logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Olah Raga    Kekuatan    Artikel Umum Kekuatan    Kungfu

Kungfu, Dari Da Mo Sampai David Carradine

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Teriakan khas pada saat menggunakan salah satu jurus kungfu dengan ekspresi khas, rambut diponi, tubuh kurus berisi dengan senantiasa mengenakan celana hitam, menjadi ciri dari Bruce Lee. Sebagai bintang kungfu, Bruce Lee telah berhasil memosisikan dirinya sebagai pemain laga Asia yang diterima hampir di seluruh benua.

Bruce Lee menjadikan kungfu sebagai salah satu seni bela diri yang mengandalkan kecepatan, keindahan, dan kekuatan. Dalam dunia film, bintang non Asia yang berhasil menjadi ikon kungfu adalah David Carradine. 

Sejarah dan Perkembangan Kungfu

Orang akan senantiasa mengidentikkan ilmu bela diri kungfu dengan Tiongkok. Padahal kalau kita menilik sejarah dan perkembangan ilmu bela diri kungfu, di dataran Tiongkok sendiri waktu itu tidak sepopuler silat dan wushu.  

Waktu dulu, kungfu lebih merujuk kepada keahlian seseorang yang ulet dan telah teruji seperti keahlian bercocok tanam atau memasak. Justru kungfu sebagai ilmu bela diri mulai populer dan mendapat perhatian luas di Tiongkok setelah legenda kungfu. Bruce Lee memopulerkan bela diri yang mengandalkan kecepatan, keindahan, dan kekuatan ini di dunia Barat, khususnya Amerika. 

Padahal sebagai ilmu bela diri, kungfu sebenarnya telah dikenal sejak 5000 tahun lalu seiring berkembangnya kepercayaan Taoisme. Sepanjang sejarah, bermunculan beragam aliran kungfu. Namun, yang paling populer dan mendapat perhatian luas adalah aliran Siaw Liem Sie sebagai salah satu aliran yang dikembangkan atau berasal dari Vihara Shaolin.

Aliran Kun Lun, Thian San, Khongtong, Omei, dan Wudang juga mendapat perhatian para peminat kungfu, sekalipun tidak sepopuler aliran yang berasal dari Vihara Shaolin. Sampai sejauh ini, tak kurang dari seratus aliran kungfu dari yang paling keras sampai kepada aliran seni bela diri kungfu yang menonjolkan kelembutan dan keindahan. Namun, yang masih populer sampai sekarang, bisa dihitung jari misalnya saja aliran Wing Chun, Eng Jiaw, Yi Quan, Chang Quan, Lohan dan Ngo Cho.

Beberapa pendekar ilmu bela diri kungfu yang telah turut memberi kontribusi kepada perkembangan ilmu bela diri ini di antaranya pendekar legendaris, Bodhidharma atau lebih dikenal dengan nama Da Mo. Ia adalah seorang keturunan India yang membawa aliran Zen Budha.

Selama sembilan tahun bertapa di Kuil Shaolin, Da Mo telah berhasil melahirkan jurus-jurus yang menjadi andalan dan banyak dibicarakan orang, misalnya jurus Sembilan Matahari, Baju Besi Emas, dan Lima Jurus Hewan. 

Pendekar generasi sesudah Da Mo paling menonjol yang berasal dari Vihara Shaolin adalah Thio Sam Hong. Ia berhasil menciptakan berbagai jurus kungfu yang terinspirasi oleh kejadian-kejadian alam, seperti angin, aliran air, dan sebagainya.

Awalnya Thio Sam Hong belajar ilmu bela diri kungfu secara serius di Vihara Shaolin, tapi dalam kesehariannya ia sering mendapat perlakukan tidak menyenangkan dari para senior yang ada di kuil tersebut. Jengah dengan keadaan yang menurutnya tidak kondusif untuk menerpa kesabaran, akhirnya Hong keluar dan mulai mengembangkan ilmu bela diri kungfu sendiri tanpa panduan dari guru seperti halnya yang sering terjadi di kuil.

Jurus Terpaan Angin, Belalang Sembah, atau Bangau dan Ular adalah jurus-jurus yang berhasil dikembangkan Hong terutama ketika ia mulai menyepi sendiri di Gunung Hua San.

Sejarah perkembangan ilmu bela diri kungfu tak bisa dipisahkan pula dari seorang jenderal dari Kaisar Dinasti Tong, dialah Jendral Yue Fei yang hidup dari 1103-1142 Masehi. Sebagai pendekar dan ksatria, Yue Fei telah bertempur habis-habisan melawan suku bangsa Juchen. Ia tetap membela negara sekalipun akhirnya dihukum mati oleh penguasa akibat didera fitnah.

Dalam perkembangan ilmu bela diri kungfu, Jenderal Fei terkenal dengan penguasaan 18 justru senjata Shaolin. Salah satu jurusnya yang terkenal adalah Ilmu Tombak Tunggal. 

Sejarah perkembangan ilmu bela diri kungfu tentu saja tak bisa dipisahkan dari pendekar yang hidup dan berkembang di Vihara Shaolin. Ada lima orang leluhur Shaolin yang terkenal terutama setelah terjadinya perang besar yang menyebabkan terbakarnya Kuil Shaolin ketika bentrok dengan 50000 tentara Qing.

Kelima leluhur ilmu bela diri kungfu dari Vihara Shaolin adalah Choi Tak Chung, Ma Chiu Hing, Fong Tai Hung, Lee Sik Hoi dan Wu Tak Tai. Kelima leluhur ini menjadi saksi bagaimana Vihara Shaolin terbakar selama 40 hari 40 malam. 

Pendekar ilmu bela diri Shaolin dari abad ke-19 yang terkenal adalah Wong Fei Hung, yang hidup pada zaman Dinasti Qing. Selain terkenal sebagai pendekar ilmu bela diri kungfu, Wong Fei Hung juga terkenal sebagai sinshe dan pemilik rumah obat Pho Chi Lama.

Wong Fei Hung yang terkenal memiliki jurus Tendangan Tanpa Bayangan dan jurus Toya 8, memang memiliki bakat yang luar biasa. Bakat itu diturunkan langsung dari ayahnya sendiri, Wong Kei Ying yang terkenal sebagai pendekar dari kelompok 10 Harimau Kanton.

Sejarah perkembangan ilmu bela diri kungfu telah mencatat pula seorang pendekar yang sangat rendah hati, yakni Yip Man. Ketinggian ilmu yang didapat dari gurunya, Chan Wah Sun dan anak dari Leung Jan yakni Leung Bik, tak membuat Yip Man tinggi hati.

Kehalusan perasaan itu pula yang menyebabkan Yip Man cepat memperoleh ilmu bela diri kungfu secara sempurna. Yip Man merupakan anak saudagar kaya dan juga dermawan. Ia mulai tertarik mempelajari ilmu bela diri kungfu terutama setelah ayahnya mengundang seorang master kungfu untuk melestarikan ajarannya itu dengan cara melatih anak-anak di lingkungan kuil.

Akhirnya, perkembangan ilmu bela diri kungfu tak bisa dilepaskan dari peran serta Bruce Lee atau nama aslinya Lee Siau Lung. Sebagai seorang praktisi Wing Chun sekalipun dikenal sebagai pendiri cabang ilmu bela diri baru Jet Kun Do, mulai senang mempelajari ilmu bela diri karena tantangan hidup di jalanan. Ia memang tumbuh dan besar di jalanan, termasuk sehari-harinya harus pula berhadapan dengan para mafia.

Sampai dengan tahun 60-an, Bruce Lee sering terlibat dalam perkelahian massal maupun perseorang di jalanan. Tapi tingkat ilmu bela dirinya yang tinggi, membuat ia sering merobohkan dan meng-KO musuh-musuhnya.

Gary Elms seorang juara boxer dari Inggris pernah merasakan bagaimana kehebatan ilmu bela diri kungfu yang dimiliki Bruce Lee. Bahkan Gary harus kalah KO ketika bertemu dalam sebuah pergelaran kejuaraan Hongkong Inter Scholl Amateur Boxing Championship.

Kungfu dalam Film

Dalam dunia film, dua tokoh yang turut mengembangkan dan memopulerkan ilmu bela diri kungfu adalah Bruce Lee dan David Carradine. David Carradine sendiri mulai terlibat dengan pembuatan film yang mengusung bela diri kungfu pada 1970-an ketika diproduksi sebuah serial televisi Kung Fu, serial televisi garapan sutradara Jerry Thorpe, Ed Spielman, dan Philip Ahn.

Tidak tanggung-tanggung serial ini dibuat sebanyak 63 episode untuk tiga musim. Sebuah jumlah yang memiliki catatan sendiri untuk sebuah serial jenis tayangan laga. Selain David Carradine, bintang yang terlibat dalam produksi tersebut adalah Keye Lukas, Radames Pera, dan Philip Ahn sendiri.

Serial Kung Fu tersebut disiarkan oleh Televisi ABC. Serial Kung Fu mengisahkan tentang Chang Caine (diperankan oleh David Carradine) dan seorang wanita yang hidup pada pertengahan abad ke-19 di dataran Cina. Sebagai seorang yatim dan setelah kematian kakeknya, Caine berhasil diterima untuk berguru ilmu bela diri kungfu dari Vihara Shaolin.

Dari tempat inilah kemudian Caine berkembang menjadi seorang pria yang menjadi panutan dalam ilmu bela diri shaolin sekaligus telah mengombinasikannya dengan seni.

Seperti kebanyakan dalam film laga, pada akhirnya Caine harus turun gunung untuk mengamalkan segala kemampuannya. Dalam kehidupan sehari-harinya yang terus bertualang, Caine harus membela para kaum tertindas. Sampai suatu hari akhirnya Caine harus keluar dari Cina menuju Amerika, untuk menemukan asal muasal keluarganya. 

Dalam film layar lebar, David Carradine sebagai Caine juga pernah dipertemukan dengan Brandon Lee yang memerankan Wang Chung. Lalu, pada sekitar tahun 1999, petualangan ilmu bela diri kungfu ini dibuat animasinya oleh Warner Bross. Salah satu pengisi suara dalam serial animasi tersebut adalah David Carradine sendiri.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Olahraga Lempar Cakram Sudah Ada Sejak Zaman Purba
  • Olahraga Bela Diri Langka Namun Mematikan
  • Merpati Putih: Pencak Silat yang Mendunia
  • Sejarah Olahraga Lempar Lembing
  • Taekwondo: Ilmu Bela Diri Penuh Filosofi
  • Sejarah Taekwondo Sebagai Seni Bela Diri
  • Mengenal Seni Bela Diri Wing Chun
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA