Lagu Naruto Digemari Layaknya Lagu Indonesia

Serial film anime ini memang sudah banyak digemari oleh masyarakat Indonesia, muda maupun dewasa. Beragam bentuk, seperti manga atau komik Jepang dan novel Naruto akan mudah didapatkan di pasaran Indonesia.
Keberhasilan novel Naruto berimbas pada suksesnya beragam pernak-pernik Naruto. Seperti, mug, action figure, tas, dan pakaian bergambar Naruto. Bahkan, lagu Naruto yang menjadi sondtrack film animenya pun tidak henti-hentinya diburu oleh para penggila tokoh kartu asal Jepang tersebut.
Berbicara mengenai kegemaran seseorang terhadap suatu hal, terkadang memang sering tidak masuk akal. Semua kembali pada masalah selera. Dalam hal ini, selera menjadi alasan kuat. Termasuk, selera menggemari tokoh kartun Naruto.
Kartun ini memiliki nama yang besar. Sama seperti kartun-kartun produk Jepang lain, Naruto bersumber pada daya imajinasi seseorang. Naruto sepertinya diciptakan untuk menyaingi keberhasilan Dragon Ball yang sudah lebih dulu terkenal.
Naruto di Indonesia
Sebelumnya, beberapa tahun lalu, Indonesia juga sudah digemparkan dengan hadirnya tokoh kartun Dragon Ball. Sekarang, giliran Naruto yang berhasil menarik perhatian masyarakat muda dan dewasa Indonesia.
Sepertinya, cerita imajinasi penuh daya khayal tetap menjadi hiburan favorit bagi siapa pun. Bukan hanya Indonesia, melainkan seluruh dunia.
Naruto beredar dalam beragam versi, novel, film anime, dan manga atau komik Jepang.
Film anime Naruto di Indonesia ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi swasta. Film anime tersebut langsung mendapat sambutan baik. Imbasnya, beberapa lagu Naruto yang terdapat di dalamnya ikut-ikutan digemari. Lagu Naruto tersebut mengiringi jalannya cerita film anime tersebut. Dari pembukaan, pertengahan cerita, hingga lagu penutup.
Lagu Naruto
Layaknya sebuah barang yang memiliki tanggal kadaluwarsa, lagu Naruto pun demikian. Lagu pembuka film anime Naruto berganti dalam beberapa episode tertentu. Pertama kali hadir di Indonesia, anime Naruto memiliki lagu pembuka berjudul “Rocks” yang dinyanyikan oleh Houn Dog serta lagu penutup berjudul “Wind” yang dinyanyikan oleh Akeboshi.
Kedua lagu tersebut berbahasa Jepang. Namun, bagi mereka yang sudah telanjur menggilai Naruto, menggemari lagu Naruto sama seperti mengemari lagu-lagu Indonesia. Bahkan, tidak jarang di antara mereka hafal dengan lancar lirik lagu-lagu Naruto tersebut. Sayangnya, “Rocks” dan “Wind” hanya diperdengarkan hingga episode 25.
Untuk episode-episode selanjutnya, film anime Naruto juga memiliki judul lagu dan penyanyi yang berbeda-beda. Semuanya berganti setiap beberapa episode. Dari episode 1 hingga 220, tercatat sebanyak sembilan judul lagu pembuka yang dinyanyikan oleh orang berbeda.
Selain itu, ada lima belas judul lagu penutup yang juga dinyanyikan oleh orang yang berbeda. Rata-rata, lagu tersebut mempunyai lirik bahasa Jepang dan mempunyai beat irama yang cepat.
Selain lagu pembuka dan penutup, Naruto masih memiliki banyak lagu pengiring. Jumlahnya mencapai puluhan. Lagu pengiring biasanya diputar saat adegan atau cerita di film anime Naruto sedang berlangsung. Lagu-lagu pengiring anime Naruto disukai karena seolah mengingatkan para penggila Naruto terhadap penggalan cerita dari film Naruto tersebut.






