Konstitusi Amerika Serikat
Ilustrasi konstitusi amerika serikat
Konstitusi Amerika Serikat merupakan dasar bagi institusi pemerintah Amerika Serikat. Konstitusi Amerika Serikat merupakan piagam pemerintahan tertua di dunia yang digunakan terus. Piagam ini ditulis pada 1787 selama Konvensi Konstitusi yang telah diselenggarakan di tengah-tengah krisis politik yang kemudian diikuti oleh Revolusi Amerika.
Pada saat ketegangan hubungan antara negara-negara bagian dan pemerintah pusat maka Kongres Kontinental bertindak. Konstitusi Amerika Serikat merupakan upaya untuk meredakan ketegangan dan menciptakan sebuah entitas politik tunggal dari 13 pembentukan koloni merdeka (koloni ideal yang dinyatakan dalam moto Amerika Serikat, E Pluribus Unum (Dari Banyak, Satu).
Pada 1788, setelah sembilan negara bagian meratifikasinya, konstitusi Amerika Serikat menjadi hukum negara dengan 27 amandemen atau penambahan. Sebelum ratifikasi konstitusi, negara-negara bagian tersebut diatur dalam Piagam Konfederasi yang sejajar dengan konstitusi Amerika Serikat.
Berdasarkan piagam ini, pemerintah pusat kedudukannya lebih lemah dibandingkan dengan pemerintah negara bagian. Dalam mukadimah atau pengantar konstitusi Amerika Serikat, mereka menyatakan prinsip dan tujuan bahwa para Pendiri mengakui Amerika Serikat sebagai pemerintahan dari rakyat, bukan dari negara.
Mereka melihat tujuannya sebagai pembentuk "Penyatuan lebih sempurna," bersama dengan mempromosikan "Kesejahteraan umum," akan aman "dalam pemberkatan kebebasan untuk kita dan keturunan kita."
Konstitusi Amerika Serikat - Artikel I, II, dan III
Untuk menerapkan ide-ide abstrak tersebut, Para pendiri membentuk tiga cabang pemerintahan, yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Fungsi-fungsi dari ketiga piagam ini dijelaskan dalam tiga artikel pertama Konstitusi Amerika Serikat.
a. Konstitusi Amerika Serikat - Artikel I
Ini merupakan artikel Konstitusi Amerika Serikat terpanjang. Artikel ini menetapkan legislatif nasional yang disebut Kongres. Para pendiri membagi Kongres ke dalam Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat karena mereka takut untuk menempatkan wewenang terlalu banyak dalam setiap satu lembaga.
Di antara kekuatan lainnya, Kongres mengumpulkan pajak, memberikan pertahanan umum (artinya bahwa pemerintahan federal bukan hanya sebuah negara tetapi juga menyediakan sumber daya untuk perlindungan dan keamanan Amerika Serikat), mengatur perdagangan, meningkatkan tentara, dan menyatakan perang.
Selain itu, Artikel I berisi "klausa perlu dan layak," yang memberikan kewenangan pada Kongres untuk meluluskan setiap hukum yang menurutnya diperlukan untuk melaksanakan tugas konstitusionalnya.
Ketentuan ini sangat penting karena memungkinkan Kongres untuk bereaksi terhadap situasi yang mungkin tidak tercantum ketika konstitusi ditulis.
b. Konstitusi Amerika Serikat - Artikel II
Artikel ini menetapkan bagian eksekutif yang dipimpin oleh seorang presiden dan wakil presiden. Konstitusi Amerika Serikat ini menjelaskan lebih lanjut berbagai kekuasaan, cara pemilihan, dan kualifikasi untuk mendudukinya.
Kesamaan khususnya adalah peran konstitusional presiden sebagai komandan pasukan bersenjata nasional yang menjamin kontrol atas warga sipil dan militer. Karena presiden adalah kepala angkatan bersenjata dan Kongres hanya dapat menyatakan perang, otoritas militer disebarkan dan kekuatannya untuk membuat keputusan dapat terkendali.
Konstitusi Amerika Serikat juga memberikan kewenangan kepada presiden untuk membuat perjanjian dengan negara lain. Namun, untuk membatasi penyalahgunaan kekuasaan ini, Konstitusi membutuhkan perjanjian yang akan diratifikasi oleh dua pertiga anggota senat.
c. Konstitusi Amerika Serikat - Artikel III
Artikel ini mengarahkan bahwa kekuasaan kehakiman federal ditempatkan di Mahkamah Agung dan di pengadilan-pengadilan lainnya seperti yang diarahkan oleh Kongres. Artikel singkat ini juga mendaftar berbagai jenis kasus yang jatuh secara khusus di bawah yuridikasi pengadilan federal.
Konstitusi Amerika Serikat - Artikel IV, V, VI, dan VII
Seiring dengan pembukaannya, tiga artikel pertama merupakan bagian yang paling umum dari Konstitusi Amerika Serikat. Namun demikian, terdapat empat artikel tambahan.
a. Konstitusi Amerika Serikat - Artikel IV
Berisi pengaturan kerjasama antarnegara bagian dan pemerintah federal menganai buronan dan penjahat, dan mengharuskan negara menghormati satu warga dengan warga lainnya.
Hal ini juga ditetapkan sebagai proses bagi wilayah negara bagian. Akhirnya, Artikel IV, menjamin bentuk republik atau representatif merupakan bentuk pemerintahan semua negara bagian.
b. Konstitusi Amerika Serikat - Artikel V
Artikel ini menetapkan prosedur untuk amandemen Konstitusi Amerika Serikat. Para Pendiri mengembangkan metode untuk mengubah Konstitusi Amerika Serikat sehingga bisa disesuikan dengan perubahan zaman.
Untuk menjaga keseimbangan antara kekuasaan pemerintahan federal dan pemerintah negara, proses amandemen memerlukan persetujuan oleh mayoritas badan legislatif di tingkat negara bagian dan federal. Hanya mayoritas dua pertiga dari kedua majelis Kongres yang dapat mengusulkan revisi konstitusi.
Badan legislatif dari tiga perempat negara bagian kemudian harus meratifikasi amandemen tersebut agar berlaku. Konstitusi juga memberikan metode amandemen lain meskipun belum pernah digunakan.
Badan legislatif dari dua pertiga negara bagian bisa memanggil konvensi konstitusional untuk mengusulkan amandemen Konstitusi. Setiap proposal yang disetujui maka harus diratifikasi oleh tiga perempat negara bagian.
c. Konstitusi Amerika Serikat - Artikel VI
Artikel ini disebut juga artikel catchall, merupakan bagian yang paling penting menetapkan konstitusi dan hukum Amerika Serikat sebagai "Hukum Negara Tertinggi."
d. Konstitusi Amerika Serikat - Artikel VII
Artikel ini menetapkan prosedur Konstitusi yang digunakan pada 1788 dan 1789 untuk persetujuan dan adopsi dokumen oleh negara berikutnya.
Amandemen Konstitusi Amerika Serikat
Konstitusi Amerika Serikat - Amandemen I
Amandemen konstitusi Amerika Serikat ini menyatakan bahwa kongres tidak akan merancang undang-undang tentang pembentukan agama, atau melarang menjelankan sebuah agama secara bebas. Amandemen konstitusi Amerika Serikat ini juga tidak akan merancang undang-undang yang menghambat kebebasan berbicara, kebebasan pers, hak rakyat untuk berkumpul dengan cara damai, dan dalam hal menyampaikan petisi terhadap pemerintah untuk ganti rugi dari keluhan-keluhan mereka.
Konstitusi Amerika Serikat - Amandemen II
Amandemen II konstitusi Amerika Serikat ini berisi:
- Sebuah pasukan milisi yang teratur sengan baik dalam rangka keamanan suatu negara bagian yang bebas.
- Hak rakyat untuk memiliki atau menyimpan dan membawa senjata (tidak boleh dilanggar).
Konstitusi Amerika Serikat - Amandemen III
Amandemen konstitusi Amerika Serikat ini menyatakan bahwa di masa damai atau keadaan damai tidak ada prajurit, prajurit diperbolehkan bertempat di rumah siapa pun tanpa persetujuan pemilkinya. Sama juga ketika tidak terjadi perang atau tidak dalam masa perang kecuali yang akan diatur dalam undang-undang.
Konstitusi Amerika Serikat - Amandemen IV
Amandemen II konstitusi Amerika Serikat ini berisi aturan tentang hak rakyat untuk memperoleh keamanan atas diri, rumah, surat-surat, dan surat-surat berharga, terhadap penggeledahan serta penehanan yang masuk akal.
Konstitusi Amerika Serikat - Amandemen V
Amandemen konstitusi Amerika Serikat ini berisi aturan tentang tidak bolehnya seseorang ditahan untuk pertanggungjawaban terhadap kejahatan tertentu atau kejahatan berat lainnya yang diancam dengan hukuman mati kacuali adanya tuntutan atau pengajuan dari Juri Agung. Namun, amandemen konstitusi Amerika Serikat ini memiliki pengecualian bagi perkara-perkara yang terjadi dalam angkatan darat, laut, dan kalangan Milisi pada saat dinas, saat perang, dan bahaya umum.
Amandemen konstitusi Amerika Serikat ini juga menyatakan bahwa tidak ada orang akan dijatuhi ancaman jiwa atau anggota badan dua kali terhadap tindak pidana yang sama, tidak akan dipaksa menjadi saksi melawan dirinya sendiri dalam suatu perkara kejahatan tertentu, dan juga tidak akan dihilangkan jiwanya, kebebasannya, atau miliknya, tanpa melalui proses hukum yang seharusnya. Selain itu, juga barang milik pribadi tidak akan diambil dan digunakan untuk keperluan umum, tanpa penggantian yang bersifat adil.
Konstitusi Amerika Serikat - Amandemen VI
Amandemen konstitusi Amerika Serikat ini berisi aturan tentang seluruh tuntutan yang berhubungan dengan kejahatan yang dituduhkan kepada tertuduh, si tertuduh akan mempunyai hak untuk menjalani proses peradilan yang cepat dan terbuka serta memperoleh bantuan pengacara.
Itulah beberapa amandemen konstitusi Amerika Serikat.

