Penentuan Akhir Klasemen Liga Inggris 2011/2012
Bagi para penikmat sepak bola, klasemen Liga Inggris musim 20011/2012 merupakan salah satu hal yang menarik untuk diamati. Pasalnya, sejak minggu-minggu awal bergulirnya Liga Premier Inggris pada 2011, naik- turun terus terjadi dalam perolehan nilai Liga Inggris. Saat memasuki pertengahan musim, persaingan justru semakin memanas terutama perebutan tahta di papan atas klasemen yang melibatkan dua klub satu kota, Manchester United dan Manchester City.
Pada partai pamungkas minggu ini, tidak hanya perebutan gelar juara yang mencuri perhatian para pecinta Liga Inggris di seluruh dunia. Perebutan lain juga terjadi antara Arsenal dan Tottenham Hotspur yang harus berjibaku memperebutkan tempat untuk bisa lolos langsung ke Liga Champions tahun depan.
Sementara, kerja keras yang luar biasa harus ditunjukkan Queens Park Rangers dan Bolton Wanderers yang berada di papan bawah klasemen liga Inggris jika tidak ingin meninggalkan Liga Inggris dan masuk ke Championship Division musim 2012/2013.
Perebutan Tahta Klasemen Liga Inggris 2011/2012
Pertandingan dahsyat derby Manchester pada 1 Mei 2012 lalu, seketika mengubah keadaan di puncak klasemen akibat tiga poin yang berhasil diraih Manchester City setelah membungkam sang tamu, Manchester United, 1-0. Puncak klasemen yang untuk beberapa minggu diduduki oleh Manchester United berhasil direbut oleh tim biru langit dengan hanya selisih gol.
Setelah dibeli oleh Abu Dhabi United Group, kualitas permainan Manchester City memang melonjak tajam. Berbagai pembelian pemain berkelas, seperti Carloz Tevez dan Kun Aguero, membuat klub sepak bola yang bermarkas di Stadion City of Manchester ini perlahan mulai merangkak ke posisi atas klasemen. Sampai akhirnya, di musim pertandingan 2011/2012, Manchester City bahkan mampu kembali bersaing mengejar asa juara bersama Manchester United.
Kedatangan Roberto Manchini semakin mempertajam kualitas permainan The Citizen. Pelatih yang sebelumnya berkancah di Liga Italia ini sukses membawa Manchester City tidak hanya menembus posisi the big four, tapi juga memuncaki klasemen Liga Inggris selama berminggu-minggu di awal musim. Tim biru langit ini seperti "the unbeatable team" atau "tim yang tak terkalahkan" bagi klub sepak bola yang lain, termasuk Manchester United.
Sedangkan di sisi lain, bagi Manchester United, perebutan gelar musim ini bisa jadi merupakan salah satu musim terberat. Terdepaknya klub yang dijuluki "The Red Devils" ini dari 16 besar Liga Champions berdampak pada posisi mereka yang naik-turun dalam klasemen liga Inggris tahun ini.
Setelah sempat merebut posisi teratas klasemen Liga Inggris dari tangan rival sekotanya, Manchester City, selama beberapa minggu, The Red Devils harus rela melepaskannya kembali ke tangan City, justru di pertandingan-pertandingan akhir kompetisi. Setelah kalah melawan Wigan dan seri menghadapi Everton, klub asuhan Sir Alex Ferguson ini lengser ke peringkat kedua setelah kembali kalah melawan City. Meskipun poin United dan City sama, City lebih unggul dalam perolehan gol.
Kompetisi Liga Premier Inggris kini hanya menyisakan satu partai lagi. Di laga pamungkas pada 13 Mei nanti, Queens Park Rangers akan mencoba menjadi batu sandungan City, sedangkan Manchester United akan dijegal Sunderland. Kira-kira siapakah yang akan sukses bertengger manis di puncak klasemen liga Inggris musim ini?
Posisi Tiga Klasemen Liga Inggris Milik Siapa?
Mengalihkan pandangan sebentar dari panasnya perebutan posisi teratas klasemen, ada dua tim yang juga sedang harap-harap cemas. Arsenal yang kini di peringkat tiga dengan poin 67 (20 kali menang, 7 seri, dan 10 kali kalah), masih belum bisa memastikan diri untuk bisa lolos langsung ke Liga Champions tahun depan. Tottenham Hotspur yang hanya selisih satu poin dari Arsenal, menempel di posisi empat klasemen dengan 19 kali menang, 9 kali seri, dan 9 kali kalah.
Posisi tiga memang bukanlah juara pertama, tetapi tetap layak untuk diperebutkan. Ini karena tim yang menduduki posisi satu sampai tiga tidak perlu bersusah payah mengikuti fase "knock out" untuk bisa berlaga di Liga Champions.
Di pertandingan terakhir, Tottenham Hotspurs akan mencoba menyalip The Gunners dengan menjamu Fulham di White Hart Lane Stadium. Sedangkan, Meriam London sendiri akan mencoba mempertahankan posisinya dengan berharap meraih poin maksimal di The Hawthorns Stadium, markas West Brom.
Jika melihat lawan yang akan dihadapi, Arsenal dan Tottenham Hotspurs masih memiliki peluang untuk finis di posisi tiga. Keduanya akan melawan tim yang berada di papan tengah klasemen Liga Inggris.
Fulham yang kini mengoleksi 52 poin dan berada di peringkat 8, tidak akan dengan mudah menyerahkan tiga poin pada The Lily White. Begitu juga dengan West Brom yang meskipun hanya mampu mengoleksi 47 poin dari 36 laga, tidak bisa diremehkan begitu saja. Permainan mereka cukup apik dan beberapa kali membuat kejutan. Apalagi West Brom bermain di kandang sendiri yang pastinya tidak ingin menanggung malu di depan para pendukungnya.
Jadi, posisi tiga klasemen Liga Inggris milik siapa? Selisih satu poin antara Arsenal dan Tottenham Hotspurs cukup besar memberi harapan di kedua tim.
Partai Hidup-Mati Tim Papan Bawah Klasemen Liga Inggris
Bagi dua klub papan bawah, Wolves dan Blackburn Rovers, nasib mereka sudah dipastikan terdegradasi dari persaingan ketat Liga Premier Inggris. Lalu bagaimana dengan Queens Park Rangers (QPR) dan Bolton Wanderers yang masing-masing berada di peringkat 17 dan 18 klasemen?
Satu tempat masih tersisa bagi satu tim yang kurang mampu bersaing dalam kerasnya persaingan Liga Premier Inggris. Selisih poin hingga minggu ke-37 antara QPR dan Bolton Wanderers hanyalah dua poin di mana QPR unggul di atas Bolton. Ini menjadi pekerjaan yang cukup sulit bagi setiap tim yang pastinya tidak ingin menjadi tiga terbawah dalam klasemen dan menyusul Wolves serta Blackburn Rovers yang sudah terdegradasi terlebih dahulu.
Di minggu terakhir persaingan Liga Premier Inggris, dipastikan akan ada persaingan yang sangat sengit di papan bawah klasemen Liga Inggris ini. Baik QPR maupun Bolton Wanderers pasti akan berusaha keras untuk terhindar dari degradasi. Hanya saja QPR akan mendapat hadangan yang cukup hebat dibandingkan Bolton.
Berjuang hingga titik darah penghabisan mungkin adalah kata-kata yang tepat bagi QPR. Ketakutan akan terdegradasi justru malah dihadapkan pada lawan berat sekelas Manchester City yang jelas-jelas tinggal selangkah menuju tangga juara. Dengan hasrat Kun Aguero dan kawan-kawan yang begitu tinggi untuk menjuarai Liga Premier Inggris musim ini, niat mempertahankan posisi untuk tetap berada di zona aman akan terbilang sulit bagi QPR.
Berebut posisi dengan Bolton Wanderers, QPR sebenarnya masih bisa mempertahankan posisinya mengingat Bolton juga akan bertandang ke Britannia Stadium milik Stoke City yang sekarang menduduki posisi 14. Namun, tekanan lebih besar akan dialami QPR yang juga memposisikan diri sebagai tamu di Etihad Stadium pada 13 Mei 2012 mendatang. Maka pantas jika partai terakhir yang akan dijalani QPR maupun Bolton disebut sebagai partai hidup-mati.
Terlepas dari segala perebutan yang terjadi di klasemen Liga Inggris, pepatah kuno bahwa "bola itu bundar" masih berlaku. Dunia sepak bola bukanlah ilmu pasti. Hukum sepak bola juga bukanlah hukum rimba yang berlaku yang kuatlah yang berkuasa. Banyak kejutan yang selalu hadir di dunia sepak bola khususnya saat di lapangan. Jadi, meskipun laga terakhir di depan mata, belum saatnya menyebut satu nama sebagai pemenang hingga terdengar peluit terakhir ditiupkan.






