Kutub Utara dan Kutub Selatan: Sama-Sama Bersuhu Dingin
Bumi adalah salah satu planet yang ada di sistem tata surya. Berbentuk bulat dengan pusat magnet berada di kedua sumbu. Sumbu bumi masing-masing terletak di dua kutub bumi, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Kedua kutub tersebut memiliki peranan yang cukup penting.
Bentuk bumi terlihat seperti bulatan yang digepengkan. Tekanan tersebut lantas seolah menyebabkan permukaan tengah bumi menjadi lebih membuncit. Permukaan bumi yang membuncit ini terjadi pada daerah khatulistiwa. Akibatnya ukuran diameter bumi pada garis khatulistiwa lebih besar daripada diameter kutub-kutub bumi.
Selayaknya magnet yang selalu mempunyai dua kutub, bumi pun demikian. Kutub bumi terbentuk di ujung bagian atas dan bawah bumi. Kutub bumi berfungsi sebagai magnet bumi yang dapat menjaga pergerakan bumi dalam berotasi maupun berevolusi.
Kedua kutub bumi tersebut, yaitu kutub utara dan kutub selatan selalu identik dengan salju abadi. Hal itu disebabkan karena letak kedua kutub tersebut yang memang sangat jarang tersentuh matahari.
Berbeda dengan daerah yang terletak tepat di garis khatulistiwa. Matahari yang berputar, selalu memancarkan cahayanya di daerah khatulistiwa tersebut.
Kutub Utara
Kutub utara adalah titik dari bola bumi yang berada paling atas, atau utara. Kutub utara adalah satu-satunya titik di bumi yang dilintasi oleh garis lintang pada 90 derajat lintang utara. Garis lintang yang berada di sebelah utara garis khatulistiwa disebut dengan garis lintang utara.
Permukaan kutub utara sebagian besar terdiri dari air samudera arktik yang membeku. Di antara lima samudera yang ada di bumi, samudera arktik merupakan samudera yang memiliki luas terkecil dan kedalaman air yang paling dangkal.
Iklim pada daerah kutub utara ini adalah iklim kutub. Iklim kutub adalah suhu dingin yang terjadi di kutub. Kutub utara dan kutub selatan misalnya.
Di kedua daerah tersebut, musim dingin akan berlangsung sangat lama, cuaca panas dengan suhu yang sejuk berlangsung sangat singkat. Keadaan tanahnya pun membeku sepanjang tahun. Jenis tanaman yang dapat tumbuh di daerah beriklim kutub hanya berupa lumut dan semak-semak.
Kutub utara sering didefinisikan dalam dua hal. Kutub utara geografis dan kutub utara magnetik. Kutub utara geografis dikenal dengan istilah utara sejati. Titik ini merupakan titik pertemuan antara poros rotasi bumi dengan permukaan bumi. Kutub utara magnetik titik di kutub utara yang merupakan medan geomagnetik vertikal, yaitu titik 90 derajat.
Kutub Selatan
Berlawanan arah dengan kutub utara, kutub selatan terletak di bagian paling selatan bumi. Bersamaan dengan kutub magnetik yang ada di bagian utara bumi, titik magnetik di kutub selatan merupakan sumbu berputarnya poros bumi.
Kutub selatan berada di Antartika. Sebuah benua terdingin di muka bumi. Luas yang dimilikinya tidak berbeda jauh dengan luas benua Amerika dan Afrika. Namun tingkat populasinya tentu saja jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kedua benua tersebut.
Suhu di benua Antartika sangat dingin. Suhunya mencapai minus 85 derajat hingga minus 90 derajat Celcius. Pada musim panas saja, suhunya hanya naik 30 derajat, berarti suhu musim panas di kutub selatan adalah minus 50 hingga minus 60 derajat Celcius. Seluruh permukaan benua ini tertutup es, tebalnya mencapai 2,5 kilometer.
Populasi makhluk hidup di benua ini sangat minim. Hewan yang bisa menyesuaikan keadaan tubuhnya dengan kondisi iklim di kutub selatan adalah pinguin. Kutub selatan juga sering dijadikan lapangan observasi bagi beberapa ilmuwan di seluruh dunia.
Rata-rata, negara-negara tersebut memiliki stasiun riset atau laboratorium penelitian sendiri. Sejauh ini, negara yang rutin mendatangi kutub selatan untuk melakukan observasi berjumlah 29 negara.






