Kristen
Agama Kristen merupakan sebuah kepercayaan yang berdasarkan atas ajaran, hidup, sengsara, wafat, dan juga kebangkitan Yesus Kristus. Kristen adalah sebuah agama yang memercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Mesias (juru selamat semua umat manusia dan yang menebus manusia dari perbuatan dosa. Gereja adalah tempat beribadah umat Kristiani dan Alkitab adalah kitab suci mereka.
Dasar-dasar Iman Umat Kristen
Kristen adalah salah satu dari agama Abrahamik yang memercayai ajaran, hidup, kematian dengan cara penyaliban, serta kenaikan Yesus dari Nazaret ke surga. Hal ini sesuai dengan penjelasan yang ada di dalam Perjanjian Baru, yaitu umat Kristiani sangat percaya Yesus itu adalah Mesias yang dinubuatkan di dalam Perjanjian Lama atau kitab suci Yahudi.
Pada dasarnya, Kekristenan itu bersifat monoteisme dan meyakini tiga pribadi (dalam bahasa Yunnani secara teknis disebut hypostasis) Tuhan atau Tritunggal. Nah, Tritunggal ini untuk pertama kalinya dipertegas pada Konsili Nicea Pertama (325) dan dihimpun oleh seorang kaisar, yaitu Kaisar Romawi Konstantin I.
Penganut ajaran Kristen menyakini bahwa Yesus Kristus itu merupakan Tuhan dan juga sebagai juru selamat. Pemeluk ajaran tersebut sangat memegang teguh ajaran yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Perlu diketahui bahwa dalam keyakinan Kristen, Yesus Kristus ini dianggap sebagai pendiri jemaat atau gereja serta kepemimpinan gereja yang sangat abadi.
Selain itu, penganut Kristen pun yakin bahwa Yesus akan datang lagi untuk kedua kalinya sebagai raja sekaligus hakim di dunia ini. Sama seperti agama Yahudi yang sangat menjunjung ajaran moral dan tertulis di dalam Sepuluh Perintah Tuhan. Sementara itu, kata kristen mengandung makna ‘pengikut Kristus’ atau ‘pengikut Yesus’. Para murid Yesus Kristus disebut dengan sebutan Kristen pertama kali saat mereka berkumpul di Antioka.
Setelah ditinggal Yesus, kepemimpinan umat digantikan berdasarkan penunjukan Petrus oleh Yesus. Lalu, setelah meninggalnya Petrus, kepemimpinan diganti lagi oleh uksup-uskup dan pemimpinnya adalah uskup Roma. Pengakuan iman para uskup tersebut dilakukan dengan menyebutkan kepercayaan kepada Allah Tritunggal yang Mahakudus.
Selanjutnya, berdasarkan sejarah, gereja Kristen pernah mengalami dua kali perpecahan besar. Perpecahan pertama terjadi pada 1054, yaitu antara Gereja Barat yang pusatnya di Roma (Gereja Katolik Roma) dan Gereja Timur (Gereja Ortodoks Timur) yang pusatnya di Konstantinopel atau kini disebut dengan Turki.
Lalu, perpecahan kedua terjadi pada 1517 yang terjadi antara Gereja Katolik dan Gereja Protestan. Perpecahan tersebut dipicu saat Martin Luther memprotes ajaran Gereja yang dianggapnya sudah menyimpang dari kebenaran. Kini, banyak denominasi atau kelompok keagamaan Gereja yang sadar bahwa perpecahan tersebut sebenarnya menyimpang dari pesan Yesus Kristus, yaitu mendoakan persatuan para pengikutnya.
Kristen - Agama Terbesar di Dunia
Umat Kristiani adalah kelompok agama paling besar di dunia dengan jumlah penganutnya sekitar 2,2 miliar orang. Hal ini berdasarkan sebuah riset yang dilakukan oleh Pew Forum tentang Agama dan Kehidupan Publik. Pew Forum melakukan studi dengan mengumpulkan data jumlah serta distribusi geografis dari delapan kelompok agama utama, termasuk juga kelompok-kelompok yang tak memercayai agama apa pun.
Studi tersebut menyimpulkan bahwa umat Kristiani jumlahnya sekitar 32 persen dari total populasi dunia dan berada pada posisi pertama. Di posisi kedua, ditempati oleh umat Islam. Kelompok agama terbesar kedua ini berjumlah sekitar 1,6 miliar pengikut.
Lalu, kelompok terbesar ketiga ditempati agama Hindu dengan jumlah pengikut sekitar 1 miliar atau 15 persen dari populasi dunia. Setelah Hindu, ada umat Buddha yang berjumlah sekitar 500 juta pengikut atau sekitar 7 persen dari populasi dunia. Posisi terakhir ditempati oleh orang-orang Yahudi yang jumlahnya mencapai 14 juta pengikut atau 0,2 persen.
Studi demografi di seluruh dunia yang ditujukan terhadap 230 negara dan juga teritori tersebut menyimpulkan bahwa lebih dari 8 orang dari setiap 10 orang, berjumlah sekitar 5,8 miliar orang, teridentifikasi sebagai orang yang beragama. Diperkirakan ada sekitar 400 juta orang lebih atau enam persen dari total populasi dunia mempraktikkan berbagai macam tradisi rakyat, termasuk juga tradisi Afrika serta agama asli.
Studi yang dilakukan oleh Pew Forum tersebut berdasarkan afiliasi agama yang berfokus pada idntifikasi diri. Jadi, studi ini tak berupaya melakukan pengukuran sejauh mana penganut menghayati dan mendalami keyakinannya.
Orang Kristen Akan Jadi Minoritas di Inggris
Inggris adalah sebuah negara yang sebagian rakyatnya menganut agama Kristen. Namun, pada 2018 mendatang, umat Kristiani di Inggris dan juga Wales diprediksi akan menjadi kaum minoritas. Prediksi ini dikeluarkan berdasarkan analisis hasil sensus paling baru di Inggris. Hasil sensus terbaru tersebut menyimpulkan bahwa terjadi penurunan jumlah umat Kristiani, yaitu lebih dari lebih dari 4 juta penganut.
Menurunnya jumlah umat Kristiani di Inggris ini bersamaan juga dengan penurunan luas jumlah orang yang menganut agama apa pun. Di sisi lain, tren tersebut juga diikuti dengan meningkatnya jumlah umat Islam di sana, yaitu sekitar 1,6 juta orang. Kelompok sekularis berpendapat bahwa tren meninggalkan atau keluar dari agama Kristen itu adalah sebuah peringatan bagi otoritas gereja. Mereka mengatakan bahwa sikap-sikap konservatif otoritas gereja tak bermanfaat positif bagi publik.
Sementara itu, kantor Statistik Nasional Inggris mengungkapkan bahwa penurunan tersebut terjadi ketika Gereja Inggris jadi tuan rumah pertemuan para uskup Anglikan. Pertemuan tersebut betujuan membahas krisis tentang keputusan sinode beberapa waktu lalu yang menolak penasbihan uskup wanita.
Hal tersebut pun muncul ke permukaan ketika pemerintah Inggris merespons penentangan agama seputar pernikahan sesama jenis. Pemerintah Inggris pun mengeluarkan rancangan undang-undang yang secara tegas menyebutkan bahwa menikahkan pasangan sesama jenis bagi gereja Inggris dan gereja Wales itu ilegal. Sementara itu, hukum gereja yang berisi larangan pernikahan sesama jenis akan tetap dan terus berlaku.
Hingga saat ini, Kristen masih tetap menjadi sebuah kepercayaan paling besar di Inggris dan Wales. Jumlah pengikutnya adalah sekitar 33,2 juta orang atau sekitar 59 persen dari populasi di Inggris. Di sisi lain, sekitar 14,1 juta orang atau sekitar seperempat populasi serta peningkatan sekitar 6,4 juta selama sepuluh tahun, mengaku tak mempunyai atau menganut agama apa pun.
Menanggapi hal tersebut, seorang wanita juru bicara gereja Inggris mengatakan bahwa angka-angka populasi tersebut menunjukkan Inggris masih dianggap sebagai sebuah bangsa beriman. Tapi, diakui juga pula bahwa menurunnya jumlah penganut agama Kristen adalah sebuah tantangan bagi umat Kristiani.
Di pihak lain, seorang juru bicara yang berasal dari Konferensi Waligereja Inggris serta Wales berpendapat bahwa penurunan jumlah tersebut sesuai dan konsisten dengan sikap sosial modern sekaligus survei-survei nilai sosial. Ini memang sebuah tantangan berat. Tapi, hal tersebut tak perlu dikhawatirkan, sebab faktanya enam dari sepuluh orang di Inggris dan juga Wales yang mengidentifikasi diri mereka sebagai umat Kristiani tidak merasa kecil hati.
Sementara itu, masyarakat Inggris mengakui dirinya sebagai seorang Muslim berjumlah sekitar 2,7 juta orang pada 2011. Jika dibandingkan pada 2001 lalu atau sekitar 10 tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 1,55 juta orang, jumlah Muslim di Inggris pada saat ini sudah meningkat tajam.
Demikianlah ulasan seputar agama Kristen. Semoga bermanfaat!

