Lima Keutamaan Shalat Malam

Shalat itu tiang agama. Maka, keberagamaan seorang muslim tidak akan tegak jika ia belum mendirikan shalat. Bahkan, pembeda dari seorang muslim dan bukan muslim adalah shalat. Jika ia masih mengerjakan shalat, dipastikan ia seorang muslim. Jika tidak, maka kemuslimannya diragukan. Seorang muslim tidak pernah meninggalkan shalat wajib dan selalu berusaha melaksanakan shalat sunat untuk mendapatkan berbagai keutamaan shalat.
Salah satu shalat sunat yang disyariatkan oleh Nabi Muhammad Saw. dan dianjurkan oleh Allah Swt. adalah Shalat Malam, atau yang sering disebut sebagai Tahajjud. Bahkan, status shalat ini sunat muakkadah, artinya sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Allah Swt. berfirman, “Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ke tempat yang terpuji.” (QS : Al-Isra’: 79).
Sepanjang hidupnya Rasulullah Saw. tidak pernah meninggalkan Shalat Malam.
Lalu, apa saja keutamaan Shalat Malam itu? Beberapa di antaranya adalah:
1. Menguatkan jiwa
Allah Swt, berfirman, “Sungguh bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa) dan (bacaan di waktu itu) lebih berkesan.” (QS. Al-Muzammil: 6)
Di keheningan malam, ketika sebagian besar manusia sedang tertidur, dalam Shalat Malam akan sangat terasa kedekatan yang erat dengan Sang Pencipta. Sujud kita akan terasa lebih khusyuk. Pada saat itulah, terbangun perasaan kebergantungan hanya kepada Allah Swt. dan keyakinan bahwa Allah Swt. satu-satunya penolong. Dengan begitu, jiwa kita dikuatkan untuk menghadapi berbagai permasalahan hidup.
2. Sarana bertaubat
Shalat Malam disunahkan untuk dikerjakan pada sepertiga malam terakhir. Itulah waktu yang paling baik untuk berdoa. Maka, angkatlah tangan memohonlah pada Yang Maha Pengampun untuk mengampuni dosa-dosa kita. Menangis tidak dilarang. Bahkan, Allah Swt memuji orang-orang yang menangis karena teringat dosa-dosanya.
3. Senjata orang-orang beriman
Ketika tidak ada lagi keajaiban di dunia ini, kita hanya akan mengandalkan Dia turun tangan dalam urusan kita. Oleh karenanya, doa yang mudah dikabul pada sepertiga malam terakhir ini menjadi senjata bagi orang-orang beriman untuk menyelesaikan urusan-urusannya.
4. Terapi hawa nafsu
Waktu-waktu yang dianjurkan untuk melaksanakan Shalat Malam adalah waktu di mana semua orang dalam keadaan terlelap. Rasa malas akan selalu ada pada seseorang yang diharuskan terbangun pada saat-saat seperti itu. Hawa nafsu selalu mengajak kita untuk selalu berada dalam zona nyaman. Maka, seseorang yang berhasil terbangun, lalu berwudhu untuk melaksanakan Shalat Malam sama dengan mendidik hawa nafsunya agar tidak mengalahkan keimanannya. Konsisten dalam mengerjakan Shalat Malam terus-menerus akan mengikis kecenderungan hawa nafsu pada perbuatan dosa atau maksiat.
5. Menenangkan pikiran
Sadar atau tidak sadar, orang yang sering melaksanakan Shalat Malam akan terlihat dari wajahnya yang cerah dan damai. Hal ini berakar dari pikiran yang tenang karena menemukan kekhusyukan di tengah malam. Pikiran yang tenang akan menuntun kita untuk melakukan segala sesuatu dengan teratur dan tuntas.
Inilah lima keutamaan Shalat Malam. Semoga kita diberi kekuatan oleh Allah Swt. agar tidak berat untuk bangun di sepertiga malam terakhir guna melaksanakan Shalat Malam.






