Solidaritas Korban Gempa dan Hikmah Bencana
Belakangan, bencana alam seakan semakin akrab dengan kehidupan masyarakat kita di Indonesia. Secara bertubi-tubi pula kita dicoba dengan berbagai musibah yang tak dapat kita tolak. Kita pun berduka dengan banyaknya korban gempa dan tsunami di Mentawai, meluapnya sungai di Wasior, serta meletuskan Gunung Merapi di Yogyakarta.
Kita tentu juga masih ingat dengan banyaknya korban jiwa akibat gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004. Begitu juga dengan gempa bumi yang menewaskan sekitar 6 ribu jiwa yang terjadi di Yogyakarta pada tahun 2006. Setelah itu, gempa bumi pun terus mewarnai perjalanan bangsa ini di tengah euphoria politik di era reformasi.
Tak Ada Yang Aman
Apa yang bisa diambil sebagai hikmah dari berbagai bencana alam yang terjadi di tanah air? Besarnya jumlah korban gempa yang meninggal, hancurnya berbagai rumah dan harta benda, maupun berbagai penderitaan lainnya tentu saja sangat memilukan. Mungkin Anda bisa membayangkan, bagaimana menyengatnya debu awan panas dari ‘wedhus gembel’ yang menyembur dari Merapi saat kita sedang terlelap tidur. Atau dahsyatnya terjangan tsunami atau tanah longsor yang begitu tiba-tiba sehingga kita tak dapat berlari untuk menyelamatkan diri.
Kita yang selamat ataupun jauh dari daerah gempa, tentu akan merasa tersayat melihat kondisi saudara atau kenalan yang menjadi korban gempa. Tentu kita bisa berkaca diri: layakkah kita berpangku tangan atau malah bersikap sombong dengan mengatakan bahwa musibah terjadi akibat warga atau penduduknya banyak berbuat dosa, seperti tersebar dalam sms berantai yang tidak bertanggungjawab.
Menurut para ahli, gempa yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia terutama disebabkan pergeseran lempeng bumi. Kebetulan, kepulauan di Indonesia berada di atas pertemuan lempeng-lempeng tersebut. Selain itu, negara kita juga memiliki banyak gunung berapi aktif yang dapat meningkat aktivitasnya sewaktu-waktu. Bahkan para ahli juga mengatakan bahwa tak ada tempat atau wilayah di Indonesia yang cukup aman dari bencana, khususnya gempa bumi.
Kepedulian Sosial
Solidaritas atau kepedulian sosial merupakan salah satu hikmah dari berbagai bencana yang menimpa kita. Lihat saja bantuan dan sumbangan yang begitu cepat dan demikian besar terkumpul untuk para korban gempa maupun korban bencana alam lainnya. Apalagi didukung pemberitaan televisi dan cepatnya informasi tersebar melalui internet, semakin menguatkan kepedulian sosial masyarakat dari berbagai penjuru tanah air.
Namun yang tak kalah pentingnya, dari bencana yang selalu mengintai kita setiap saat, mestinya membuat kita semakin waspada terhadap ancaman bencana. Pemerintah, melalui berbagai sumber daya yang dimiliki, mestinya dapat membuat teknologi deteksi dini yang lebih akurat. Para ahli dan berbagai pihak, dapat menyumbangkan keahliannya untuk meminimalisir dampak kerusakan akibat bencana.
Kita pun dapat belajar dari Jepang, sehingga korban gempa maupun bencana alam dapat ditekan. Kita pun dapat belajar agar selalu siap menghadapi bencana dan menjadi masyarakat yang sadar bencana. Sehingga ancaman bencana alam bukan sesuatu yang harus dihindari atau ditakuti melainkan menjadi sesuatu yang telah diantisipasi.






