logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Seni    Artikel Umum Seni    Kesenian Mancanegara

Kesenian Mancanegara: Kesenian Kaligrafi yang Mendunia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Hidup kita sehari-hari dikelilingi oleh seni, seperti langit yang berubah-ubah warna dan bentuk, lengkung pelangi, aneka bentuk dan warna bunga, dan suara kicau burung. Semua itu seni alam yang diciptakan oleh Sang Maha Indah, Tuhan Semesta Alam.

Tanpa disadari, kita menggunakan hasil karya seni setiap harinya. Seperti, piring atau gelas (seni keramik), penataan makanan yang menggugah selera (seni kuliner), atau membaca tulisan indah. Salah satu kesenian mancanegara adalah menulis indah. Seni menulis indah atau yang dikenal dengan kaligrafi sudah dikenal sejak dulu di mancanegara.

Kata kaligrafi berasal dari bahasa Yunani dari akar kata kallos yang artinya 'keindahan' dan graphein yang artinya 'tulisan'. Jadi, kaligrafi adalah tulisan indah dengan tangan sebagai karya seni.

Makna kaligrafi menurut pakar kaligrafi, Syaikh Syamsuddin al-Akfani, adalah suatu ilmu yang memperkenalkan bentuk-bentuk huruf tunggal, tata cara merangkai dan cara menulisnya hingga menjadi sebuah tulisan yang tersusun atau menggubah ejaan yang perlu digubah dan menentukan cara untuk menggubahnya yang membutuhkan tingkat seni tinggi.

Beberapa negara yang sudah mengenal kesenian menulis indah sejak lama, misalnya Mesir dengan tulisan Hierogliph, Assiria dengan Fonogram (tulisan paku), India dengan Devanagari, Indian dengan Azteka, dan negara-negara lain yang sudah mengenal aksara terlebih dahulu.

Bangsa Arab yang dikenal karena keindahan kaligrafi sampai sekarang ternyata merupakan salah satu negara yang agak terlambat mengenal aksara dibanding bangsa lain. Salah satu alasannya karena kebiasaan bangsa Arab yang suka berpindah-pindah tempat atau nomaden.

Bangsa Arab baru mengenal tulisan dan pemakaiannya pada masa menjelang kedatangan Islam yang ditandai pemasangan al-Mu’alaqat atau kumpulan syair pada dinding Ka’bah.

Kesenian kaligrafi menyebar sampai ke beberapa wilayah. Bahkan, sampai ke luar negara Arab, seperti di Spanyol dan Afrika Utara, gaya tulisan yang mereka kembangkan adalah gaya Maghribi.

Biasanya, penulisan setiap negara mempunyai kekhasan masing-masing yang disesuaikan dengan budaya negara setempat. Seperti, gaya penulisan di India dan Afganistan yang disebut dengan gaya penulisan Behari.

Sementara itu, di Cina, yang corak penulisannya kental dengan gaya penulisan daerah yang sudah ada sejak lama, disebut gaya Shini. Penulisan kaligrafi di Cina lebih banyak dipakai untuk hiasan pada keramik.

Berdasarkan tempat asal mula kaligrafi tersebut dikembangkan, misalnya gaya penulisan Ta’liq atau Farisi yang lahir dari Parsi (sekarang Iran), tercipta pada abad ke-13 Masehi.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Wayang Beber, Kesenian yang Hampir Terlupakan
  • Definisi Kesenian dan Kepercayaan Seniman
  • Filosofi Patung Berfikir Karya Auguste Rodin
  • Kesenian Mancanegara: Tango
  • Patung Airlangga: Tinggal di Museum
  • Tentang Seni Rupa: Apresiasi Terhadap Pameran Seni Rupa
  • Bangga Akan Seni Batik Indonesia
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA