Laboratorium
Ilustrasi laboratorium
Anda tentu sudah mengenal tempat yang bernama laboratorium, bukan? Ya, sebuah tempat yang biasanya digunakan untuk melakukan penelitian tertentu. Di dunia sekolah, laboratorium merupakan salah satu fasilitas sekolah yang harus ada. Dalam kegiatan belajar, laboratorium sekolah lebih berperan untuk mendukung kegiatan belajar siswa. Contohnya laboratorium sains yang digunakan untuk praktik kegiatan sains dan biologi. Biasanya, di laboratorium sains terdapat sejumlah alat-alat serta sarana untuk bahan praktikum siswa.
Selain laboratorium sains, sekolah biasanya memiliki laboratorium bahasa. Fungsinya sama seperti laboratorium sains, yaitu untuk memudahkan siswa dalam menyerap pelajaran. Umumnya di laboratorium bahasa terdapat berbagai jenis peralatan yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan para siswa dalam berbahasa asing.
Ketika pelajaran bahasa asing dimulai, biasanya para guru akan mengajak para siswanya menuju laboratorium bahasa. Melalui laboratorium bahasa, guru berharap para siswanya akan terbantu dalam meningkatkan kemampuan berbahasa asing.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian laboratorium adalah tempat atau kamar dan sebagainya tertentu yang dilengkapi dengan peralatan untuk mengadakan percobaan (penyelidikan dan sebagainya). Sementara itu, Kamus Besar Bahasa Indonesia menyebutkan bahwa laboratorium bahasa adalah ruangan yang dilengkapi dengan alat-alat keperluan pengajaran bahasa berupa pita perekam, kaset, proyektor, dan piringan hitam, dipakai secara terpisah atau bersama-sama.
Jadi, sebuah laboratorium yang baik memiliki beberapa peralatan yang mendukung dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Layak atau tidaknya sebuah laboratorium bisa dilihat dari sarana dan peralatan yang ada di dalamnya.
Laboratorium Bahasa Sekolah
Sesuai dengan pengertian dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang menyebutkan bahwa laboratium bahasa mengandung alat-alat yang diperlukan untuk mengajar bahasa. Tentu saja di dalam ruangan laboratorium bahasa akan ada banyak peralatan yang digunakan untuk siswa agar kemampuan bahasa asingnya meningkat. Secara umum, peralatan dalam laboratorium bahasa dibagi menjadi 3, yaitu sebagai berikut.
- Peralatan elektronik. Laboratorium bahasa yang baik tentu saja memiliki peralatan elektronik di dalamnya yang berperan penting untuk meningkatkan kemampuan para siswa dalam pelajaran bahasa asing.
- Sebuah laboratorium bahasa juga dilengkapi oleh peralatan furnitur dan aksesori ruangan. Peralatan ini berfungsi untuk memberikan rasa nyaman bagi para siswa ketika belajar di dalam ruangan laboratorium.
- Perangkat multimedia. Salah satu yang paling pokok dalam laboratorium bahasa adalah perangkat multimedia.
Para siswa akan terbantu dengan adanya peralatan multimedia yang bisa digunakan oleh siswa ketika kegiatan belajar bahasa asing sedang berlangsung.Laboratorium bahasa memang tidak digunakan untuk melakukan percobaan atau penelitian. Fungsi laboratorium bahasa lebih kepada sarana untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing bagi para siswa. Para pendidik biasanya akan melakukan kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan agar kemampuan para siswa dalam berbahasa asing semakin lancar.
Kegiatan di laboratorium bahasa pada umumnya listening, reading, atau melakukan conversation antarteman (untuk pelajaran bahasa Inggris). Para pendidik akan menyetel lagu berbahasa Inggris dan meminta para siswa mengikuti lagu tersebut. Hal ini dilakukan untuk memudahkan para siswa menyerap kata asing dan membiasakan para siswa mendengar bahasa asing.
Selain menyetel sebuah lagu berbahasa asing, di laboratorium bahasa biasanya terdapat sebuah monitor besar atau televisi yang akan digunakan untuk memutar film berbahasa asing. Para siswa kemudian memerhatikan tayangan berbahasa asing dan kemudian melakukan pengamatan. Selanjutnya, para siswa akan diminta membuat laporan tentang tayangan tersebut. Kegiatan meningkatkan kemampuan bahasa akan semakin nyaman dilakukan bila diadakan di laboratorium bahasa.
Laboratorium Sains Sekolah
Pada pelajaran sains atau pelajaran biologi, keberadaan sebuah laboratorium sangat krusial. Ketika proses belajar mengajar sains diadakan, para siswa akan lebih bersemangat dalam mempraktikkan pelajaran di laboratorium. Mereka akan tampak seperti seorang peneliti ketika melakukan uji coba atau percobaan pelajaran yang sedang berlangsung.
Laboratorium sains adalah sebuah tempat belajar mengajar yang menggunakan media praktikum di dalamnya. Tempat laboratorium dapat membuat siswa berinteraksi dengan berbagai peralatan dan sarana laboratorium untuk mengamati dan mempelajari sesuatu dari pelajaran Sains/IPA.
Fungsi laboratorium sains pada umumnya adalah sebagai tempat melakukan percobaan. Semua alat-alat dan sarana praktikum akan ada di laboratorium sehingga para siswa tidak akan melakukan praktik percobaan di dalam kelas. Laboratorium sains juga berperan penting dalam proses pelajaran Sains, yaitu sebagai penunjang kegiatan mengamati pelajaran Sains. Misalnya saja melakukan praktik pertumbuhan jamur. Para siswa akan diberi kesempatan menanam jamur pada media hidro atau air di laboratorium.
Laboratorium sains juga bisa digunakan sebagai tempat display hasil percobaan atau penelitian yang pernah siswa lakukan. Hasil percobaan tersebut bisa memotivasi para siswa untuk melakukan penelitian atau percobaan yang lebih baik daripada percobaan sebelumnya.
Tujuan proses pelajaran di laboratorium bagi para siswa sangat penting, di antaranya sebagai berikut.
- Para siswa mampu dengan cermat mengamati setiap percobaan atau penelitian yang sedang dilakukan.
- Para siswa mampu memecahkan masalah ketika menghadapi sebuah percobaan atau penelitian. Hasil pengamatan para siswa terhadap sesuatu yang diteliti bisa membuahkan hasil yang maksimal.
- Proses pembelajaran di laboratorium mengharapkan para siswa mampu melaksanakan semua percobaan dan penelitian sesuai dengan pelajaran sains yang diterima para siswa.
- Para siswa dapat menggunakan sarana dan peralatan praktikum di laboratorium dengan terampil.Para siswa merasa senang belajar ilmu sains dan diharapkan para siswa memiliki kecintaan terhadap pelajaran sains melalui praktikkum di laboratorium.
Kegiatan Laboratorium
Tidak bisa dipungkiri adanya fasilitas laboratorium dapat meningkatkan kemampuan dan kreativitas anak didik di sekolah. Pihak sekolah sudah sepatutnya memiliki fasilitas laboratorium tersebut. Melalui kegiatan laboratorium, para siswa bisa mempelajari fakta-fakta, gejala, menetapkan dan merumuskan masalah, konsep, penyelesaian masalah, dan juga observasi dengan teliti.
Tujuan pembelajaran dari kegiatan laboratorium sangat bermanfaat bagi para siswa. Para siswa akan mendapatkan pengetahuan yang bersifat kognitif. Selain itu, para siswa pun akan mendapat keterampilan ketika melakukan praktik di laboratorium.
Pelaksanaan kegiatan praktikum akan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut kegiatan praktik. Pada kegiatan persiapan, para siswa dibantu oleh sang guru akan meneteapkan tujuan kegiatan praktik di laboratorium. Mereka akan diminta melakukan persiapan alat dan bahan oleh guru yang bersangkutan. Ketika bahan-bahan dan sarana lainnya telah siap, para siswa akan mendapat penjelasan dari para guru dalam melakukan langkah dan instruksi selanjutnya.
Setelah semua peralatan dan perlengkapan telah siap, tahap selanjutnya adalah melakuakn kegiatan praktikum di laboratorium. Kegiatan ini akan diawasi oleh guru sehingga para siswa akan terbantu ketika melakukan praktikum. Tahapan terakhir dari kegiatan praktikum adalah mengumpulkan hasil kegiatan dan melaporkannya pada guru. Biasanya, hasil dari praktikum akan dipajang di laboratorium.
Kegiatan praktikum laboratorium sains memang lebih besar daripada kegiatan laboratorium bahasa. Dalam laboratorium bahasa, para siswa tidak akan melakukan percobaan. Para siswa hanya akan diberi kegiatan yang menunjang kelancaran dalam berbahasa asing. Para guru biasanya memberikan sarana pelajaran yang berbeda untuk menciptakan kegiatan mengajar yang menyenangkan di dalam laboratorium.

