Aneka Koleksi Puisi Cinta
Jatuh Cinta dan Puisi
Puisi adalah kumpulan gaya bahasa penuh keindahan. Estetika yang dibangun melalui diksi-diksi puisi menyebabkan karya sastra ini banyak diminati orang untuk mengekspresikan aneka emosi jiwa. Ada banyak emosi yang bisa diekspresikan melalui puisi, orang bisa marah, sedih, bahagia, cemburu, berduka, curiga, kagum, tergila-gila dan seterusnya. Semua itu akan terwujudkan secara indah melalui gaya bahasa metafora yang disajikan sebuah puisi.
Oleh karena gaya bahasa puisi yang multi interpretasi atau multi tafsir dan kemampuannya mengisyaratkan aneka emosi jiwa, sastra jenis ini banyak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tengah jatuh cinta untuk menunjukkan emosi jiwanya. Tak selalunya berupa rasa bahagia yang dirasakan oleh orang yang sedang jatuh cinta, perasaan sedih, sakit hati, cemburu, kecewa dan sebagainya pun banyak diungkapkan melalui bahasa-bahasa puisi. Aneka Koleksi Puisi Cinta tak hanya membuat yang membacanya akan berbunga-bunga, namun juga bisa merasa tersindir, cemburu, marah dan sebagainya.
Orang-orang yang sedang dilanda jatuh cinta perasaan mereka akan peka dengan nilai-nilai keindahan. Hal itu jika cinta yang mereka rasakan sedang membuat perasaan berbunga-bunga. Namun adakalanya perasaan yang muncul justru sebaliknya. Dendam, benci, marah, kecewa kerap juga dirasakan oleh orang-orang yang sedang jatuh cinta. Biasanya perasaan begini pun akan dimunculkan melalui ekspresi bahasa puisi.
Sebagai contoh misalnya lirik lagu percintaan, lagu percintaan tak hanya berisi ungkapan bahagia bukan? Namun juga cukup sering dibarengi dengan aneka rasa negatif yang muncul juga dari efek jatuh cinta. Lirik lagu sedikit banyak merupakan bagian dari nilai-nilai keindahan sebuah puisi. Oleh sebab itu orang yang sedang dilanda jatuh cinta, jika ia seorang yang memiliki kecerdasan otak kanan, ia akan senang mengumpulkan aneka macam koleksi puisi cinta.
Contoh-contoh Puisi Cinta
Berikut ini beberapa buah contoh koleksi puisi cinta yang mengekspresikan aneka ungkapan perasaan rindu, kecewa, sedih dan sebagainya, yang dibangun dari perasaan logis seseorang saat merasakan cinta. Cinta tak hanya ketawa tapi juga berbuah air mata. Itulah hakikat cinta kepada sesama makhluk Tuhan, sebab kita sama sekali tak punya daya kekuatan untuk mengekalkan perasaan-perasaan yang muncul di benak kita.
Setangkai Hujan
Hujan menari-nari di benakku
Menghembus sebuah kepedihan
Ada sakit yang tertinggal di tetesnya
Menenggelamkan kenangan
Aku cemburu
Pada awan yang berayun di langit
Yang meniupkan angin untuk hujan
Rerumputan Rindu
Senyum mu yang telah mengundangku
Di atas rerumputan rindu
Di bawah langit yang tetap kelabu
Pernah kau dendang kelu
Sebuah sajak berirama lugu
Tentang janji semu
Aku masih tak mengerti
Dengan cerita yang kau karang
Sudahlah,
Buang saja sajak cintamu
Aku akan menunggumu di sebuah petang
Perjamuan Cinta
Di sebuah senja saat kau hadirkan perjamuan cinta
Sebilah rindu yang kukemas di menu kata
Ada hasrat menggugu di tabir waktu
tak jua aku ingat tentang sekuntum janji
kau pun lupa,
Aku barang kali terlupa menafsir janji semu
pada dinding sunyi enggan kau singgahi
tak sesekali kita bersua menautkan kata
Hingga aku dihantar pada kematian kelu
Aku hanya,
wujud cinta rumitmu
Kekasih Jelmaan
Digelut mimpi di ambang pejam
Kekasihku larut di kelam
Di dekap dengkur malam
Di petang kemarin ia titip pucuk pesan
Setumpuk sajak lelap di pelukan
Tak jua menenangkan
Perih rintih menunggu kasih
Kekasih jelmaan taman selasih
Kuputuskan berlayar lena
Meski kekasih entah kemana
Mungkin malam nanti ia jengukku
Menjagakanku, membasuh sela-sela nadiku
Ketika Cinta
Ketika cinta akhirnya mengajakmu pada kekasih
Lalu kudapati janur itu mensketsa garis mimpimu
Berdoalah agar kekasihmu penghancur dosamu
Dalam lafal-lafal hening hari bahagia
Syahdan,
Temanilah kekasihmu merangkai detik-detik sunyi
Di rumah Sang Kekasih
Yang tak pernah kosong dari debu-debu tajam






