logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ilmu Sastra    Kritik Sastra Puisi

Mari, Bicara Kritik Sastra Puisi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Sebuah kritik sastra puisi bisa dilakukan dengan membandingkan karya sastra. Namu, sebelum melakukan pembandingan antarkarya, jelaslah si kritikus harus tahu tentang pemahaman dan nilai-nilai yang terkandung dalam puisi.

Jelaslah sudah bahwa di sini, sebelum dilakukan kritik terhadap karya sastra, syarat utama seorang kritikus sastra adalah paham mengenai karya sastra. Paham mengenai pemaknaan, paham mengenai struktur karya sastra, paham juga mengenai genre sastra, dan unsur-unsur yang lekat dalam karya sastra. 


Perbandingan karya merupakan cara yang paling mudah dalam mengkritik karya sastra puisi. Tentu saja yang lebih banyak diperbandingkan nantinya berupa nilai-nilai yang ada dalam puisi.

Penggunaan kata dalam menggambarkan sesuatu atau deskripsi.  Maupun enjambemen-enjambemen atau pemenggalan-pemenggalan kalimat, klausa, frasa sampai menimbulkan makna tertentu, yang diterapkan penulis puisi terhadap puisi yang ditulisnya.

Membandingkan karya sastra yang mirip dengan karya yang akan dikritik seolah menjadi sesuatu yang wajib dilakukan. Namun butuh diingat, bahwa sebuah karya sastra, dipungkiri atau diakui akan menjurus pada keterpengaruhan karya. Jelas bahwa keterpengaruhan ini yang sering mendominasi isi kritik.

Tingkat keterpengaruhan inilah yang sebenarnya yang dimaksudkan dalam mengkritik sastra puisi dengan cara membandingkan. Misalnya ada sebuah karya yang akan dikritik. Karya itu bisa dikata asli atau tiruan.

Tanpa kita baca karya yang ada dan tanpa membandingkan lebih jauh, kita akan langsung bisa menjawab bahwa karya itu mirip atau terpengaruh dengan karya terdahulu. Hanya saja seberapa parah kemiripan dan keterpengaruhan karya sastra terdahulu dengan yang akan dikritik.

Jelaslah tak bisa dihindari karena bacaan seorang penulis muda juga merupakan karya sastra terdahulu. Jelaslah keterpengaruhan itu ada. Hanya saja, tingkat keterpengaruhan itu seolah menjadi penentu karya itu akan diakui khalayak sebagai karya sastra yang memiliki ciri khas tersendiri.

Jika kemiripan itu sebagai bentuk plagiasi atau peniruan yang sempurna akan menunjuk bahwa karya itu sebagai bentuk karya yang klise, karya plagiat, karya tiruan, atau karya jiplakan.

Jika berbicara mengenai ciri khas yang ada dalam sebuah karya sastra, juga merupakan studi utama yang harus dilakukan dalam mengkritik karya sastra. Sampai pada ciri khas inilah sebuah karya sastra akan diakui dan dicatat dalam sejarah bahwa karyanya merupakan karya original atau asli.

Namun bila tidak, waktu yang akan membincangkan sampai batas waktu yang tak bisa ditentukan. Jika sekarang dalam kritik, karya sastra puisi tersebut dikata merupakan karya yang original belum tentu dalam waktu beberapa tahun, karya itu dikata bisa original lagi.

Sebagai seorang kritukus puisi tentulah yang harus dimiliki sebagai syarat utama dalam memilki referensi yang jelas. Bukan hanya referensi dari di satu negara, namun dari belahan dunia mana pun. Karena dikhawatirkan jika hanya satu negara saja, karya yang dikritik itu merupakan karya terjemahan dari karya orang lain dari negara lain.

Tentu itu sangatlah tidak kita inginkan. Kehati-hatian dalam mengkritik juga harus tetap sebagai pedoman seorang kritikus karena mau tidak mau, sebuah kritik akan sangat berpengaruh kepada nasib karya sastra dan penulisnya.

Kritik sastra puisi jika dilakukan betul-betul akan membantu seorang penulis pemula dalam berkarya tentunya untuk menemukan kekhasan sendiri dalam karyanya. Tentu juga berguna untuk membantu pembaca dalam menilai sebuah karya. Secara jelas dan gamblang bisa dikata bahwa sebuah kritik sastra puisi sangatlah penting dalam perkembangan sastra puisi sendiri.

Karena semakin karya sastra puisi itu dikritik, akan semakin dibicarakan pula. Namun bergantung kepada pembaca sastra puisi sendiri dalam menilai karya yang sudah dikritik itu masih layak disebut karya baik atau bukan. Tentulah waktu lagi yang akan menyingkirkan atau merekam abadi sebuah karya sastra untuk ditempatkan pada posisi yang semestinya.

Sebab itu pula, kritik sastra puisi sangatlah penting dalam perkembangan puisi itu sendiri. Mengingat pentingnya sebuah budaya bersastra yang original. Tentu tak terbayangkan jika dalam sebuah karya sastra tak ada kritik sastra. Akan terasa hambar rasanya. Tak lengkap tentunya untuk karya sastra menuju kepada karya sastra yang makin baik di kemudian waktu.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Deskripsi, Jenis Karangan Bahasa Indonesia
  • Kerenkah Mengungkapkan Kata Cinta Dalam Bahasa Inggris?
  • Contoh Karmina Serta Kedudukannya Antara Puisi Baru dan Lama
  • Naskah Drama Pendek untuk Pembelajaran Kelas
  • Esai Sastra: Indah dan Bermanfaat
  • Mengenal Periodisasi Sastra di Indonesia
  • Mengenal Beberapa Novel Sastra Indonesia
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA