Kisah Umat Islam Terdahulu
Kisah islam bagaikan lingkaran yang tiada habisnya. Perjalanan hidup manusia sejak Nabi Adam a.s. yaitu manusia pertama hingga sekarang ini tenyata menoreh berbagai kisah berupa sejarah yang melukiskan perputaran roda kehidupan manusia yang tiada pernah henti sampai tibanya ajal yang telah ditentukan oleh Allah mengenai akhir hayat manusia dan akhir dari alam semesta ini.
Karena Allah menciptakan langit dan bumi ini dan apa yg ada di antara keduanya adalah dengan ajal yg sudah ditentukan.
Kisah umat terdahulu diungkap Al-Quran sebagai dokumen sejarah paling autentik sehingga mampu menjadi fakta berbicara pada umat manusia di kemudian hari.
Kisah kaum Ad, Tsamud, Firaun, Abrahah, dan kisah lain dalam Al-Quran, seyogyanya bermakna pesan penting bagi umat masa kini sekaligus menjadi isyarat penegur hati bahwa pembangkangan pada perintah Allah selalu berakhir kehancuran dan kebinasaan.
Semua kisah islam itu harus kita mengerti dan kita pelajari sehingga kita bisa melihat apa yg didapat oleh kaum yg beriman kepada Allah dan menyadari akibat dari orang-orang yg mengingkari seruan Ilahi.
Generasi umat manusia dari masa ke masa memang berubah-ubah, namun kesadaran dan watak kemanusiaan tidak jauh berbeda. Belajar kehidupan dari suatu periode dan generasi umat manusia berarti belajar tentang watak manusia itu sendiri.
Firaun berikut kekuasaannya memang telah lama tiada, tapi gaya dan karakternya sangat mungkin akrab dengan para penguasa kita.
Mungkin Qarun dan kekayaannya telah lama musnah, namun perilakunya masih lekat dengan konglomerat kita. Kisah islam di masa lampau hanyalah simbol sekaligus saksi sejarah. Allah mengurai sejarah untuk diingat. Kisah orang-orang dimasa lalu ditulis agar menjadi pelajaran berharga bagi umat berikutnya
Hikmah yang bisa kita petik dari berbagai kisah islam yang terdapat di dalam Al-Quran yaitu : Pertama, sebagai nasihat bagi mereka yang mau berpikir.
Kedua, meyakini kebenaran kisah-kisah yang disampaikan sehingga tidak memiliki konsekuensi fiktif. Ketiga, mengambil mana yang boleh dan terlarang. Keempat, sarana menempa hidayah di dunia dan meraih magfirah di akhirat.
Kisah islam di masa lalu adalah cermin. Sebagai cermin, kisah dan sejarah selalu berbicara apa adanya mengenai siapapun. Bagi para penguasa, kisah tentang penguasa menjadi cermin fungsi dan amanah kekuasaan.
Bagi para ulama, kisah menjadi cermin untuk tidak menyelewengkan amanah keilmuan. Bagi rakyat jelata, kisah menjadi cermin nikmatnya memiliki penguasa adil dan bijaksana. Perlu kearifan untuk sepenuhnya sadar dan jujur menyelami kisah-kisah yang dialami bangsa-bangsa terdahulu agar menjadikan kita berpikir, berubah, dan berbenah diri.
Marilah kita beningkan pikiran untuk sama-sama bercermin pada berbagai kisah islam dan fakta sejarah manusia masa lampau. Belajar perbaikan dari orang-orang pilihan Allah, dan belajar menghindari kejahatan dari mereka yang menjadi binasa akibat ulah onar mereka di muka bumi.
Kita harapkan hal itu bisa menjadi penyubur iman dan keyakinan yg ada di lubuk hati akan kebenaran risalah Ilahi yang dibawa oleh Rasul-Nya, juga agar tumbuh rasa takut di dalam sanubari akan murka Allah yang tiada sesuatu pun yang mampu menghalangi kehendak-Nya.
| Beri rating untuk artikel di atas |








