logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hobi    Koleksi    Komik

Komik Naruto Bergambar: Memilih Bacaan Anak


Ilustrasi komik naruto bergambar 

Bacaan anak dewasa ini semakin beragam. Mulai yang berwarna, bergambar, hingga yang sedikit serius. Seiring dengan semakin tingginya kesadaran orangtua untuk memberikan konsumsi bacaan yang bermanfaat bagi anak-anaknya.  Dan anak-anak pun biasanya punya selera sendiri terhadap jenis bacaan yang mereka senangi. Meskipun kadang, selera bacaan mereka tersebut sangat dipengaruhi oleh tontonan dan tren. Contohnya tren bacaan komik naruto bergambar.

Karakter Terbentuk Karena Bacaan

Menurut penelitian ahli psikologi, bacaan yang dikonsumsi oleh anak-anak saat ini akan berpengaruh besar terhadap karakternya ke depan. Karenanya, orangtua diharapkan mampu mengarahkan dan memilihkan bacaan bergizi bagi mereka. Untuk itu, mengenal bacaan anak yang beredar di pasaran juga perlu dilakukan. Bawa anak ke toko buku. Tidak hanya satu buah toko buku. Ajaklah anak ke beberapa toko buku. Perlihatkan berbagai bacaan yang tepat bagi anak-anak dengan kategori usia tertentu.

Kalau anak meminta buku yang belum cocok dengan usianya, ajaklah berdiskusi dan berikan penjelasannya. Kalaupun ia telah begitu tak sabar membaca buku yang sekiranya tak sesuai dengan usianya itu, berilah ia kesempatan membaca buku tersebut tetapi tetap dengan bimbingan orangtua. Pastikan bahwa buku yang bersangkutan tidak memuat isi yang mengandung seks, SARA, dan tidak melanggar akidah.

Adalah sangat riskan kalau anak membaca buku yang mengandung ketiga hal yang sangat mudah merasuki pikiran tersebut. Kalau anak belum mampu memfilter bacaannya, perubahan kepribadian anak akan terlihat sangat berbeda. Tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya menjadi terlalu cepat dewasa. Percepatann itu akan memberikan pengaruh yang cukup besar ke perkembangan jiwanya. Kalau anak tidak kuat, rasa frustasi dan depresi akan menghinggapinya. Bila ini terjadi, pengobatan dan terapi yang dibutuhkan tidak hanya menghabiskan uang, energi, dan waktu, tetapi juga penderitaan anak akan semakin menjadi.

Perubahan mood dan panik yang sering menyerang anak adalah salah satu pertanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan anak. Kalau anak sering mengeluh tentang rasa yang ia rasakan, dengarkanlah dan jangan dianggap remeh. Bila perlu ajaklah anak ke seorang psikolog agar apa yang sedang ia rasakan itu bisa didiagnosa dengan baik oleh sang ahlinya. Kalau keluhan atau curhat sang anak dianggap remeh, ditakutkan anak bisa bertindak yang lebih dari perkiraan orangtua. Semua akan rugi.

Melihat betapa bacaan itu sangat berpengaruh terhadap pikiran, berhati-hati dalam memilih bacaan adalah sesuatu yang dianggap sebagai langkah tepat. Buku anak-anak kadang tidak mengandung kisah tentang anak-anak. Tidak mudah membuat cerita untuk anak-anak itu. Tidak jarang terkadang buku untuk anak malah berisi hak-hal yang lebih pantas diberikan kepada remaja atau orang yang lebih dewasa. Apalagi kalau kisah yang menyangkut lawan jenis. Hal ini tentunya bukan sesuatu yang seharusnya telah dilahap oleh anak-anak.

Bil aperlu, anak-anak diberitahu kalau tidak ada hubungan apapun kecuali persahabatan antara laki-laki dan wanita sebelum menikah. Kisah tentang pacaran diusia yang sangat mudah seharusnya tidak pernah ada dalam kisah untuk anak-anak. Mereka seharusnya mendapatkan kisah-kisah yang membangun. Kisah Naruto yang dengan semangat mempelajari ilmu bela diri demi melindungi diri dan orang lain yang keselamatannya terganggu. Kisah perjalanan hidup Naruto dengan berbagai temannya yang mempunyai beragam karakter itu, dipandang cukup menarik, lucu, dan masih bisa diambil hikmahnya.
Komik

Komik merupakan jenis bacaan yang kaya akan visualisasi. Hal ini yang menjadi daya tarik anak-anak lebih menyukai komik dari pada jenis buku lainnya. Apalagi komik yang diadaptasi dari film-film yang digemari oleh anak. Membaca komik bagi mereka merupakan cara baru untuk menikmati film kegemaran mereka. Seperti komik Naruto bergambar, bacaan ini digandrungi oleh anak-anak karena mereka sudah sangat akrab dengan tokohnya. Selain itu, kisah yang dihadirkan seolah semakin menambah rasa penasaran. Itulah sebabnya, anak-anak rela mengeluarkan uang yang cukup banyak demi menambah koleksi komik Narutonya.

Bagi yang tidak mempunyai dan untuk membeli komik Naruto baru, tempat penyewaan buku bacaan atau perpustakaan yang menyediakan komik Naruto akan diserbu terutama kalau hari libur. Para pembaca Naruto ini malah bisa mengenal beberapa kata dalam bahasa Jepang. Selain mendapatkan pengetahuan, anak-anak juga mendapatkan ilmu pengetahuan. Bacaan inilah yang bisa dianggap sebagai bacaan yang menarik sekaligus meningkatkan mutu anak didik. Bagaimana seorang Naruto begaul dengan para sahabatnya dan bagaimana ia berusaha untuk tidak terlalu cengeng menghadapi masalahnya.

Sekalipun membaca komik baik untuk menumbuhkan kegemaran membaca anak, namun orangtua tetap harus menyeleksi komik yang mereka konsumsi. Menilai muatan moral, visualisasi dan kelayakan komik bagi anak. Jika dirasa aman, tidak ada salahnya mendukung kegemaran anak membaca komik. Komik dengan ganmbar-gambar yang lucu dan ajaib juga penuh dengan warna khas anak kecil. Kalau mereka ingin belajar menggambar, mereka bisa meniru gambar Naruto. Belum bisa langsung menggambar dengan meniru, dijiblak dahulu juga akan memberikan efek yang hampir sama dengan meniru.

Gambar komik yang disusun sedemikian rupa juga akan bisa membantu koordinasi otak terutama bagi anak-anak yang mempunyai kesulitan konsentrasi dalam waktu yang agak lama. Membaca komik bisa menjadi satu terapi agar anak-anak bisa meningkatkan daya konsentrasi yang nantinya akan sangat dibutuhkan anak ketika mereka telah sedikit lebih besar. Semakin tinggi tingkat pendidikan, semakin dibutuhkan konsentrasi yang penuh.

Nilai moral

Nilai moral yang terkandung dalam bacaan adalah poin pertama yang harus dipertimbangkan oleh orangtua. Jadi sebelum bacaan menjadi konsumsi anak, orangtua terlebih dahulu harus ikut mencicipi bacaan tersebut. Menilai dan menimbang bagaimana kualitas bacaan tersebut? Layak tidak dibaca oleh anak? Adakah nilai moral yang bisa menumbuhkan karakter positif bagi anak? Jangan langusng percaya bahwa bacaan tertentu cocok untuk anak sebelum membuktikannya sendiri.

Shinchan, misalnya. Setelah ditelaah, bacaan ini bukan untuk anak-anak. Malahan kalau di Jepang sendiri, Sinchan ini ditujukan bagi orang dewasa. Gambar bisa saja menipu. Isi bacaannya yang terpenting untuk diketahui. Perhatikan juga bahwa tidak ada gambar yang menjurus ke arah pornografi. Walaupun hanya sekedar gambar, tetap saja gambar itu akan mempengaruhi pikiran anak. Sedikit demi sedikit pikiran anak yang telah terkotori itu akan rusak kalau terus dibiarkan mengkonsumsi bacaan yang belum pantas ia baca.

Gaya bahasa

Gaya bahasa buku bacaan anak perlu juga menjadi pertimbangan. Kenapa? Karena tidak jarang ditemukan bahasa-bahasa kekerasan, fulgar dan tidak mendidik pada bacaan anak khususnya komik. Apalagi komik naruto bergambar yang notabene merupakan adaptasi dari film animasi luar negeri. Oleh karenanya, seleksi ketat perlu dilakukan sebelum memberi izin pada anak untuk membeli komik jenis tersebut.

Budaya Jepang memang terkenal bagus. Tetapi satu hal yang harus diingta bahwa budaya itu berkembang dan bisa juga berubah. Tidak ada yang tetap seperti dahulu. Meneliti dan tetap waspada demi masa depan anak adalah satu hal yang harus tetap orangtua lakukan. Mereka tidak bisa berpasrah dan tidak menyentuh sama sekali apa yang akan dan apa yang telah dibaca oleh anak-anaknya. Luangkan waktu sejenak melihat beberapa lembar dan mencoba mengerti alur cerita yang membuat anak begitu tertarik.

Bila perlu ajaklah anak mendiskusikan kisah yang telah ia baca. Sesekali adakan permainan drama yang berkaitan dengan isi bacaan. Anak akan senang karena mereka bisa bermain dengan orangtuanya. Adalah sesuatu yang sangat menyenangkan kalau keakraban orangtua anak bisa terus berlangsung. Kehangatan keluarga itu akan membuat anak tumbuh normal menjadi anak yang penuh kasih dan pengertian kepada orang lain.

Visualisasi

Untuk bacaan sejenis komik, cerita bergambar biasanya sangat disenangi oleh anak-anak. Jenis bacaan ini sebenarnya sangat bagus untuk merangsang kecerdasan visual anak, melatih daya imajinasi dan kemampuan untuk memvisualisasikan isi cerita dalam imajinasinya.

Kendatipun demikian, tampilan visualisasi dalam bacaan anak tidak selamanya baik bagi perkembangan anak. Visualisasi kekerasan dan tidakan amoral secara vulgar sebaiknya diproteksi. Karena bagaimanapun anak-anak menyerap semua informasi yang diterimanya tanpa proteksi. Mereka belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik. Di sinilah peran orang tua dalam mendampingi anak memilih bacaan berkualitas namun tetap tidak mengesampingkan selera anak.

 

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Komik Slam Dunk Bahasa Indonesia
  • Komik-komik Cerita Rakyat Nusantara
  • Lagu Naruto Digemari Layaknya Lagu Indonesia
  • Kelebihan dan Kekurangan Membeli Majalah Komik
  • Hanya Bicara Komik dan Pembuatannya
  • Inuyasa - Siluman Anjing yang Lucu
  • Komik-komik Berwarna bagi Si Kecil
  • Komik Misteri yang Menegangkan
  • Koleksi Cinta dalam Komik, Mengenal Lebih Jauh Tentang Komik!
  • Komik Singkat Populer
  • Komik Hunter X Hunter Bahasa Indonesia
  • Detective Conan, Sherlock Holmes dari Jepang
  • Pengertian Komik dan Tips Memilih Komik
  • Komik Bahasa Indonesia - Bacaan Seru yang Banyak Diminati
  • Eksistensi Manga Bahasa Indonesia dalam Kebudayaan Indonesia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA