logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hiburan    Cerita    Cerita Mancanegara

Kumpulan Dongeng Princess


Ilustrasi kumpulan dongeng

Kumpulan dongeng tentang princess sudah lama menarik perhatian seluruh anak-anak di penjuru dunia. Tak mengherankan sebab kumpulan dongeng princess memang lebih menarik, cantik, dan happy ending. Bukan maksud ingin memperbandingkan antara kumpulan dongeng princess dengan kumpulan dongeng nusantara sendiri.

Banyak sekali kumpulan dongeng nusantara yang berakhir sedih dan bahkan tragis. Seakan semangat yang berkobar menjadi surut kembali hanya karena satu kesalahan yang ternyata tak termaafkan. Coba kita mengingat kembali tentang kumpulan dongeng nusantara semacam Malin Kundang, asal usul Gunung Tangkuban Perahu, Tengger, asal mula Kota Banyuwangi, dan beberapa lainnya. Banyak kisan yang berakhir sangat menyedihkan terjadi pada tokoh utamanya. Memang ada juga norma serta pelajaran yang bisa dipetik dari sana, namun lebih banyak lagi unsur keras kepala, putus asa, dan kesedihan yang mendalam. Marilah sekarang kita melihat kumpulan  dongeng princess di bawah ini.

1. Kumpulan Dongeng - Putri Salju (Snow White)

Seharusnya, kumpulan dongeng princess dengan judul "Snow White" ini diterjemahkan sebagai "putih salju". Tetapi di Indonesia, justru terjemahan putri salju yang lebih terkenal dan banyak dihafalkan oleh anak-anak.

Kumpulan dongeng putri salju mengisahkan tentang seorang putri cantik yang tinggal bersama ibu tirinya. Putri salju rajin bekerja dan membantu ibunya. Bagi seorang princess hal ini sungguh sebuah contoh yang baik bagi anak-anak. Pelajaran berharga bahwa meski tinggal di istana, kita tetap rajin bekerja. Uniknya dalam kumpulan dongeng Putri Salju ini, dia bekerja tanpa paksaan. Sambil bernyanyi, bermain dengan burung kecil, sungguh menyenangkan.

Karakter jahat muncul dari ibu tirinya yang juga seorang penyihir. Sang penyihir tak ingin terlihat kalah cantik dari siapa pun. Oleh karena itu, setiap hari dia menanyakan kepada cermin, siapa perempuan yang paling cantik di negerinya. Setiap kali pula cermin menjawab bahwa sang ibu tirilah yang paling cantik.

Suatu hari, Putri Salju tengah menginjak remaja, wajahnya semakin ranum. Bibirnya merah seperti bunga mawar, kulitnya putih seperti salju, dan rambutnya sehitam kayu ebony. Sungguh perpaduan yang sangat menarik. Dalam kumpulan dongeng putri salju ini, dikisahkan ada seorang pangeran yang melihat kecantikan sang putri dan kemudian jatuh cinta. Kumpulan dongeng princess menunjukkan tentang wajarnya seseorang untuk jatuh cinta. 

Setelah sang putri salju tengah beranjak remaja, ibu tirinya bertanya lagi kepada cermin siapakah yang tercantik di negerinya. Dan jawaban cermin kali ini membuat sang ibu tiri merasa sangat marah. Karena yang tercantik adalah putri salju dan bukan dirinya. Kumpulan dongeng princess juga memberikan warna konflik yang tetap dirasa wajar oleh anak-anak. Yang pasti tidak ada satupun kumpulan dongeng princess yang memposisikan ibu kandung atau ayah kandung sebagai tokoh kejam yang ingin mencelakai anaknya sendiri.

Setelah cermin menjawab bahwa yang paling cantik adalah putri salju, maka sang penyihir yang tak lain adalah ibu tirinya tersebut sangat marah. Kumpulan dongeng princess Putri Salju ini kemudian memunculkan tokoh antagonis kedua, yaitu sang pengawal yang membawanya ke hutan atas perintah ibu tiri. Sedianya sang pengawal disuruh untuk membunuh sang putri, tetapi pengawal tersebut ragu dan akhirnya tak kuasa melakukannya. Dalam kumpulan dongeng Putri salju tersebut akhirnya si pengawal meminta sang putri berlari sejauh-jauhnya ke dalam hutan agar terhindar dari amarah sang ibu tiri.

Sampai di sini, kita dibuat berdebar menanti kabar selanjutnya dari kumpulan dongeng Putri Salju itu. Akhirnya, sang Putri bertahan hidup dengan pertolongan 7 pria kecil, yaitu para kurcaci. Di sini, kita dapat mengambil hikmah dari kumpulan dongeng putri salju, bahwa bentuk dan ukuran tubuh tak mempengaruhi kebaikan hati seseorang. Meskipun sempat mati suri karena terbujuk rayuan sang penyihir untuk memakan apel merah, tetapi akhirnya putri salju bisa hidup dengan ciuman cinta. Happy ending, ciri khas kumpulan dongeng princess yang pastinya lebih tidak membahayakan bagi anak-anak.

2. Kumpulan Dongeng - Cinderella

Kumpulan dongeng princess yang satu ini tidak lagi membicarakan tentang nenek sihir dan jampi-jampinya. Cinderella tetap bercerita tentang seorang anak yatim piatu yang harus tinggal bersama ibu tiri dan saudara-saudara tirinya. Di sini semua nampak wajar, kecuali semua pekerjaan rumah tangga akhirnya harus dikerjakan oleh Cinderella sendirian. Sedihkah dia?

Sekali lagi pada kumpulan dongeng princess kita tidak akan menemukan kesedihan hanya karena mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Cinderella tetap tersenyum dan menyanyi gembira ketika menyiapkan makan pagi, mencuci piring, dan menyapu rumah.

Kesedihan datang ketika pangeran menyelenggarakan pesta dansa dan mengundang semua perempuan muda di negeri itu untuk datang. Cinderella sebagai seorang gadis remaja, tentu ingin sekali menghadiri pesta dansa itu. Kumpulan dongeng princess ini menceritakan betapa inginnya Cinderella datang sampai dia rela menjahit baju lama dengan hiasan-hiasan dari bahan perca. Ada usaha dan kegigihan di sini, Cinderella tidak lantas menangis dan meminta supaya dibelikan baju baru.

Permasalahan dan konflik hadir dalam kumpulan dongeng princess ini ketika sang ibu tiri melarang Cinderella untuk pergi. Bajunya robek dan barulah Cinderella sebagai seorang manusia biasa mulai menangis. Dalam keterpaksaan dihadirkannyalah peri baik yang menolong Cinderella. Membuatkan baju bagus, mengubah tikus dan anjing menjadi kuda dan kusir kereta labu, dan memberikan sepatu kaca. Sepatu kaca inilah yang nantinya membuktikan bahwa Cinderella benar-benar putri yang dinantikan oleh sang pangeran. Perjuangannya untuk menepati waktu pulang ke rumah membuat debaran khas ketika kita melihat kumpulan dongeng ini di layar kaca.

Bagaimana akhir dari kisah malang Cinderella, seperti kumpulan dongeng princess lainnya kisah inipun diakhiri dengan happy ending. Cinderella diperistri oleh sang pangeran, namun dia tak menaruh dendam pada ibu tiri dan saudari-saudari tirinya. Ada suatu pelajaran yang dapat dipetik dari kumpulan dongeng ini, yaitu tiada dendam, mudah memaafkan, dan keteguhan hati yang tidak sombong.

3. Kumpulan Dongeng - Beauty and The Beast (Princess Belle)

Kali ini kumpulan dongeng princess ingin mengangkat cerita yang berbeda. Seorang putri cantik dan anggun tak selalu harus berdampingan dengan pangeran gagah dan tampan. Kehadiran beast yang merupakan hasil kutukan penyihir mampu membawa emosi pembaca betapa sesungguhnya tak adil bagi Belle untuk tinggal di istana tua sang pangeran buruk rupa tersebut.

Kumpulan dongeng princess kali ini ingin mengungkapkan tentang kesabaran seorang Belle yang tetap hormat kepada pangeran Beast. Meski hidupnya terkungkung, namun Belle ingin membuktikan kalau dia bisa berbahagia dalam situasi bagaimanapun. Berteman dengan cangkir dan beberapa benda lain yang ternyata bisa berbicara (fantasi khas anak-anak) dalam kumpulan dongeng ini membuat semangat Belle terus menyala. Pangeran Beast yang buruk rupa juga digambarkan sebagai si pemurung yang mudah tersinggung. Sangat wajar bagi seseorang yang merasa ada kekurangan dalam dirinya.

Seperti kumpulan dongeng princess lainnya, kisah Beauty and The Beast ini akhirnya berakhir bahagia. Belle yang bisa menerima sepenuhnya kondisi sang pangeran justru membuat keadaan berbalik menjadi sangat membahagiakan. Sang pangeran yang buruk rupa berubah menjadi pangeran tampan yang sangat mencintai Belle.

Happy Ending, ciri khas kumpulan dongeng ala princess yang membuat anak-anak menjadi penuh semangat. Dari beberapa kumpulan dongeng princess di atas, maka rasanya tidak benar kalau kita mengatakan bahwa dongeng-dongeng tersebut hanya akan menyebabkan kemanjaan, kebahagiaan instan, dan rasa malas serta kemayu para remaja putri yang sempat membaca atau menonton filmnya.

Bagi penulis pribadi, justru dalam kumpulan dongeng princess tersebut ditunjukkan karakter kuat dari seorang princess yang baik hati, murah senyum, ramah, dan selalu berusaha membuat diri dan sekelilingnya menjadi gembira.  Kalaupun dirasa terlalu klise, hal itu karena untuk mempersingkat cerita saja.

Cinderella pun rajin bekerja membantu ibu tirinya sebelum menjadi istri pangeran. Putri Salju juga rajin bekerja membersihkan istana dengan gembira sebelum ibu tirinya berniat menghabisinya. Semua senang bekerja, dan siapa yang senang bekerja akan berbahagia. Itulah hikmah yang bisa dipetik dari kumpulan dongeng princess menurut penulis. Bagaimana menurut Anda?

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Komik Superhero dari Amerika untuk Dunia
  • Cerita Ibu dan Anak Oedipus Complex
  • Cerita Motivasi Kehidupan yang Menggugah Kesadaran
  • Dongeng: Cerita Anak Penuh Petuah
  • Comic Naruto Bahasa Indonesia
  • Cerita Komik Naruto Hokage
  • Perkembangan Komik Korea
  • Cerita Legenda Cina, Tak Sebatas Legenda
  • Menciptakan Sendiri Kejadian-Kejadian Aneh - ANNEAHIRA.COM
  • Novel Terbaru Andrea Hirata Menyemangati PSSI
  • Marvel Comics - Pelopor Komik Superhero
  • Cerita Inspirasi dan Motivasi Tentang Berpikir Positif
  • Cerita Dongeng Snow White
  • Melacak Jejak Kemungkinan Hidup di Luar Angkasa
  • Dua Cerita Sedih dan Belajar Syukur dari Umar bin Khattab
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA