logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Nutrisi    Kalsium

Konsultasi Gizi Ibu Hamil dan Menyusui


Ilustrasi konsultasi gizi

Hamil dan menyusui adalah masa-masa bahagia sekaligus penting bagi para Ibu. Hamil juga menjadi momen spesial yang membahagiakan bukan hanya bagi Ibu, namun bagi keluarga. Hamil membutuhkan perhatian khusus baik dalam hal pembatasan melakukan aktivitas, bepergian, hingga apa-apa yang dimasukkan ke dalam tubuh Ibu melalui beragam makanan ataupun minuman.

Semua sari makanan yang masuk dalam tubuh Ibu secara langsung juga akan masuk tubuh si kecil hingga akan berpengaruh dalam tumbuh kembang janin. Hal ini juga berlaku saat momen menyusui. Air Susu Ibu (ASI) menjadi sumber energi dan gizi utama bagi bayi. Tak heran, jika Ibu harus ekstra perhatian terhadap asupan makanan yang dikonsumsinya.

Gizi merupakan hal pokok yang harus dipenuhi oleh Ibu. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi saat hamil dan menyusui, juga untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Dapat dipastikan bahwa gizi yang tercukupi akan membantu pertumbuhan bayi. Sedangkan kekurangan gizi pada Ibu juga akan berdampak buruk pada bayi, seperti kasus kelahiran prematur dan bayi kurang gizi.

Sebagai Ibu, tentu tak ingin bayi atau calon bayi mengalami kekurangan gizi. Karena, kekurangan gizi bukan hanya akan menghambat pertumbuhan, melainkan juga mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh hingga menyebabkan kematian. Dengan demikian, pemenuhan gizi untuk Ibu dan bayi sangat penting.

Gizi Ibu hamil dan menyusui dapat dipenuhi dengan asupan makanan yang cukup. Selain itu, berhati-hati melakukan kadar aktivitas. Namun masih terdapat sebagian besar Ibu belum mengerti bagaimana tingkat gizi yang diperlukan sehari-hari dan apa saja jenis makanan penting untuk dikonsumsi. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka Ibu bisa melakukan konsultasi pada pakar kesehatan Ibu dan bayi. Era yang semakin maju ini menjadikan berbagai cara dapat dilakukan konsultasi gizi dengan ahlinya tanpa harus mengeluarkan biaya mahal. Penasaran bagaimana caranya? Berikut ini informasi dan penjelasannya.

Berbagai Cara Konsultasi Gizi

Konsultasi dengan ahli selalu identik mengeluarkan biaya yang mahal dan harus repot jauh-jauh datang ke tempatnya. Konsultasi kesehatan, khususnya konsultasi gizi sebenarnya tidak harus dilakukan dengan cara yang repot. Bahkan, untuk Anda yang tidak memiliki dana cukup besar untuk bolak-balik ke dokter bisa melakukannya di rumah melalui berbagai cara.

Konsultasi gizi bisa dilakukan dengan orang-orang terdekat, khususnya keluarga. Bagi Anda yang memiliki banyak sanak saudara di sekitar rumah, bisa bertanya dan berbagi pengalaman seputar kehamilan serta masa menyusui. Ataupun bertanya kepada para tetangga lebih senior dengan banyak pengalaman. Berkonsultasi kepada mereka terutama dengan Ibu dan bayi sehat. Pengalaman adalah guru terbaik.

Namun, konsultasi kepada teman dan sanak saudara yang sudah berpengalaman saja tidak cukup. Dalam masa hamil, Anda harus rutin ke puskesmas untuk mendapatkan laporan kesehatan. Selain itu, juga bisa mengetahui secara dini jika terjadi sesuatu. Kesempatan tersebut dilakukan untuk berkonsultasi mengenai gizi Ibu dan bayi. Hal tersebut merupakan salah satu hal wajib yang bisa dilakukan untuk mendapatkan penjelasan langsung dari ahlinya.

Sekarang ini, internet bukan hanya bisa digunakan sebagai hiburan semata. Anda bisa menggunakan internet sebagai media konsultasi gizi. Pada situs-situs tertentu, banyak yang secara khusus membahas mengenai kesehatan Ibu dan bayi. Melalui internet, jangkauan Anda menjadi lebih luas. Namun, harus tetap hati-hati terhadap informasi yang telah didapatkan melalui internet.

Anda bisa mendapatkan informasi terpercaya melalui situs-situs yang berasal dari majalah atau koran ternama di Indonesia. Misalnya saja kompas, jawa pos, maupun majalah kesehatan online lainnya. Jangan lupa untuk memastikan bahwa penulisnya termasuk orang-orang yang ahli dalam dunia Ibu hamil dan masa menyusui.

Bagi Anda yang mempunyai pertanyaan penting dan membutuhkan jawaban jelas dari ahlinya, maka bisa melakukan konsultasi melalui media surat kabar. Biasanya media tersebut menyediakan forum untuk konsultasi. Anda juga bisa memilih majalah wanita seperti Genie dan Nova. Biasanya, pihak surat kabar menyediakan forum konsultasi kesehatan menggunakan jasa dokter dan ahli dalam bidang kesehatan.

Anda juga bisa membaca pertanyaan dan jawaban terhadap forum-forum tersebut. Bisa jadi pertanyaan Anda sama dengan pembaca ataupun penanya lainnya. Jika Anda masih ragu kebenarannya, maka bisa menanyakan secara langsung pada ahlinya. Anda bisa melakukan konsultasi sebagai bentuk pencegahan.

Bagi Anda yang akan menyambut masa kehamilan dan menyusui, mulai dari sekarang bisa mengumpulkan artikel kesehatan berhubungan dengan masa kehamilan dan menyusui. Jadi, Anda bisa langsung membukanya ketika membutuhkan jawaban segera. Namun, Anda harus memastikan bahwa tulisan tersebut memang dari sumber terpercaya.

Bagi Anda yang berada pada masa menyusui, tentu bisa memanfaatkan Kartu Menuju Sehat (KMS). Biasanya tersedia bagi Ibu-Ibu di setiap puskesmas. Anda bisa memantau kesehatan bayi serta mendapatkan informasi seputar kebutuhan gizi sehari-hari. Selain itu, bisa melakukan konsultasi pada petugas kesehatan secara rutin tentang apa saja yang harus dilakukan agar Ibu dan bayi memiliki gizi baik serta seimbang.

Selain berbagi informasi mengenai konsultasi gizi, berikut ini adalah informasi mendasar yang harus diketahui oleh Ibu hamil dan menyusui. Pada dasarnya, kebutuhan gizi yang harus dipenuhi Ibu hamil dan menyusui yaitu memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

Gizi Ibu Hamil

Kualitas fisik dan kesehatan anak ditentukan oleh Ibu. Ibu sehat akan melahirkan bayi yang sehat pula. Ketakutan pada Ibu hamil adalah anak yang dikandungnya menjadi besar sehingga akan mengalami proses sulit saat melahirkan. Adanya bayi di dalam rahim, bukan berarti Ibu harus makan dalam porsi banyak. Hal terpenting yaitu mengonsumsi makanan dan minuman sehat serta bergizi tinggi.

Energi dari makanan bergizi bermanfaat untuk Ibu dan juga pertumbuhan bayi di dalam kandungan. Selain itu, untuk perkembangan plasenta, bertambahnya cairan darah, pembesaran payudara, pertumbuhan bayi, serta proses metabolisme pada tubuh. Protein yang dibutuhkan Ibu hamil kurang lebih 12 gram lebih banyak dibandingkan pada waktu tidak hamil.

Beberapa energi yang dibutuhkan oleh Ibu hamil adalah sebagai berikut.

1.  Kebutuhan vitamin A untuk pertumbuhan.

2.  Kebutuhan vitamin B1, B2, dan niasin untuk menambah energi.

3.  Kebutuhan vitamin B6 untuk pengaturan penggunaan protein.

4.  Kebutuhan vitamin B12 dan asam folat untuk sel darah.

5.  Kebutuhan vitamin C untuk penyerapan besi dan kerentanan kapiler pembuluh darah.

6.  Kebutuhan vitamin D untuk penyerapan kalsium agar tidak mengalami gangguan pada tulang dan gigi.

7.  Pola makan sebaiknya tetap 3 kali sehari dengan 2 kali makan makanan ringan.

Gizi Setelah Melahirkan Serta Kebutuhan ASI

Setelah melahirkan, Ibu sangat membutuhkan makanan dan minuman bergizi seimbang dan sehat. Terutama untuk Ibu yang memberikan ASI pada bayinya. Namun demikian, masih banyak Ibu yang tidak memberikan ASI karena kondisi tertentu. Adapun kondisi yang dimaksud yaitu khawatir payudaranya berubah, adanya tawaran dari susu instan, banyak anggapan dengan susu instan gizi bayi cukup terpenuhi. Padahal, manfaat ASI jauh lebih besar dibanding susu instan merk apapun.

Berikut ini merupakan beberapa manfaat ASI, diantaranya.

1.  ASI memiliki komposisi yang sangat ideal. ASI mampu memenuhi gizi bayi setiap hari.

2.  ASI dilengkapi dengan zat kekebalan yang sangat penting untuk menghindari penyakit.

3.  Melalui pemberian ASI oleh Ibu, maka akan mampu meningkatkan keakraban batin antara Ibu dan anak.

4.  Perempuan setelah melahirkan akan mengalami perubahan pada tubuhnya, termasuk hormon pada payudaranya. Adanya aktivitas pemberian ASI, payudara tidak mengalami rasa sakit.

Ibu yang menyusui harus mendapatkan tambahan protein sebanyak 12 gram setiap harinya. Pada waktu 6 bulan pertama, protein yang dikonsumsi sekitar 16 gram per hari. Sedangkan jumlah cairan paling sedikit harus dapat menggantikan cairan yang hilang dalam sehari.

Minum air putih bagi Ibu menyusui dianjurkan sebanyak delapan sampai dua belas gelas sehari. Selain itu, mengkonsumsi makanan mengandung kalori untuk mengganti kalori yang keluar dari dalam tubuh melalui ASI. Intinya, Ibu harus mengonsumsi makanan beragam dengan konsep gizi seimbang, harus mengandung vitamin, karbohidrat, protein, lemak serta cairan (empat sehat lima sempurna).

Jika ada kelainan saat hamil dan menyusui ataupun pada kesehatan Ibu dan bayi, maka sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter ataupun pakar gizi. Tujuannya yaitu agar bisa diantisipasi sejak dini jika terjadi masalah pada Ibu atau bayinya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Olahan Gandum untuk Diet
  • Angka Kecukupan Gizi pada Bayi
  • Konsumsi Karbohidrat Berlebih Ganggu Metabolisme Tubuh
  • Beragam Produk Susu Kambing, Manfaat, dan Cara Membuatnya
  • Makanan yang Memiliki Kandungan Protein Tinggi
  • Beragam Produk Susu: Bukan Hanya Yoghurt
  • Mengenal Yoghurt, Produk Pengolahan Susu Fermentasi
  • Manfaat dan Kontroversi Susu Sapi
  • Cara Membuat Susu Kacang Kedelai
  • Pasteurisasi Susu: Tahan Lama Tanpa Mengubah Rasa
  • Makanan Berkarbohidrat - Sumber Tenaga bagi Manusia
  • Sayuran Berserat Tinggi Penting bagi Kesehatan
  • Manfaat Metabolisme Kalsium
  • Kenali Karbohidrat dalam Makanan
  • Komposisi Susu dan Manfaatnya Bagi Kesehatan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA