Isi dan Kandungan Kitab Suci Al-Quran

Kitab suci Al Quran merupakan mukjizat terbesar yang diberikan oleh Allah SWT kepada kekasih-Nya Muhammad SAW. Al-Quran diturunkan tidak hanya terbatas bagi ummat Islam dan pengikut Rasulullah. Namun Al-Quran merupakan panduan hidup bagi seluruh manusia.
Al-Quran adalah petunjuk bagi seluruh manusia. Inilah keistimewaan yang Allah berikan kepada Muhammad SAW. Beliau diutus tidak hanya untuk satu kaum kelompok saja, melainkan rahmatan lil alamin. Menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta, tidak hanya kepada ummatnya, namun seluruh ummat manusia hingga akhir zaman nanti.
Keistimewaan Al Quran
Al-Quran adalah mukjizat yang memiliki banyak keistimewaan, isinya mengajarkan banyak hal kepada manusia. Hal-hal yang tidak diketahui, tidak terpikirkan dan tidak akan terpecahkan dengan logika dan pikiran manusia sebagai makhluk ciptaan yang lemah.
Kita mungkin sering heran, sebagai orang yang bukan muslim justru telah mengamalkan isi dan kandungan kitab suci Al Quran. Mereka mengakui kehebatan Al-Quran, kesempurnaan isinya setelah mereka buktikan.
Kenapa bisa terjadi hal yang demikian? Inilah bukti Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dia menurunkan Al-Quran tidak hanya untuk umat Islam saja, Al-Quran adalah ‘huda linnas’ atau petunjuk bagi manusia. Jadi siapa saja bisa mempelajari Al-Quran dan mendapatkan banyak hikmah dan manfaat darinya. Meskipun mereka ummat Islam, namun jika malas mengkaji dan mempelajari Al-Quran, maka mereka tak akan pernah mendapatkan apa-apa.
Pengaguman kitab suci Al Quran hanya bersifat formalitas ceremony semata. Yakni melalui perayaan-perayaan Musabaqah Tilawatil Quran. Melalui kegiatan ini Al-Quran seolah diagung-agungkan, namun ternyata keagungan tersebut hanya secara fisik semata. Banyak para peserta musabaqah yang justru memiliki akhlak yang bertentangan dengan ayat-ayat Al-Quran yang dibacanya.
Pemaknaan pemahaman Al-Quran pun menjadi kabur. Orang tak lagi memandang bagaimana cara mengamalkan isi Al-Quran. Sebaliknya telah terjadi komersialisasi dari ayat-ayat Al-Quran itu sendiri. Mereka-mereka yang dipandang memiliki suara bagus dan lembut memenangkan even-even musabaqah pun mendapatkan hadiah jutaan rupiah.
Tapi anehnya bagi mereka-mereka yang ingin melaksanakan pengamalan kitab suci Al Quran justru mendapatkan siksaan di jeruji tahanan. Inilah kondisi yang menyebabkan umat Islam tak lagi disegani oleh musuh-musuhnya.
Generasi muslim pelan tapi pasti mulai meninggalkan panduan hidupnya. Mereka membiarakan musuh-musuhnya mengadopsi banyak hal dari Al-Quran, sementara diri mereka sendiri rela mengikuti gaya hidup yang disuguhkan oleh musuh-musuhnya.
Secara garis besar, kitab suci Al-Quran memuat hal-hal pokok sebagai berikut;
Sejarah
Al-Quran memuat banyak kisah sejarah para nabi, kejayaan Islam, perjuangan Islam, kisah hamba-hamba yang taat, kisah orang-orang durhaka, sejarah Islam, sejarah agama-agama Allah dan sebagainya.
Pemuatan sejarah adalah pelajaran berharga bagi orang-orang sesudahnya. Kisah umat terdahulu merupakan sebuah peringatan, contoh dan pelajaran bagi umat masa kini. Kitab suci Al Quran mencantumkan secara lengkap dan jujur kisah sejarah di masa lalu. Al-Quran adalah contoh bagaimana kita bisa menyampaikan sebuah sejarah secara jujur.
Ibadah dan Muamalah
Kitab suci Al Quran secara jelas banyak membicarakan perihal perintah ibadah seperti ibadah puasa, ibadah shalat, zakat, haji, wudhu, sedekah dan sebagainya. Perintah-perintah tersebut merupakan perintah dari Allah yang diberikan pada manusia untuk kebaikan umat manusia itu sendiri.
Selain ibadah, Al-Quran juga memuat bagaimana hubungan interaksi sosial sesama manusia. Hubungan muamalah kehidupan manusia yang satu dengan yang lainnya, anjuran tolong menolong dan berbuat baik.
Dasar-Dasar Sains
Al-Quran secara jelas banyak sekali memberikan isyarat pada manusia mengenai aneka macam perkembangan sains dan teknologi, diantaranya; dasar-dasar penciptaan pesawat, kapal, besi dan pakaian perang, berbagai macam obat penyakit dan sebagainya.
Kitab suci Al Quran lah yang mendorong aneka macam disiplin ilmu seperti; fisika, kimia, biologi, matematika, astronomi dan sebagainya.
Akhlak
Kitab suci Al Quran mengajarkan kepada manusia bagaimana berakhlak baik sesama makhluk dan kepada Sang Pencipta. Al-Quran mengajarkan bagaimana etika seorang anak pada orang tua, seorang yang muda kepada yang tua, seorang pemimpin dan mereka yang dipimpin dan sebagainya.






