logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Tempat    Kota

Kota Parepare, Kota Bandar Madani


Ilustrasi kota parepare

Siapa tak kenal Parepare. Kota di Provinsi Sulawesi Selatan ini, telah melahirkan tokoh cendekiawan yang juga pernah mejadi presiden ke-3 Republik Indonesia, B.J Habibie. Kota Parepare adalah  salah satu daerah tingkat II di Provinsi Sulawesi Selatan. Kota ini memiliki luas wilayah 99,33 km² dengan jumlah penduduk ±140.000 jiwa. Parepare dipimpin oleh seorang walikota. Sejak 1960 hingga sekarang, kota Parepare telah mengalami pergantian sebanyak 6 kali periode kepemimpinan walikota.

Kota Bandar Madani

Kota Parepare juga dijuluki sebagai kota Bandar Madani. Julukan ini diberikan berdasarkan aspek sejarah, yakni peran kota Parepare sebagai pelabuhan yang cukup ramai pada 1547-1566. Pelabuhan Parepare menjadi besar lantaran peran Kerajaan Gowa yang tertarik menjadikan kawasan ini sebagai pelabuhan perdagangan. Kota ini pun berkembang menjadi kota dagang dan ramai dikunjungi para pedagang, khususnya orang-orang Melayu.

Belanda Pernah  Menguasai Parepare

Posisi strategis kota Parepare dan ramainya aktivitas perdagangan di pelabuhan, menjadikan Belanda ingin menguasai lokasi ini. Dengan cara kekerasan, Belanda pun menduduki kota Parepare dan menjadikannya kota penting di wilayah bagian tengah Sulawesi Selatan. Belanda kemudian membangun markas untuk melebarkan sayap imperialismenya, untuk menguasai seluruh dataran timur dan utara Sulawesi Selatan.

Struktur Pemerintahan Kota Parepare

Di zaman kolonial Belanda, kota Parepare dipimpin oleh Asisten Residen dan seorang Controlur atau Gezag Hebber. Status wilayah pemerintah disebut “Afdeling Parepare”. Struktur pemerintahan yang dipimpin oleh pemerintah Hindia Belanda ini berakhir pada 1942. Setelah Indonesia merdeka pada 1945, struktur pemerintahan berjalan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1945.

Dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan dan Pembagian Daerah-Daerah Tingkat II, Propinsi Sulawesi Selatan, mengubah status Parepare menjadi Kota Praja Tingkat II Parepare. Pada 1963, istilah Kota Praja diganti menjadi Kotamadya . Status Parepare sebagai Kotamadya ditegaskan melalui  UU No. 2 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang kemudian  berganti menjadi “kota” sampai sekarang ini.

Ekonomi Kota Parepare Didukung Sektor Pariwisata

Perekonomian Kota Parepare didukung berbagai sektor, namun yang paling dominan adalah sektor perdagangan. Selain itu, pariwisata cukup menjadi potensi andalan daerah yang memiliki kontur wilayah pantai berbukit-bukit ini. Setiap sudut kota Parepare memiliki magnet yang siap menarik siapa pin untuk menikmatinya. Parepare menawarkan beragam objek wisata, mulai wisata budaya dan sejarah, wisata belanja, wisata kuliner, hingga wisata alam.

Semuanya menarik dan layak untuk dicoba. Kultur masyarakat yang terbiasa dengan kegiatan perdagangan menjadikan warga Parepare kreatif dalam berusaha. Bidang usaha yang cukup maju adalah kuliner, yang kemudian menciptakan banyak oleh-oleh khas kota Parepare, seperti  roti mantou. Parepare juga dikenal sebagi penghasil abon ikan tuna yang biasa dibawa wisatawan sebagai oleh-oleh.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Peta Kota Medan dan Cerita Sejarahnya
  • Peta Kota Probolinggo di Jawa Timur
  • Mengenal Lebih Dekat Kota Ponorogo
  • Menikmati Dinginnya Malam De Kleine Switzerland
  • Kota Gede Yogyakarta - Sentra Pengrajin Perak
  • Profil Singkat Kota Malang
  • Mal Botani Square di Bogor
  • Kota Nganjuk, Kota Angin Kaya Beras
  • Tak Habis Kisah tentang Kota Bogor
  • Surabaya Map - Peninggalan Sejarah dan Wisata Kuliner
  • Resep Jajanan Khas Kota Bekasi
  • Menelusuri Sejarah Kota Batam
  • Potensi Alam dan Budaya di Balik Peta Kota Kudus
  • Madrid - Kota Budaya dan Sepak Bola di Eropa Selatan
  • Serba Serbi Penduduk Urban di Kota Metropolitan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA