Kisah Sejati
Kisah sejati memang selalu memiliki arti bagi banyak orang, tentunya bagi pelaku yang berada di dalam kisah sejati tersebut. Ada banyak orang yang mengalami kisah sejati. Biasanya, kisah sejati berkisah soal cinta, tapi tak hanya cinta, kisah sejati pun bisa berkisah tentang kisah lainnya.
Adanya sebuah kisah sejati bisa mengispirasi banyak orang. Kisah sejati selalu menyajikan banyak inspirasi yang layak untuk ditiru dan bermanfaat bagi kehidupan. Nah, berikut ini beberapa kisah sejati yang layak untuk dijadikan inspirasi hidup.
Kisah Sejati Ucapan Salam Berbuah Cinta
Dion, itu nama laki-laki bujang asli Jawa. Dion dikenal sebagai laki-laki yang sopan, ramah, dan punya ciri khas, yaitu selalu mengucapkan salam “Assalaamu’alaikum” kepada sesame muslim yang dijumpainya. Dia bekerja pada perusahaan swasta di Jakarta,
Suatu saat, Dion dipindahtugaskan ke luar kota untuk jangka waktu dua tahun. Tiba di kota tersebut, Dion langsung mencari tempat kost atau kontrakan untuk tempat tinggalnya. Dia mencari tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerjanya. Setelah beberapa hari, Dion baru menyadari bahwa di dekat tempat tinggalnya ada seorang gadis cantik. Tak hanya cantik, gadis tersebut pun mengenakan jilbab.
Seperti biasa, Dion mengucapkan salam “Assalaamu’alaikum” kepada gadis tersebut. Ucapannya itu tanpa maksud buruk dan tanpa niat menggoda. Dion mengucapkan salam saat keduanya bersama menunggu bis di tepi jalan. Sekali lagi bahwa Dion mengucapkan salam tanpa niat apa pun selain mengucapkan salam. Apalgi gadis itu berjilbab dan tentunya mengucapkan salam sangat dianjurkan kepada sesame muslim. Ditambah lagi, gadis tersebut tetangga Dion.
Namun, apa yang didapat dari balasan gadis berjilbab itu? Hanya tatapan mata yang seolah mengatakan tidak suka kepada ucapan salam yang dikatakan Dion. Namun, Dion tidak peduli karena mengucapkan salam kepada gadis itu sangat tulus. Saat sore hari, mereka berpapasan di jalan. Dion pun kembali mengucapkan salam. “Assalaamu’alaikum, Dik.” ucap Dion. Tapi, tetap saja balasan yang diberikan gadis itu berkesan tidak suka.
Mungkin gadis itu berpikir bahwa Dion seperti laki-laki lainnya yang hanya iseng menggoda. Kita pun sudah mengetahui bahwa laki-laki iseng dan kurang kerjaan senangnya menggoda wanita. Itulah yang dicapkan gadis berjilbab itu kepada Dion yang selalu menyapanya dengan salam.
Walaupun gadis berjilbab itu tidak pernah suka jika Dion mengucapkan salam, tapi Dion tidak sakit hati karena salamnya tidak dibalas, bahkan dia tidak membalasnya dengan tatapan sinis. Setiap hari, setiap kali bertemu dengan gadis berjilbab itu, Dion selalu mengucapkan salam walaupun tidak pernah dibalas gadis tersebut. Bahkan, Dion pernah mendapatkan makian dari gadis tersebut, tapi Dion tetap tidak sakit hati.
Ketika mendapat jawaban berupa makian, Dion hanya berkata, “Maaf, salam itu hanya doa untuk, Adik.” Mendengar jawabannya itu, gadis berjilbab itu hanya diam. Seiring waktu berjalan, Dion pun mengetahu nama gadis tersebut. Gadis tesebut bernama Dian.
Setelah beberapa bulan menjalankan tugas di kota tersebut, Dion mendapat panggilan dari kantor pusatnya untuk Jakarta guna memberikan laporan. Dion pun kembali ke Jakarta untuk waktu beberapa pekan ke depan.
Sementara, di kota tempat Dion menjalankan tugas sementaranya, gadis itu tidak merasakan apa pun. Namun, seiring waktu berlalu, Dian, gadis berjilbab itu, baru menyadari bahwa ada yang ganjil dengan hari-hari yang dilaluinya. Ya, Dian merasa ada bagian yang hilang. Dia pun sadar bahwa tak ada lagi laki-laki yang suka mengucapkan salam kepadanya. Rupanya, Dian sangat merindukan ucapan salam yang sering diucapkan oleh Dion. Awalnya, memang Dian tidak mempedulikan ucapan salam Dion, tapi sekarang ini Dian malah merindukan ucapan salam Dion.
Beberapa pekan berlalu, Dian pun tak kunjung mendapatkan salam dari Dion dan Dian pun hampir putus asa menunggu ucapan salam yang biasa diucapkan Dion. Hingga suatu hari, dari arah belakang, terdengar suara ucapan salam yang lembut sekali. Ya, ucapan salam yang biasa Dian dengar, ucapan salam dari Dion. Ucapan salam dari Dion pun dibalas dengan salam yang lembut. “Wa’alaikum salam, Kak. Apa kabar? Ke mana saja? Lama tak berjumpa.” Itulah balasan yang Dian lontarkan saat mendengar kembali salam dari Dion.
Sekarang ini, yang merasa heran malah Dion karena Dian menjawabnya dengan lembut. Jawaban yang lembut dari Dian ditambah dengan wajahnya yang manis semakin membuat Dion bahagia. Jawaban yang dilontarkan Dian tersebut membuat keduanya, Dion dan Dian semakin akrab. Dan akhirnya, hubungan Dian dan Dion pun berakhir bahagia. Kedua insane manusia itu menjalin hubungan suami istri.
Kisah sejati di atas merupakan bukti bahwa ucapan salam jika diberikan dengan tulus dan ikhlas kepada siapa pun akan membawakan kedamaian bagi yang menerimanya. Sungguh sebuah kisah cinta sejati yang menginspirasi.
Kisah Sejati Catatan Harian Istriku
Sudah 5 tahun usia perkawinanku dengan Mia. Lima tahun buka waktu yang sedikit dan merupakan masa sulit dalam perkawinan kami. Semakin lama, tidak ada kecocokan di antara kami. Kami sering bertengkar karena hal-hal yang sangat kecil. Hari ini istriku berulang tahun. Namun, pada hari ulang tahunnya, kami bertengkar karena istriku terlambat membangunkanku. Kecupan di kening pada pagi hari pun berlau begitu saja karena aku kesal. Aku pun langsung berangkat ke kantor. Malamnya, istriku menelepon untuk memintaku untuk makan malam di rumah, tapi aku tidak mempedulikannya.
Jam kantor telah usai, aku pun baru pulang dari kantor pada pukul 10 malam karena aku harus lembur dan tentunya daripada kesal di rumah mending lembur saja. Akhirnya, aku pun sampai di rumah. Sampai di rumah, aku langsung masuk tanpa menunggu dibukakan pintu oleh istriku. Saat masuk, kulihat wajah istriku yang tertidur di sofa ruang keluarga karena dia menungguku. Saat melihat wajahnya yang tertidur, aku pun bergumam dalam hati, “Sungguh cantik istriku ini. Dia sudah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik.”
Aku pun langsung berlalu ke kamar. Di meja rias, aku melihat buku harian istriku. Bertahun-tahun istriku menuliskan suka dukanya di dalam buku ini dan aku pun tidak diperbolehkan untuk melihatnya. Sekarang, saat yang tepat untuk aku memlihat isi dari buku harian istriku.
Di buku harian istriku, tertulis banyak sekali curahan hati yang dituliskan oleh istriku.
\\\\\\\"Terima kasih Tuhan, telah kau kirim dia untuk aku. Dia telah menjadi pacar pertamaku dan akan menjadi pacar terakhirku.\\\\\\\"
\\\\\\\"Tak sengaja aku melihat dia makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, semoga dia tidak berpaling dariku.\\\\\\\"
\\\\\\\"Tuhan, aku dihampiri wanita yang dulu pernah makan malam dengan dia. Wanita itu menghinaku dan mengatakan bahwa pacarku telah berselingkuh dengan dia. Kuatkanlah hamba-Mu ini Tuhan.\\\\\\\"
\\\\\\\"Tuhan, dia melamarku. Berikanlah petunjuk untuk keputusan yang harus aku ambil.\\\\\\\"
\\\\\\\"Satu tahu setelah dia melamarku, aku pun sah menjadi istrinya. Terima kasih Tuhan.\\\\\\\"
Itu beberapa catatan yang ada di dalam buku harian istriku. Aku sungguh tidak kuat lagi menahan tangis membaca buku harian istriku. Istriku sunggu kuat dalam mencintaiku tanpa syarat. Setalah itu, aku pun pergi ke ruang keluarga untuk mengecup istriku. Saat kukecup, istriku bangun dan aku katakan, “Maafkan aku, Istriku. Aku mencintaimu. Selamat ulang tahun.”
Nah, itulah kisah-kisah sejati dari indahnya cinta. Semoga bermanfaat bagi Anda.

