Keterampilan Dasar Menulis, Nilai Plus

Kebanyakan orang sudah bisa menulis dalam arti merangkai abjad menjadi kata-kata bermakna sejak kecil. Bahkan kebanyakan sudah mahir menulis di kelas satu SD. Tak sedikit yang sudah lancar menulis sebelum masuk SD. Lancar menulis berarti lancar membaca. Jika lancar menulis dan membaca, maka proses belajar pun diharapkan akan berjalan dengan lancar.
Meskipun bisa menulis, namun tak semua orang memiliki keterampilan dasar menulis. Ada yang karena merasa tak perlu, ada pula yang karena beranggapan bidang kerjanya tak berhubungan dengan dunia tulis-menulis sehingga tak membutuhkan keterampilan ini. Benarkah demikian?
Keterampilan dasar menulis tak hanya perlu dimiliki oleh orang yang bekerja di dunia menulis seperti penyair, novelis, cerpenis, penulis skenario, copywriter, editor, atau wartawan. Bagi orang-orang yang berkecimpung langsung dalam dunia penulisan, keterampilan menulis ini sudah merupakan hal yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Keterampilan menulis mutlak dimiliki oleh orang-orang ini.
Lalu bagaimana dengan orang yang tak berhubungan langsung dengan dunia menulis ini? Untuk apa memiliki keterampilan dasar menulis? Bukankah urusan tulis-menulis dapat diserahkan saja pada mereka yang berkecimpung di dunia penulisan?
Keterampilan dasar menulis merupakan nilai plus bagi orang-orang yang bekerja di luar dunia kepenulisan. Mengapa bisa demikian? Sederhana saja. Hampir semua bidang pekerjaan dari level staf ke atas (supervisor, manajer, dan seterusnya) membutuhkan penulisan dalam kegiatan kerjanya.
Keterampilan Dasar Menulis Diperlukan Dalam Dunia Kerja
Keterampilan dasar menulis tak hanya berarti terampil menulis tulisan-tulisan seperti cerpen, puisi, novel, skenario, copywriting, dan sebagainya. Dalam dunia kerja, keterampilan ini juga dibutuhkan untuk:
- Menulis surat-surat dinas
Semua pekerjaan (terutama di perkantoran) membutuhkan surat dinas. Banyak surat-surat dinas yang hanya menjiplak surat yang sudah ada, cukup dengan mengganti beberapa poin penting seperti hari, tanggal, waktu pertemuan, dan penanggung jawab acara. Kalimat yang janggal, tak efektif, atau membingungkan pun dibiarkan begitu saja karena ketidakmengertian pembuat surat tersebut.
- Menulis laporan
Semua bidang kerja memerlukan laporan tertulis secara berkala (umumnya bulanan) sebagai pertanggungjawaban. Menguasai keterampilan dasar menulis akan mempermudah Anda membuat laporan ini.
- Menulis makalah
Ada kalanya Anda diminta membuat makalah tentang bidang kerja atau seminar/pelatihan yang diikuti untuk dipresentasikan di depan rekan-rekan kerja dan atasan. Penulisan dan penyajian makalah ini bahkan dapat menjadi poin yang akan meningkatkan penilaian terhadap kinerja Anda. Mendapat promosi jabatan atau kenaikan gaji, siapa yang tak mau?
- Menulis proposal
Proposal pengadaan barang, ijin kegiatan, dan sebagainya harus ditulis dengan bahasa yang jelas agar mudah dimengerti.
- Menulis notulensi rapat
Setiap rapat membutuhkan notulensi berisi hal-hal penting, kesimpulan, dan keputusan yang diambil dalam rapat.
Dengan menguasai keterampilan dasar menulis maka Anda dapat menyelesaikan tugas dengan lebih baik. Lebih dari itu, menguasai keterampilan menulis ini juga dapat membantu Anda mencapai jenjang karir dan penghasilan yang lebih baik.






