logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Kesehatan    Gaya Hidup Sehat    Lingkungan Kerja    Keselamatan Kerja Di Laboratorium

Keselamatan Kerja di Laboratorium

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Keselamatan kerja di laboratorium melibatkan petugas-petugas kesehatan dan staff lain yang beresiko pada dampak negatif dari faktor kimia, fisik, psikososial dan ergonomi. Kelengkapan laboratorium, desain ruangan, detail bangunan, ukuran dan variasi bahan kimia, tipe peralatan keselamatan sangat menentukan kesehatan dan keselamatan kerja.

Kemajuan ilmu pengetahuan, perkembangan teknologi, penelitian yang semakin maju berpengaruh juga pada tingkat resiko yang mengancam para petugas, teknisi, dan semua orang yang terlibat dalam aktivitas di laboratorium tersebut.

Resiko dan Ancaman

Berbagai bahan kimia berbahaya bagi tubuh, mudah terbakar, serta bahan-bahan biologi merupakan ancaman tersendiri bagi para petugas laboratorium. Mereka adalah orang-orang yang pertama akan merasakan dampaknya.

Kecelakaan akan terjadi. Kesehatan akan terancam. Ketika pihak yang berwenang tidak atau kurang memperhatikan keselamatan kerja di laboratorium. Akan membahayakan banyak nyawa manusia di dalamnya. Mungkin pula pada lingkungan sekitar. Banyak pihak yang tidak terlibat akan ikut menanggung akibat dari kelalaian.

Faktor lain yang beresiko dalam menjalankan aktivitas di laboratorium, di antaranya adalah penggunaan peralatan yang mudah pecah, dampak radiasi, peralatan berionisasi, alat elektronik bervoltase tinggi. Kegiatan penelitian penyakit pada hewan percobaan.

Resiko Kebakaran

Kesehatan kerja di laboratorium harus didukung dengan ketersediaan fasilitas keamanan, keselamatan, dan kesehatan kerja. Perhatian pada fasilitas keselamatan, mulai dari kotak P3K, design ruang bahan kimia, fasilitas pintu keluar, alat pemadam harus optimal dan detail.

Salah satu kecelakaan yang dikhawatirkan adalah kebakaran. Karena dalam ruangan tersebut banyak menyimpan bahan kimia dan bahan lain yang mudah terbakar. Kebakaran bahan kimia akan berakibat buruk. Karena udara akan tercemar dari asap bahan kimia yang terbakar.

Berikut ini adalah beberapa kiat yang patut diperhatikan, khususnya yang berhubungan dengan resiko kebakaran yang mungkin terjadi menimpa sebuah laboratorium.

Pertama. Ruangan laboratorium yang memiliki sistem ventilasi yang baik. Proses keluar masuk udara yang stabil. Sirkulasi udara segar yang masuk ke dalam ruangan. Keduanya harus diperhatikan dengan baik.

Kedua. Setiap bagian ruangan di laboratorium, biasanya dikategorikan sesuai dengan kebutuhan dan fasilitas yang ada. Terutama ruang penyimpanan bahan-bahan kimia yang berbahaya dan mudah terbakar. Maka setiap ruangan harus dilengkapi dengan pemadam api yang tepat dan sesuai dengan bahan kimia dan peralatan di ruangan tersebut.

Ketiga. Pengetahuan penggunaan alat pembakar gas untuk menghindari berbagai kemungkinan buruk dari panas kebakaran. Hal ini patut disosialisasikan dan dilakukan pelatihan untuk para petugas dan tenaga kesehatan di laboratorium tersebut.

Keempat. Laboratorium dilengkapi dengan bendung-bendung talam. Penyediaan bendung talam bertujuan untuk menghindari resiko kecelakaan tumpahan bahan yang mudah terbakar. Bendung talam berguna untuk menahan tumpahan tersebut. Selain itu, berguna untuk melindungi tempat-tempat aman dari kemungkinan terjadinya kebakaran.

Kelima. Sebuah laboratorium, minimalnya harus memiliki dua pintu keluar. Pintu tersebut harus terpisah dengan jarak yang cukup jauh. Serta bagian-bagian ruangan dibuat agar mudah dan aman untuk melarikan diri dari bahaya.

Keenam. Setiap ruangan penyimpanan bahan kimia berbahaya dan bahan mudah terbakar harus didesain dengan penuh perhitungan. Pertimbangan yang utama adalah menghindari resiko seminimal mungkin dari kerugian yang lebih besar dari bahan-bahan berbahaya tersebut.

Ketujuh. Tersedia layanan kesehatan P3K dengan alat-alat kelengkapan yang tersedia. Kotak P3K harus diperhatikan dengan baik, terutama kelengkapan isinya.

Semoga secuil informasi tentang keselamatan kerja di laboratorium ini bermanfaat untuk Anda. Sebagai saran, ada baiknya memperhatikan juga keselamatan diri dan keluarga dalam perancangan dan desain rumah Anda.

Bukankah kita semua menginginkan tempat tinggal dan tempat kerja yang sehat dan aman? Wallahu a’lam.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Prinsip-prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  • Kerja Aman , Keselamatan Kerja Listrik
  • Hirarki Pengendalian Kecelakaan Kerja
  • Makalah Keselamatan Kerja : Sistematika Pelaporan Kecelakaan
  • Simbol Keselamatan Kerja sebagai Alat Komunikasi
  • Menerapkan Keselamatan Kerja di Bengkel Otomotif
  • Tingkatkan Keselamatan Kerja Las di Bengkel Las
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA