitan dalam mengatasi kerusakan TV pada pesawa televisi Anda.

