Tips Mencegah Terjadinya Korban Facebook

Keberadaan facebook menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Ada yang menilai situs ini memiliki banyak manfaat, namun ada pula yang mengecamnya lantaran muncul beberapa korban akibat facebook. Di Indonesia berita-berita terjadinya korban facebook merebak di mana-mana. Para korban itu di antaranya telah mengalami penculikan, pemerasan, pemerkosaan, hingga pembunuhan.
Korban paling besar berasal dari kalangan anak dan remaja. Komnas Perlindungan Anak, beberapa waktu yang lalu, telah menerima lebih dari 100 laporan anak baru gede (ABG) hilang akibat pertemanannya di situs jejaring sosial facebook.
Para pelaku kejahatan di facebook ini modus awalnya hampir sama, yaitu dengan memberi iming-iming tertentu kepada setiap calon korbannya. Setelah berhasil merayu dan mengiming-imingi calon korban, pelaku mengajak bertemu di suatu tempat. Nah, pada saat pertemuan inilah si pelaku melancarkan aksi kejahatannya kepada si korban.
Dilihat dari umur rata-rata para korban, bisa disimpulkan bahwa mereka adalah pengguna internet pemula yang belum banyak tahu sisi baik dan buruknya pergaulan di dunia maya. Yang mereka pikirkan saat itu hanyalah sisi senang-senang dalam menggunakan teknologi, tanpa memedulikan dampak bagi dirinya jika ia melakukan suatu kesalahan.
Anak-anak seumuran ABG seringkali merasa bangga jika ada orang yang baru dikenal tiba-tiba bersikap baik kepada mereka. Mereka belum bisa membedakan mana yang harus ditanggapi dan mana yang tidak.
Untuk menghindari jatuhnya korban-korban facebook berikutnya, berikut ini beberapa tips yang bisa kita lakukan saat menggunakan facebook.
- Hati-hati saat menulis status, terutama yang berhubungan dengan aktivitas kita. Misalnya, jangan sekali-kali menulis, “Rumah sedang kosong karena kami sedang berlibur bersama keluarga di Bali," atau “Jam 9 mau ke bank, ambil uang."
- Hindari mencantumkan identitas pribadi di facebook, seperti nomor telepon, alamat rumah, dan sebagainya.
- Jangan mau diajak tukar-menukar nomor telepon genggam atau memberi alamat kepada orang yang baru saja Anda kenal di facebook.
- Aturlah setting-an keamanan atau privasi facebook Anda, seperti siapa yang boleh melihat dan siapa yang tidak boleh melihat.
- Jangan meng-upload foto-foto yang memancing orang untuk melakukan kejahatan. Misalnya, foto dengan pakaian seksi, foto dengan barang-barang berharga, dan sebagainya.
- Periksalah dengan teliti setiap orang yang mengajak Anda untuk menjadi temannya. Jangan semua orang yang meng-add langsung Anda terima begitu saja tanpa alasan yang jelas.
- Jangan segan-segan untuk segera memblok atau menghapus salah satu kontak yang aktivitasnya mengganggu Anda.
| Beri rating untuk artikel di atas |








