Perkembangan Komputer Online
Perkembangan internet yang semakin mudah ditemukan di berbagai daerah, menjadikan keberadaan komputer online semakin banyak dijumpai. Bukan hanya di wilayah perkotaan, namun juga sudah merambah ke wilayah pedesaan.
Banyaknya komputer online ini disebabkan perkembangan sistem internet yang semakin mudah dipasangkan pada perangkat komputer. Pada awal kemunculannya, internet hanya bisa terhubung dengan jaringan telepon kabel. Akibatnya, perkembangan internet menjadi sangat terbatas karena di Indonesia tidak semua tempat terhubung dengan jaringan telepon.
Di awal tahun 2000an, keberadaan komputer online ini hanya bisa dijumpai di tempat tertentu saja. Seperti di perkantoran besar atau juga di tempat persewaan internet atau warung internet. Selain karena masalah jaringan penghubung internet yang masih sangat terbatas, juga karena nilai investasi untuk menjadikan sebuah komputer online pada waktu itu masih sangat tinggi.
Kondisi ini terjadi hingga pertengahan tahun 2000. Perubahan pada sistem koneksi internet ini mulai berubah, manakala mulai ditemukan sistem teknologi penangkap sinyal yang dilekatkan pada komputer khususnya komputer jinjing atau laptop. Teknologi yang dikenal dengan nama wi-fi atau wireless fidelity ini, memungkinkan sebuah komputer menangkap sinyal internet yang dipancarkan melalui teknologi yang disebut hot spot.
Fasilitas hot spot ini menjadikan sebuah komputer bisa terhubung dengan jaringan intenet meski tidak terkoneksi secara permanen. Hubungan internet ini didapat ketika komputer mendapatkan sinyal internet yang dipancarkan melalui perangkat wireless. Teknologi hot spot ini, sebenarnya tidak berbeda jauh dengan sistem jaringan internet yang lama yang tetap harus terhubung dengan jaringan telepon.
Hanya saja, sinyal internet yang terhubung tidak langsung dihubungkan pada perangkat komputer. Melainkan dihubungkan pada alat pemancar yang akan mengubah data dari kabel internet menjadi sinyal yang akan ditangkap oleh perangkat penangkap sinyal atau wi-fi tersebut.
Biasanya, fasilitas hot spot ini banyak disediakan di tempat yang banyak dikunjungi orang. Seperti pasar swalayan, lembaga pendidikan atau juga di kafe-kafe. Fasilitas ini diberikan sebagai bentuk pelayanan agar masyarakat tertarik untuk mengunjungi tempat tersebut. Dan pada saat ini, keberadaan hot spot ini semakin mudah dijumpai di tempat publik seperti perkantoran, atau tempat rekreasi.
Dan sejak tahun 2008an, perkembangan teknologi internet pun semakin memanjakan konsumen. Hal ini disebabkan, masyarakat mulai memiliki kebebasan untuk menjadikan komputer mereka terhubung secara online dari mana saja mereka berada.
Kondisi ini tercipta berkat adanya penemuan baru yang menciptakan sistem internet terhubung dengan komputer tanpa memerlukan jaringan kabel. Sistem yang merupakan perluasan dari jaringan telepon seluler ini, menciptakan teknologi baru internet berbasis internet tanpa kabel.
Caranya adalah dengan menghubungkan nomor telepon seluler dengan perangkat modem baru yang khusus dibuat untuk sistem telepon tanpa kabel tersebut. Sistem yang digunakan ada yang menggunakan jaringan GSM ada pula yang berbasis CDMA. Dan sebagai upaya untuk menarik minat konsumen, ada beberapa operator yang ingin memudahkan konsumen dengan menciptakan telepon seluler yang sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai modem.
Sehingga, pada nantinya konsumen tidak perlu lagi membeli perangkat modem secara khusus untuk bisa terhubung pada jaringan internet. Namun, cukup dengan cara menyambungkan perangkat komputer dan telepon seluler, maka kita bisa memiliki sebuah komputer online secara pribadi.
Sejarah Internet
Dimungkinkannya sebuah internet yang terhubung dengan perangkat internet ini sendiri bukan tanpa sebab. Hal ini bisa diketahui jika kita mau mempelajari sedikit mengenai sejarah kemunculan internet di dunia. Dimana pada saat ini, internet dianggap sebagai salah satu penemuan abad modern yang dipercaya paling cepat mengubah perilaku manusia serta menciptakan perubahan besar dalam berbagai sektor kehidupan.
Internet sendiri dimaknai sebagai suatu sistem yang mampu menciptakan hubungan antara setiap komputer di dunia melalui sebuah jaringan. Pada jaringan itu, disediakan beragam informasi yang bisa dinikmati oleh semua pemakai komputer yang terhubung dalam jaringan internet tersebut. Dengan demikian, setiap pengguna komputer online di seluruh dunia, mampu untuk saling berbagi informasi yang mereka miliki dan butuhkan.
Departemen Pertahanan Amerika Serikat merupakan pihak yang memiliki peran besar dalam proses penemuan internet tersebut. Hal ini terjadi ketika pada tahun 1969, departemen ini memiliki rencana besar untuk bisa menghubungkan semua komputer yang mereka miliki pada waktu itu. Dari gagasan ini, kemudian lahirlah ARPANET, yang dipercaya sebagai cikal bakal sistem internet yang berkembang sekarnag ini.
Pada awal kemunculannya, ARPANET difungsikan untuk menciptakan hubungan pada 10 komputer yang ada di Departemen Pertahanan Amerika Serikat tersebut. selanjutnya, pencipta sistem ARPANET yaitu Roy Tomlinson, menciptakan penyempurnaan ARPANET. Langkah yang dilakukan Tomlinson adalah dengan menyempurnakan sistem surat elektronik yang pada mulanya dibuat untuk ARPANET tersebut. Dari proses penyempurnaan inilah, kemudian dikenal penulisan alamat surat elektronik dilambangkan dengan simbol @, sebagai simbol untuk menunjukkan alamat surat elektronik seseorang.
Tahun 1973 menjadi awal pengenalan teknologi ARPANET di luar Amerika serikat. Jaringan ini pertama kali digunakan di London, pada sepuluh komputer milik College Uiversity. Di tempat tersebut, ARPANET mendapatkan sambutan hangat dan mampu menarik minat beberapa peneliti.
Dua orang yang tertarik diantaranya adalah Vinton Cerf serta Bob Kahn. Keduanya mempercayai bahwa apabila ARPANET mampu dikembangkan secara lebih luas, akan membawa dampak yang luar biasa bagi perkembangan dunia. Sejak saat itulah kemudian ARPANET menjadi awal terciptanya jaringan internet dunia yang memang mampu menciptakan perubahan secara drastis pada manusia.
Internet Protocol
Memasuki dekade tahun 80an, perkembangan komputer yang saling terhubung semakin pesat. Hal ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang menginginkan perkembangan di bidang informasi teknologi yang semakin banyak. Itulah mengapa, sistem jejaring komputer yang berbasis pada teknologi yang diciptakan ARPANET dianggap mulai perlu disempurnakan.
Sehingga, konsep komputer yang saling terhubung pada nantinya tidak hanya untuk komputer yang bersifat lokal saja. Namun bisa menjangkau seluruh komputer yang ada di berbagai kawasan di dunia. Jika cita-cita ini mampu terwujud, niscaya manusia di berbagai dunia akan lebih mudah berkomunikasi serta berbagi informasi.
Untuk bisa mewujudkan cita-cita ini, akhirnya ditemukanlah sebuah konsep yang memungkinkan seluruh jaringan bisa saling terhubung. Caranya dengan menciptakan sebuah identitas yang akan dipakai oleh seluruh jaringan komputer. Nama identitas tersebut adalah Transmission Control Protocol atay TCP dan juga Internet Protocol atau IP yang kemudian dikenal dengan nama IP Address. Keduanya merupakan identitas resmi yang dipakai sebagai pengenal untuk pengguna jaringan internet.
Sistem ini kemudian disempurnakan dengan diciptakannya Domain Name System atau dikenal juga dengan nama DNS> DNS ini merupakan identitas yang dibuat seragam bagi seluruh alamat dalam komputer yang saling terkoneksi melalui internet. Sistem ini sendiri mulai diperkenalkan sejak tahun 1984.
Dengan sistem yang sudah disempurnakan ini, pada akhirnya seluruh komputer di dunia yang terhubung dengan saluran intenet bisa saling terhubung. Dan dengan internet ini, maka manusia di seluruh dunia bisa saling berhubungan dengan cepat tanpa perlu mempermasalahkan perbedaan ruang dan waktu.






