Kucing Manis yang Menggemaskan
Binatang yang lucu ini cocok untuk di pelihara
Bicara soal kucing manis, apa yang ada dalam pikiran Anda? Lucu, imut, cantik, menggemaskan? Wah, semua itu memang jadi ciri khas kucing kesayangan Anda. Kebanyakan orang menjadikan kucing manis sebagai binatang peliharaan.
Kucing manis memang sangatlah lucu. Dia bisa menyihir Anda dan membuat Anda suka untuk selalu berdekatan dengannya. Memang tidak bisa dimungkiri bahwa kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang paling populer di dunia.
Kucing biasanya dipelihara untuk menghilangkan tikus yang ada di rumah. Tikus memang binatang yang cukup merugikan bagi manusia. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir.
Dengan kehadiran kucing, rumah Anda akan aman dari serangan tikus. Kucing, bisa Anda jadikan sebagai teman.
Di waktu bosan, Anda bisa bermain-main dengannya dan Anda pun akan merasa senang dibuatnya. Sehingga, Anda akan merasa gembira dan mampu menghilangkan segala penat yang membuat Anda stres.
Selain itu, banyak orang yang ingin memelihara kucing hanya sekadar untuk hobi. Bahkan, ada juga yang memelihara kucing hanya untuk dijadikan sebagai lahan bisnis. Akan tetapi, tidak semua jenis kucing bisa dijadikan sebagai lahan bisnis.
Di belahan bumi ini, ternyata kucing memiliki banyak sekali ras yang bisa dijadikan sebagai binatang peliharaan. Contohnya yaitu seperti ras maine coon, manx, burma, chinchilla longhair, dan british shorthair.
Selain itu, kucing juga memiliki beragam warna yang tentunya akan membuat Anda tertarik setelah Anda melihatnya. Dari segi warnanya, kucing dapat dikelompokkan menjadi kucing jenis telon, kucing jenis tabby, kucing jenis bicolor, kucing jenis tortoishesell, dan kucing jenis maltese. Jadi, dengan corak warna yang mereka miliki, akan membuat Anda suka untuk memeliharanya.
Sejarah Kucing Manis
Akankah Anda tahu tentang sejarah kucing manis yang menggemaskan dan lucu? Anda yang mengaku pecinta kucing, sebaiknya Anda tahu tentang sejarah kucing.
Menurut cerita, ribuan tahun lalu ternyata kucing mempunyai nenek moyang yang disebut dengan Miacis. Miacis merupakan binatang yang liar, mirip dengan musang. Miacis hidup pada masa Eosen, yaitu hidup pada 50 juta tahun yang lalu.
Di Eropa, pada abad ke-14, populasi tikus sangat meningkat, sedangkan populasi kucing menurun. Hal ini disebabkan karena pada abad pertengahan, kucing dianggap bersekutu dengan penyihir.
Sehingga, banyak kucing yang mati karena dibunuh. Oleh karena itu, populasi kucing di Eropa sangat minim. Minimnya populasi kucing menyebabkan terjadinya wabah pes atau Black Death yang disebabkan oleh tikus.
Wabah pes pun akhirnya menurun karena banyak tikus yang mati karena kucing. Sejak saat itu, populasi kucing semakin meningkat dan akhirnya manusia menyadari betapa pentingnya peranan kucing bagi kehidupannya.
Di Amerika Selatan, tepatnya di wilayah Caracas bagian tenggara, telah ditemukan fosil kucing besar yang memiliki taring pada tahun 2008 di bulan Agustus oleh tim peneliti kandungan minyak. Fosil kucing tersebut ditemukan bersamaan dengan fosil hewan-hewan yang lain. Fosil ini diperkirakan hidup pada tahun 1, 8 juta tahun yang lalu.
Selanjutnya, telah ditemukan rangka lengkap dari Homotherium. Homotherium merupakan kucing purba yang tubuhnya mirip dengan Hyena, kemudian memiliki taring lebih kecil dari harimau dan hidup di zaman purba. Diperkirakan Homotherium punah sekitar 500 ribu tahun silam dan pernah hidup di Amerika Utara, Eurasia, dan Afrika.
Menurut orang Mesir Kuno, mereka beranggapan bahwa kucing merupakan jelmaaan dari Dewi Bast. Dewi Bast merupakan anak dari Dewa Matahari Ra yang berbentuk seperti kucing. Dewi Bast biasanya melindungi rumah dan ladang-ladang orang-orang Mesir dari serangan tikus.
Maka dari itu, berlaku hukuman bahwa bagi siapa pun yang berani membunuh kucing, hukumannya adalah mati. Jika terdapat kucing yang mati maka kucing tersebut harus dimumikan. Pernyataan tersebut sesuai dengan ditemukannya kuburan kucing yang dimumikan pada tahun 1800-an.
Penjinakan kucing atau domestikasi kucing memang belum diketahui secara pasti. Tetapi sekitar tahun 4000 SM, orang Mesir Kuno telah melakukan usaha penjinakan pada kucing di Mesir.
Cara Memelihara dan Merawat Kucing Manis Kesayangan Anda
Memelihara kucing manis kesayangan Anda, tentunya tidak asal-asalan. Anda perlu merawat dan selalu memerhatikan kesehatan si kucing. Karena sangat berbahaya jika Anda tidak memerhatikan kesehatannya. Bisa-bisa, nanti kucing Anda mati. Tentunya Anda tidak mengharapkannya bukan. Di sini terdapat beberapa langkah yang perlu Anda lakukan untuk merawat kucing kesayangan Anda, yaitu sebagai berikut.
1. Berikan pakan yang bergizi
Berikan makanan yang bergizi untuk kucing kesayangan Anda, yang makanannya berupa pakan khusus kucing, agar terjamin mutu, gizi, dan kesehatannya. Karena makanan sangat berpengaruh pada pertumbuhan si kucing. Selain itu, dengan makanan yang sehat dan bergizi akan menentukan watak dan kecerdasan si kucing. Jika Anda ingin hewan kesayangan Anda sehat dan tumbuh dengan baik, selalu berikan makanan yang sehat dan bergizi.
Dalam memilih pakan kucing, usahakan pakannya jangan yang basah, tetapi yang kering saja karena sangat mudah, lebih praktis, dan bisa disimpan kembali. Anda bisa menanyakan kepada dokter hewan langganan Anda tentang memilih makanan yang cocok dengan hewan kesayangan Anda. Hal ini akan membuat Anda tidak ragu-ragu dalam memilih makanan yang pas untuk si kucing.
2. Bersihkan peralatan makan si kucing
Setiap hari, Anda harus membersihkan peralatan makan kucing dan tempat tidur si kucing agar terjaga kebersihannya. Peralatan makan si kucing harus Anda bedakan dengan peralatan makan Anda. Usahakan dalam memilih tempat makan kucing, harus Anda sesuaikan dengan tubuh si kucing. Jika tidak, si kucing akan kesulitan menjangkau makanannya.
3. Sediakan rotan di dekat tempat tidur si kucing
Jika Anda membuatkan tempat tidur untuk si kucing, usahakan tempat tidurnya dilengkapi dengan rotan. Sebab, hobi kucing adalah menggaruk-garuk kukunya. Jika ada rotan, si kucing bisa menggaruknya di rotan tersebut dan tidak akan merusak benda-benda di sekitarnya. Jika tidak ada rotan, Anda bisa membuatkan tiang-tiangan yang terbuat dari kayu yang dilapisi dengan kain.
4. Sediakan "toilet" yang bersih untuk si kucing
Sediakan pasir untuk si kucing agar bisa membuang kotorannya dan ingat, setiap hari Anda harus mengganti pasir tersebut agar terjaga kebersihannya. Anda juga harus menyemprotkan penyegar untuk menghilangkan kuman yang ada di pasir-pasir tadi. Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir tentang kesehatan si kucing.
5. Jangan lupa mandikan si kucing
Mandikan kucing minimal 3 kali dalam satu bulan. Nah, yang paling penting adalah kebersihan dari diri si kucing. Jangan lupa Anda untuk selalu memandikan si kucing. Memang sih agak gampang-gampang susah jika ingin memandikan kucing karena kucing tidak suka air. Anda memang harus ekstra sabar. Tetapi, jika tidak memandikan si kucing, itu juga akan membuatnya jadi kotor dan bau.
Ketika Anda memandikan si kucing, jangan lupa gunakan sampo yang memiliki Ph yang rendah dan juga gunakan air hangat. Selain itu, Anda juga perlu menyisir bulu-bulu kucing agar kuat ototnya dan membuat bulu kucing jadi lebih sehat dan tidak kusut.
6. Hindari kekerasan dalam mendidik kucing
Jangan sekali-kali Anda memukul atau memarahi kucing. Jika Anda melakukan ini terhadap kucing kesayangan Anda, maka akan membuatnya jadi semakin stres dan takut dengan Anda. Kucing Anda akan semakin tidak jinak dan bakalan pergi dari rumah Anda. Sebab, kucing sudah tidak merasakan kenyamanan dengan Anda.
7. Beri si kucing hiburan dengan mainan
Ajaklah kucing manis Anda bermain dan juga sediakan selalu mainan untuk si kucing karena kucing sangat suka bermain. Jika Anda meluangkan waktu untuk bermain dengan hewan kesayangan Anda, akan menambah keakraban di antara kucing dan majikan. Selain itu, Anda akan merasa terhibur dan stres Anda pun akan hilang seketika.
Mainan yang perlu Anda sediakan untuk kucing kesayangan Anda, tidak usah muluk-muluk karena semua mainan yang akan Anda sediakan, pasti kucing akan suka. Bahkan, tangan atau kaki Anda bisa dia jadikan sebagai mainan.
8. Bersihkan kutu dari tubuh si kucing
Jika kucing Anda berkutu, gunakan cuka untuk menghilangkan kutunya. Caranya, ambil satu sendok makan cuka dan larutkan dalam satu liter air. Lalu, mandikan kucing Anda dengan air cuka tadi. Yang perlu diperhatikan yaitu jangan sampai air cuka tadi terkena mata kucing. Jadi, Anda harus hati-hati ketika memandikan kucing kesayangan Anda. Selain itu, Anda bisa konsultasikan kepada dokter hewan langganan Anda.
9. Jaga kesehatan si kucing
Jika kucing kesayangan Anda masih berumur sekitar 6 minggu sampai 12 minggu, kucing Anda sebaiknya di beri vaksinasi agar tidak terjangkit penyakit pernapasan. Jika kucing Anda mengalami sakit mulut dan telinga, segera Anda periksakan ke dokter hewan. Sebab, penyakit ini akan sangat mengganggu kesehatan kucing Anda.
Nah itulah beberapa cara yang bisa Anda jadikan referensi untuk merawat sikucing manis yang sangat Anda sayangi. Semoga info ini bermanfaat untuk Anda. Terima kasih telah berkunjung.

