logo anne ahira
AnneAhira.com    Binatang Peliharaan    Kura-kura
Close x

Kura-kura

Kura-kura sangat akrab dalam kehidupan manusia. Sebagian masyarakat memiliki mitos bahwa kura-kura adalah hewan suci. Binatang ini termasuk golongan sejenis reptil bersisik dan berkaki empat dengan memiliki bony shell (batok rumah) yang kaku dan keras. Batok bagian atas hewan yang termasuk ordo testudinata ini disebut carapace, dan bagian bawahnya disebut plastron.

Bangsa hewan ini terdiri atas tiga kelompok, yaitu sea turtles atau penyu,freshwater turtles (bulus atau labi-labi), dan tortois. Selain itu ada yang membaginya menjadi dua istilah, land tortoises untuk yang hidup di darat dan terrapins atau freshwater tortoises untuk yang hidup di air tawar.

Hewan bersisik ini hidup di daerah padang rumput, sungai, rawa, laut, dan danau. Ada beberapa jenis yang bisa hidup di gurun atau tempat yang memiliki sedikit air. Makanan mereka ada yang termasuk jenis karnivora,herbivora, dan omnivora. Walau tanpa gigi, tulang keras di moncongnya dapat mematahkan apa saja. 

Pemilik bony shell ini bertelur untuk mempertahankan jenisnya. Telur disimpan di pinggir sungai atau tepi pantai, lalu ditimbun dan menetas setelah 50 - 70 hari berada di pasir. Jika suhu pasir atau tanah di sekitar timbunan telur di atas rata-rata, maka telur akan menetas dengan jumlah betina lebih banyak. Jika suhu di bawah normal, telur cenderung menetaskan hewan jantan.

Kura-kura dan Manusia

Secara tradisional, seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa kura-kura adalah hewan yang sangat akrab dengan manusia. Dalam mitologi Hindu, disebutkan bahwa bumi ini ditopang oleh empat kura-kura. Hal yang sama pun terdapat dalam kisah kuno Adiparwa. Kura-kura raksasa sangat berperan untuk menyangga gunung yang diputar dan dipakai mengaduk lautan untuk mencari tirta amerta (air kehidupan).

Hewan ini memang disucikan sehingga sering dipelihara di sejumlah kolam kuil Hindu dan tempat-tempat suci yang lain. Oleh sebab itulah, lukisan kura-kura sering terlihat pada relief candi dan pemakaman. Di sisi lain, daging kura-kura sudah sejak lama dikenal sebagai santapan yang sangat lezat. Beribu-ribu ekor kura-kura hidupnya berakhir di dapur restoran setiap tahunnya. Tak berbeda jauh dengan telur-telurnya yang banyak juga dijadikan santapan manusia.

Selain itu, ada banyak juga jenis kura-kura yang ditangkap, lalu diperdagangkan sebagai hewan peliharaan (pet). Hewan ini banyak dipelihara karena keunikannya, keindahan warnanya, atau yang cukup ironis adalah karena kelangkaannya. Bahkan, ada yang harganya sangat mahal karena kelangkaan tersebut.

Eksplorasi dan perburuan kura-kura yang dilakukan secara terus-menerus tersebut berdampak pada menurunnya jumlah populasi hewan tersebut ke tingkat yang sangat mengkhawatirkan. Hal ini semakin diperparah dengan habitat alaminya seperti sungai, hutan, dan rawa, yang juga ikut rusak karena aktivitas manusia. Akibatnya, perkembangan populasi reptil ini berjalan sangat lambat dan sebagian besar justru sifat-sifat dan kebiasannya belum diketahui. Oleh karena itulah, tindakan konservasi terhadap reptil ini sangat diperlukan.

Dari seluruh bangsa kura-kura, hanya baru penyu yang sudah dilindungi dengan sangat baik di Indonesia. Ya, hampir seluruh jenis penyu sudah dilindungi oleh undang-undang. Tak hanya itu, ada banyak pantai peneluran penyu yang sudah dimasukkan dalam daerah yang dilindungi seperti Pantai Jamursba Medi di Papua dan Pantai Sukamande di Jawa Timur. Walaupun demikian, perburuan penyu dan telurnya masih saja terjadi secara ilegal. Aksi ini hingga kini masih sulit dicegah dan dihentikan.

Sebab Kepunahan Kura-kura

Perkembangbiakan populasi kura-kura sangat lamban dan masih banyak jenis hewan ini yang belum diketahui. Ancaman yang telah menurunkan populasi hewan ini sampai ke tingkat mengkhawatirkan, di antaranya :

  1. Daging dan telur bangsa spesies ini adalah makanan lezat manusia.
  2. Sisik penyu jenis Eretmochelys imbricate menjadi sasaran bahan perhiasan. Kura-kura jenis penyu dibunuh untuk dikeringkan sebagai pajangan.
  3. Penangkapan besar-besaran untuk diperdagangkan sebagai hewan peliharaan. Hewan ini dikoleksi karena keunikan bentuk, warna yang indah, dan karena kelangkaannya.
  4. Sebagian besar habitat alami mereka telah rusak akibat ulah tangan manusia.

Jenis Kura-kura di Indonesia

Indonesia memiliki sekitar 45 jenis kura-kura dan penyu dari 260 spesies yang masih hidup di dunia. Undang-Undang di Indonesia telah melindungi jenis penyu termasuk kawasan-kawasan habitat penyu yang dilindungi. Tetapi aktivitas penangkapan dan penjualan penyu dan telur masih sulit untuk dihentikan. Diantara hewan ini yang bisa kita temukan sebagai hewan peliharaan, di antaranya :

  1. Heosemys Spinosa, disebut juga Kura Matahari asal Kalimantan.
  2. Callagur Borneoensis, disebut Tuntong atau Beluku yang sebagian besar hidupnya lama di dalam air.
  3. Cuora Amboinensis atau Kura Ambon, dikenal juga dengan nama Kura Kotak, kura Katup. Makanan utamanya tumbuh-tumbuhan, ikan dan udang. Banyak ditemukan di sekitar sungai dan sawah.
  4. Beiyogo atau Notochelys Platynota hidup di sungai deras dan mengkonsumsi dedaunan dan buah-buhan, juga siput dan udang.
  5. Cyclemys Dentata, dikenal juga dengan istilah kura Daun.
  6. Notochelys Platynota, bentuk seperti Kura Daun dengan plastron kekuning-kuningan.
  7. Manouria Emys emys, atau disebut Kura Darat.
  8. Batagur Baska, berasal dari alam Sumatera dan Kalimantan.

Tip Merawat Kura-kura

Seperti amfibi dan reptil lainnya, kura-kura pun dianggap sangat menarik dan membuat banyak orang ingin memeliharanya. Tapi, banyak juga yang membelinya hanya karena tren tanpa memedulikan kebutuhan khusus hewan tersebut. Sebenarnya, memelihara kura-kura itu tidaklah rumit.

Kasus-kasus kematian yang sering terjadi di penangkaran lebih banyak disebabkan karena salahnya penanganan. Bila prosedur perawatannya benar, reptil ini bisa hidup selama puluhan tahun. Nah, berikut ini yang wajib diperhatikan saat memelihara kura-kura agar sehat selalu.

    • Pastikan kura-kura mempunyai ruang cukup untuk hidup. Pastikanlah ruangan tersebut cukup memiliki cahaya, kelembabannya terjaga, tersedia air bersih, dan ada lampu berjemur.

 

    • Tak jarang para pecinta kura-kura membuat habitat alami kura-kura sealami mungkin. Artinya, hewan tersebut akan mempunyai siklus hidup dan juga berkembang biak seperti di alam bebas. Cara seperti ini tentu memiliki kelemahan, yaitu kura-kura akan bersifat tertutup, khususnya ketika musim bertelur, sebab pada dasarnya reptil ini akan bersembunyi ketika membuat sarang dan juga tak mau diganggu.

 

    • Banyak juga pecinta kura-kura di luar negeri memakai pendingin untuk membuat kondisi ideal beristirahat panjang bagi kura-kura. Cara ini tidak dianjurkan karena bila tak mempunyai kemampuan beradaptasi dan terjadi kenaikan suhu secara tiba-tiba, waktu tidur atau istirahat kura-kura akan terganggu. Akibatnya mungkin akan sangat fatal. Cara paling ampuh yaitu tak membiarkan hewan tersebut hibernate sama sekali bila memang berniat menyimpannya dalam ruangan.

 

    • Saat memlihara di rumah, pastikanlah kapasitas tangki pemeliharaan dapat menampung sedikitnya 40 galon. Selain itu, harus tersedia ruangan yang cukup untuk menyimpan kura-kura. Harus juga menyediakan tempat untuk berjemur.

 

  • Jangan lupa mencuci tangan sesudah memegang kura-kura agar terhindar dari kontaminasi. Walaupun sebenarnya tak semua kura-kura membawa salmonella, tak ada salahnya untuk selalu mencuci tangan setelah memengnya. Hal ini tentunya akan lebih aman bagi kesehatan kita maupun kura-kura.  

Itulah ulasan seputar kura-kura dan tip-tip merawatnya. Kura-kura semakin langka. Oleh karena itu, kita harus turut serta menjaga kelestariannya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait

Kura Kura
Kura-kura adalah hewan yang lucu. Salah satu jenis hewan yang berjalan lambat adalah kura-kura. Ciri khas yang dimiliki kura-kura adalah “rumahnya” atau sering disebut batok yang keras sekali. Ada banyak jenis kura-kura yang dipelihara. Anda ingin tahu apa saja jenisnya dan bagaimana cara merawatnya? Baca selengkapnya di sini.

Memelihara Kura-Kura
Kura-kura merupakan hewan sejenis reptilia yang memiliki rumah atau batok. Dengan keunikan kura-kura, banyak orang saat ini memelihara kura-kura sebagai hewan peliharaannya. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel berikut ini.

Makanan Kura-Kura
Pemeliharaan kura-kura yang baik dapat dilakukan dengan cara memperhatikan makanan kura-kura. Selain pellet, pakan kura-kura adalah daging dan sayuran. Tapi pemberian pellet atau daging akan mengakibatkan over growth dan kegemukan.

Morfologi Kura-Kura
Morfologi kura-kura adalah sejumlah keterangan yang menjelaskan ciri-ciri dan struktur dalam tubuh kura-kura. Morfologi kura-kura terdiri atas ukuran tubuh, batok, leher, dan lain sebagainya. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel berikut ini.

Penyakit Kura-Kura
Seperti hewan pada umumnya, kura-kura juga dapat terjangkit penyakit yang bisa mengganggu kesehatan kura-kura. Beberapa penyakit kura-kura bahkan dapat menyebabkan kematian. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel berikut ini.

Perawatan Kura-Kura
Sebagai hewan peliharaan, kura-kura tentu membutuhkan perawatan. Perawatan kura-kura ini harus dilakukan dengan baik dan tepat. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel berikut.

Membeli Kura-Kura
Sebagai salah satu hewan peliharaan yang lucu, banyak orang yang mulai mencari dan membeli kura-kura untuk dijadikan hewan peliharaannya. Membeli kura-kura, tentulah sangat mudah, namun sebelumnya kita diharuskan mengetahui lebih dalam mengenai kura-kura. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel berikut ini.

Jenis Kura-Kura
Kura-kura merupakan salah satu hewan peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Ada sekitar 250 jenis kura-kura yang ada di dunia ini. Untuk lebih jelasnya, amri kita simak artikel berikut ini.

Habitat Kura-Kura
Kura-kura pada dasarnya merupakan hewan reptilia. Kura-kura ini dibagi menjadi tiga jenis. Ketiga jenis kura-kura ini dibedakan sesuai dengan habitat kura-kura itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel berikut ini.

Budidaya Kura-Kura
Sejak zaman dahulu, kura-kura sudah dekat dengan kehidupan manusia. Bahkan, saat ini kura-kura sudah mulai banyak dijadikan sebagai hewan peliharaan manusia. Tidak heran jika saat ini banyak orang yang membudidayakan kura-kura. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel berikut ini.


Beranda | Privacy | Sitemap

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668 Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA