Ingin Selalu Bugar? Pahami Konsep Gizi Seimbang

Tahukah Anda, ternyata sangat mudah untuk selalu bugar. Selain olah raga dan tidur yang cukup, pola makan dengan konsep gizi seimbang pun perlu Anda pahami. Oleh karena itu, makan asal kenyang saja tak cukup. Bisa saja makanan tersebut sejatinya tak layak untuk dikonsumsi. Akibatnya, berbagai penyakit pun akhirnya diderita.
Bijak Mengonsumsi Makanan
Makanan dapat membuat manusia sehat dan bisa juga membuatnya sakit. Jika disantap dalam porsi yang tidak seimbang (tidak sesuai kebutuhan tubuh), akan berdampak terhadap munculnya berbagai penyakit. Para pakar kesehatan melihat bahwa timbulnya berbagai penyakit degeneratif (penyakit karena usia tua), salah satu faktornya karena pola hidup tidak sehat dan porsi makan (gizi) tidak seimbang.
Beberapa ahli gizi di Tanah Air menyebutkan bahwa pada tahap awal, penderita umumnya tidak menyadari kalau dirinya menderita suatu penyakit. Kondisi ini terus berlarut-larut hingga penyakit tersebut menjadi parah dan sulit disembuhkan. Contohnya adalah stroke. Penyakit degeneratif ini mulai bergeser. Tidak hanya menyerang orang lanjut usia, tetapi mengintai orang muda.
Gizi Seimbang
Pola makan gizi salah dan tidak seimbang adalah pola makan dengan mengonsumsi zat gizi secara berlebihan atau sebaliknya. Sedikit mengonsumsi unsur dan zat gizi yang potensial menyehatkan dan mencegah penyakit. Pola makan salah atau tidak seimbang inilah yang membuat kesehatan manusia terganggu.
Ciri-ciri pola makan gizi yang salah, antara lain tingginya kadar lemak, garam, dan gula, serta kurangnya kandungan serat, vitamin dan mineral, dalam makanan yang dikonsumsi. Ciri awal penyakitnya adalah kegemukan. Menurut berbagai penelitian pakar kesehatan, orang gemuk (obese) umumnya lebih rentan menderita penyakit diabetes, aterosklerosis, hipertensi, serangan jantung, osteoporosis, gigi dan mulut, serta kanker. Jadi, gemuk tidak selalu identik dengan kemakmuran.
Oleh sebab itu, agar terhindar dari penyakit degeneratif, Anda harus melakukan gaya hidup sehat dan mengonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Hindari gaya hidup kurang gerak, sering stres, merokok, meminum minuman beralkohol, dan menyantap makanan siap saji. Untuk asupan gizi, Anda sebaiknya mengonsumsi makanan dengan porsi seimbang.
Kelompok Makanan Sehat
Pola makan gizi seimbang harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Kelompok makanan karbohidrat, seperti nasi, roti, sereal, mi, atau bihun, yang merupakan sumber energi utama, sebaiknya dikonsumsi dengan porsi antara 60-70 persen. Kelompok serat (sayur dan buah) yang merupakan sumber vitamin dan mineral, boleh dikonsumsi lebih sedikit dari kelompok karbohidrat. Namun, penting untuk diingat, porsi sayur harus lebih banyak dari buah-buahan.
Kelompok makanan selanjutnya yang harus dikonsumsi lebih sedikit lagi adalah bahan makanan sumber protein hewani dan nabati, misalnya susu, daging, dan ikan. Kelompok makanan yang harus dikonsumsi paling sedikit adalah kelompok lemak, minyak, dan yang manis-manis. Kelompok jenis ini, antara lain minyak goreng, lemak daging sapi atau ayam, saus salad, minuman bersoda, permen, dan cokelat. Kelompok ini menghasilkan banyak kalori, namun sedikit kandungan gizinya. Hindari sebisa mungkin. Jangan dijadikan sebagai gaya hidup sehari-hari.






