logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Seni    Seni Tradisional    Kesenian Minangkabau

Kesenian Minangkabau

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Minangkabau adalah salah satu suku bangsa besar di Indonesia yang menjadi akar kebudayaan Melayu. Kebudayaannya menyebar di kawasan Sumatera Barat dan sebagian wilayah Riau, Bengkulu, serta Jambi.

Suku Minangkabau mempunyai beragam jenis kesenian tradisional, musik, tari-tarian, upacara adat, bela diri, pantun, dan sebagainya. Unsur-unsur kesenian tersebut sangat dikenal hingga di kancah nasional dan Asia Tenggara.

Berikut ini merupakan beberapa jenis kesenian Minangkabau.

Seni Musik dan Pantun

Masyarakat Minangkabau mempunyai beberapa alat musik tradisional yang khas, seperti rabab, saluang, dan lain-lain. Rabab adalah alat musik gesek, sementara saluang adalah semacam seruling dari pipa bambu. Dari instrument-instrumen tersebut, lahir berbagai kesenian musik.

Kesenian rabab adalah pertunjukan menyampaikan “kaba” atau kabar yang diiringi dengan alunan musik yang populer di daerah Pesisir Selatan Sumatera Barat, Pariaman, dan Solok.

Kemudian, ada saluang jo dendang, yang berarti 'musik saluang disertai nyanyian'. Kesenian saluang biasa ditampilkan pada perayaan di desa-desa atau acara keluarga. Saluang juga digunakan untuk mengiringi permainan bagurau, yaitu lantunan pantun-pantun tentang keluh kesah, rayuan, atau sindiran.

Kentalnya nuansa Islam di kalangan masyarakat Minangkabau yang berpadu dengan kebudayaan setempat melahirkan salawat dulang, yaitu kesenian menabuh dulang (nampan kuningan) oleh dua orang tukang salawat sambil mendendangkan syair. Salawat dulang biasanya ditampilkan di masjid-masjid atau surau.

Seni Tari

Daerah Sumatera Barat terkenal dengan tari-tari daerah yang atraktif sekaligus sarat makna. Di antaranya ada tari pasambahan, yaitu tarian yang dipersembahkan kepada tamu istimewa sebagai ucapan selamat datang.

Selanjutnya adalah tari piring yang sangat terkenal. Tarian ini dilakukan dengan gerakan cepat, sementara para penarinya memegang piring pada kedua telapak tangan.

Orang yang menyaksikan tari piring pasti akan terpukau melihat kelincahan para penari yang meliuk ke sana ke mari dan menggerakkan tangan bolak-balik tanpa menjatuhkan piring-piring tersebut. Tarian ini biasanya diiringi musik dari saluang dan talempong.

Bela Diri

Jenis kesenian ini sangat istimewa karena tidak semua daerah memiliki seni bela diri tradisional. Silek, atau silat minangkabau, adalah seni bela diri yang telah berkembang sejak ratusan tahun lalu.

Bagi masyarakat Minangkabau, khususnya kaum laki-laki, silek menjadi bagian penting dari pendidikan dasar yang harus dipelajari anak laki-laki, di samping Agama Islam.

Silek dipelajari di kampung-kampung di mana sekumpulan anak berlatih di bawah bimbingan guru. Gerakan-gerakannya memiliki cita rasa seni yang tinggi karena serupa dengan tari-tarian.

Silek telah melekat dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi unsur penting dalam kebudayaan Minangkabau. Tercatat terdapat sebelas aliran silek yang berkembang hingga kini.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Wayang Golek: Kebudayaan Sunda yang Perlu Dilestarikan
  • Mengenal Kesenian Suku Dayak
  • Kesenian Sunda Populer
  • Tari Kecak Khas Bali
  • Penjelasan Pengertian Seni Budaya
  • Reog Ponorogo - Kebudayaan Indonesia yang Bercerita
  • Ragam Kesenian Suku Asmat
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA