Langkah-Langkah Menginstal Komputer Baru
Ilustrasi langkah langkah menginstal komputer
Tahukah Anda bagaimana langkah-langkah menginstal komputer baru? Bagi sebagian orang, menginstal komputer memang bukan perkara penting. Namun, disadari atau tidak, kemampuan ini seharusnya dimiliki oleh setiap pemilik komputer. Ada banyak alasan yang membuat sebagian orang menganggap keahlian ini sebagai sesuatu yang tidak begitu penting.
Padahal, dengan memiliki kemampuan ini, kita bisa dengan mudah “mengobati” komputer kesayangan ketika terserang penyakit. Dengan kemampuan ini pun, kita bisa memberikan “nyawa” ketika memiliki sebuah komputer baru.
Ya, komputer dan istilajh install ini ibarat dua mata uang yang tidak mungkin dipisahkan. Komputer bisa digunakan setelah kita memasang atau menginstal program-program yang dibutuhkan. Tanpa adanya program yang terpasang, mustahil komputer bisa digunakan. Yang mungkin jadi pertanyaan adalah apa itu istall dan bagaimana langkah-langkah menginstal komputer itu?
Nah, dalam bahasan kali ini, penulis akan memberikan informasi seputar istilah instal dan langkah-langkah menginstal komputer secara detail. Anda penasaran, bukan? Simak saja uraian berikut dengan saksama.
Apa Itu Instal?
Install adalah proses pemasangan perangkat lunak (software) tertentu ke dalam komputer. Software atau program apapun akan menjalani proses install sebelum bisa digunakan dalam komputer. Akan tetapi, ketika kita mendengar istilah “menginstal komputer” maka makna yang timbul bukan sekadar memasang software, tetapi lebih kepada proses pemasangan sistem operasi ke dalam komputer, Microsoft Windows misalnya.
Bagi Anda yang ingin mengetahui cara menginstal komputer, berikut ini adalah informasi tentang langkah-langkah menginstal komputer dengan menggunakan sistem operasi Microsoft Windows XP Home Edition with Service Pack 2.
Langkah-langkah Menginstal Komputer dengan Windows XP Sp2
Jika pada komputer Anda belum terpasang sistem operasi, maka ketika Anda memutuskan untuk menggunakan sistem operasi Microsoft Windows XP Home Edition with Service Pack 2, maka Anda dapat melakukan proses instalasi baru dengan langkah-langkah sebagai berikut.
- Pastikan komputer melakukan booting awal dari CD/ DVD ROOM dengan terlebih dahulu memeriksa pengaturan BIOS. Untuk masuk ke halaman pengaturan BIOS biasanya dilakukan dengan menekan tombol Del pada keyboard ketika pertama kali komputer diaktifkan. Akan tetapi, untuk komputer dengan merek tertentu, biasanya dilakukan dengan menekan tombol F1 atau F2 pada keyboard.
- Masih dalam pengaturan BIOS, silakan ubah first boot device komputer Anda dari yang asalnya hardisk ke CD/DVD ROOM. Begitu beres, tekan F10 guna menyimpan hasil perubahan yang sebelumnya dilakukan.
- Masukkan CD instalasi Windows XP ke dalam CD/ DVD ROOM. CD instalasi Windows ini sebaiknya menggunakan yang orisinil dan berlisensi agar tidak terjadi sesuatu yang diinginkan.
- Setelah memasukkan CD instalasi, silakan restart komputer dan tunggu beberapa saat hingga muncul teks “Press any key to boot from CD …, kemudian sebelum jumlah titik-titiknya mencapai lima titik, Anda harus segera tekan salah satu tombol pada keyboard, misalnya Enter, untuk memulai proses instalasi. Jika Anda tidak menekan sesuatu sampai titik-titik tadi berjumlah lima, maka system tidak bisa memulai proses instalasi dan Anda harus memulai lagi dari awal.
- Ketika proses instalasi telah dimulai, maka di bagian bawah layar akan tampil beberapa pesan yang muncul dengan dengan cepat. Pesan-pesan ini hanya merupakan pemberitahuan yang tidak begitu penting sehingga dapat saja diabaikan.
- Setelah menunggu beberapa saat, maka pada layar akan tampil 3 pilihan instalasi, yaitu Set up Windows XP, Repair a Windows XP installation, dan Quit Setup. Jika Anda akan melakukan istalasi pada komputer baru, maka Set up Windows XP, adalah menu yang harus Anda pilih. Namun, jika komputer Anda sudah memiliki operating system, Anda bisa memilih menu Repair a Windows XP installation. ¬sedangkan menu Quit Setup adalah pilihan jika Anda ingin membatalkan proses instalasi.
- Untuk melanjutkan instalasi, pilih Setup Windows XP dan untuk menghentikan instalasi, pilih Quit Setup.
- Setelah memilih Setup Windows XP (melanjutkan instalasi), klik Enter dan tunggu beberapa saat sampai muncul persetujuan atau perjanjian lisensi pengguna (User License Agreement).
- Baca persetujuan lisensi tersebut dan ikuti perintah untuk menerima atau menolaknya. Pilih terima (accept), kemudian lanjutkan.
- Ketika di layar muncul instalasi Windows XP yang ada pada komputer, klik Esc untuk melanjutkan instalasi Windows XP yang baru (fresh copy).
- Pada tahap selanjutnya, di layar akan muncul pilihan untuk melakukan partisi ulang hardisk. Jika Anda menginginkan partisi ulang, maka hapus partisi sebelumnya (delete existing partitions) dan ikuti perintah selanjutnya, tetapi jika Anda tidak akan melakukan partisi ulang pilih Unpartitioned Space, kemudian klik Enter. Catatan: Menghapus partisi hardisk akan menghapus semua data yang tersimpan di dalamnya.
- Setelah melanjutkan proses instalasi, pada tahap selanjutnya akan muncul pilihan format dan sistem file (NTFS atau FAT32). Pilih salah satu sistem file yang Anda inginkan dan tentukan pilihan cara format hardisk tersebut, cepat (quick) atau lambat (slow).
- Setelah melakukan pemilihan cara format dan sistem file, maka proses format hardisk akan berlangsung yang kemudian dilanjutkan dengan penyalinan (copy) file-file awal ke dalam komputer. Tunggu beberapa menit sampai komputer melakukan restart.
- Ketika proses restart berlangsung, maka ada awal booting pada layar komputer akan tampil “Press any key to boot from CD …, untuk kali kedua. Namun kali ini, Anda tidak perlu menekan salah satu tombol dikeyboard dengan cepat karena jika dilakukan justru akan membuat system mengulangi lagi proses instalasi dari awal. Pesan itu sebaiknya diabaikan saja.
- Langkah-langkah menginstal komputer selanjutnya adalah menunggu. Ya, Anda hanya disarankan menunggu sambil memerhatikan perubahan-perubahan tampilan pada layar.
- Pada pilihan wilayah dan bahasa (Regional and Language), pilih Indonesia.
- Pada halaman Personalize Your Software, isikan data nama Anda atau nama perusahaan/ organisasi Anda.
- Pada halaman Your Product Key, ketikkan 25 karakter product key yang terdapat pada label CD instalasi Windows XP. Produk key ini merupakan kunci untuk mengaktivasi software Windows yang kita pasang. Saat ini, ada juga beberapa software Windows yang sama sekali tidak memerlukan produk key.
- Pada halaman Computer Name and Administrator Password, ketikkan nama komputer dan password yang sesuai yang Anda inginkan. Pada bagian ini, Anda bisa juga tidak memberikan isian.
- Pada halaman Date and Time Settings, lakukan pengaturan tanggal dan waktu dan daerah waktu (untuk indonesia, biasanya GMT + 7).
- Ikuti perintah-perintah selanjutnya hingga pada layar komputer Anda tampil informasi tentang fitur-fitur baru pada Windows XP.
- Komputer akan melakukan restart dan abaikan lagi perintah “Press any key to boot from CD …, sampai akhirnya muncul tampilan desktop Windows XP.
- Pada tahap akhir dari instalasi ini, keluarkan CD istalasi Windows XP, kemudian siapkan program-program aplikasi yang akan dipasang pada komputer Anda.
Nah, itulah langkah-langkah menginstal komputer dari awal hingga akhir. Langkah selanjutnya setelah menginstal system operasi ini adalah menginstal beberapa program penting lainnya, terutama Microsoft office. Perlu diketahui, meskipun proses instalasi ini dilakukan dalam komputer lama, kita tetap harus menginstal software-software yang sebelumnya sudah terpasang. Mengapa? Karena proses instalasi ini sudah menghapus seluruh software yang sudah terpasang.
Jika semua langkah-langkah menginstal komputer ini sudah Anda lakukan, silakan restart komputer Anda, lalu ubah lagi settingan biosnya ke menu default. Setelah itu, keluarlah dari settingan BIOS dan mulailah petualangan Anda dengan komputer baru yang sudah diinstall tadi. Bagaimana, mudah bukan?

