Latihan Photoshop Menggunakan Alat Penyeleksi Gambar
Ilustrasi latihan photoshop
Photoshop seolah telah menjadi tangan kanan orang-orang yang dalam pekerjaannya membutuhkan fitur yang mampu mengedit gambar. Keberadaan photoshop ini dianggap menjadi salah satu yang sangat dibutuhkan. Tidak sedikit yang mempelajari bagaimana menggunakan semua fasilitas yang ada di photoshop termasuk melakukan latihan yang tiada henti agar kemampuannya menggunakan photoshop semakin terasah. Latihan photoshop ini tidak bisa hanya dilakukan sesekali. Kemahiran itu akan didapatkan kalau sering berlatih. Latihan ini sendiri akan memberikan ketrampilan yang diharapkan. Semua jenis pengeditan bisa dilakukan dengan cepat karena telah mahir.
Seleksi Gambar
Ketika membutuhkan satu gambar tertentu dengan karakteristik yang tertentu juga, photoshop bisa memilih gambar-gambar yang dibutuhkan itu. Gambar-gambar yang ada selanjutnya dipilih dan diseleksi agar bisa dibuat satu gambar yang memang dibutuhkan itu. Orang yang telah terbiasa menggunakan photoshop sakan tahu gambar mana yang dibutuhkan dan tidak harus memakan waktu yang lama. Tentu saja hal ini bisa terjadi karena sudah cukup sering bekerja dengan photoshop. Penyeleksian gambar ini akan memudahkan pengambilan keputusan, gambar yang mana yang akan digabung dan tumpuk sehingga membuat satu gambar baru yang terlihat lebih ‘seksi’ dan lebih menarik.
Seleksi gambar ialah memilih area pada bidang gambar untuk proses penggandaan atau penghapusan sesuai dengan kebutuhan. Proses seleksi lainnya seperti menggeser atau menambahkan efek tertentu pada bagian gambar yang terseleksi tidak mempengaruhi bagian yang lain. Proses ini cukup rumit bagi yang tidak terbiasa dengan photoshop. Latihan photoshop yang teratur dan terarah dalam menyeleksi gambar secara intensif sangat mendukung proses pengeditan gambar secara sempurna dan cepat. Latihan ini akan membuat pikiran bisa lebih cepat fokus dan tidak bingung dengan apa yang harus dilakukan.
Tipe seleksi dalam latihan pada photoshop dapat dibedakan menjadi dua pilihan menurut hasil yang diperoleh. Melalui Option Bar dapat dipilih antara normal atau feather. Seleksi normal memberikan hasil pinggiran yang tajam dan seleksi feather menghasilkan pinggiran halus atau kabur. Penentuan pinggiran yang tajam atu halus bergantung pada kebutuhan. Kalau hanya sekedar latihan, tidak menjadi masalah melakukan keduanya dan melihat sampai dimana kemampuan mengolah dan mengedit gambar dengan photoshop tersebut.
Fasilitas dalam aplikasi photoshop yang berfungsi sebagai penyeleksi ialah marquee tool, lasso tool, dan magic wand tool. Masing-masing alat ini memiliki karakteristik yang berbeda dan dapat disesuaikan menurut selera penggunanya. Latihan menggunakan semua aplikasi itu memang membutuhkan waktu. Untuk hasil yang maksimal, terkadang latihan sendiri saja tidak cukup. Kehadiran orang yang telah lebih mahir sangat dibutuhkan. Hal ini agar hasil yang diharapkan akan lebih makasimal. Minimal sering berdiskusi dengan sesama teman yang juga senang bekerja dan memang membutuhkan aplikasi-aplikasi dalam photoshop.
Marquee Tool
Latihan mengakrabkan diri dengan fasilitas atau aplikasi pada photoshop harus terus ditingkatkan. Kemahiran ini akan membantu mendapatkan pekerjaan yang berkaitan dengan pengeditan gambar. Salah satu aplikasi yang harus diketahui adalah marquee tool. Penggunakan marquee tool dipakai untuk membuat seleksi berbentuk bulat, kotak, dan seleksi baris dan kolom selebar satu piksel. Seleksi marquee berbentuk kotak disebut dengan rectangle marquee dan seleksi berbentuk bulat atau lingkaran disebut elliptical marquee. Sedangkan single row atau single column marquee adalah memberi bingkai baris dan kolom selebar satu piksel.
Pengeditan ini akan sangat bermanfaat kalau memang membutuhkan gambar yang tidak terlalu besar. Kadang kala gambar-gambar yang bahkan tidak terlalu terang sekali pun bisa sangat membantu karena memang dibutuhkan gambar yag kecil dengan pencahayaan yang tidak terlalu tajam. Misalnya, untuk membuat efek bayangan atau untuk mendapatkan efek penggandaan yang harus terlihat di dalam gambar itu sendiri. Orang-orang yang berkecimpung didunia perfilman dan fotografi tentu sangat tahu kapan harus mendapatkan foto dengan pencahayaan yang tajam dan kapan mendapatkan foto atau gambar dengan pencahayaan yang sedang atau bahkan buram saja.
Menggunakan marquee tool tidaklah terlalu sulit dipraktekkan. Langkah-langkah yang harus dikerjakan yaitu. Pertama, memilih alat seleksi yang akan diaplikasikan yaitu rectangle marquee atau elliptical marquee, atau single row atau single column marquee. Pemilihan ini sendiri dibutuhkan untuk menentikan bentuk pengeditan yang dibutuhkan nantinya. Kedua, menentukan jenis seleksi pada panel option di antaranya menambah seleksi baru, menambah seleksi dari seleksi yang sudah ada, memotong area seleksi yang sudah ada, dan mengurangi seleksi yang sudah ada.
Penentukan penyeleksian ini memang tidak mudah. Jangan terlalu banyak variasi kalau belum terlalu pandai menggunakannya. Tetapi kalau langkah-langkah yang dibuat itu sebagai bagian dari latihan, maka lakukan apapun yang bisa membuat Anda semakin mengerti bagaimana menggunakan satu fitur di photoshop. Selanjutnya yang ketiga adalah mengatur kehalusan seleksi melalui panel Option pada bagian feather. Keempat, menentukan style seleksi seperti bulat atau kotak dari panel Option.
Kelima, menentukan bentuk perataan atau meluruskan seleksi yang dibuat melalui menu view kemudian pilih snap. Langkah terakhir drag di bagian atas area yang ingin diseleksi. Kombinasi menekan dan menahan tombol shift untuk menambahkan beberapa seleksi. Penambahan beberapa seleksi sangat penting agar hasil editan semakin baik dan semakin bisa menarik perhatian orang lain. Misalnya, akan mengedit gambar seseorang yang tidak terlihat terlalu baik dengan latar belakang tertentu. Lalu untuk memperbaiki kekurangan itu, diberi latar belakang yang lebih indah dengan warna yang disesuaikan dengan warna pakaian atau warna yang memang diinginkan.
Lasso Tool
Menggunakan alat seleksi lasso memungkinkan pengguna membentuk seleksi secara bebas. Keahlian dalam memainkan mouse sangat mempengaruhi kualitas yang dihasilkan dari seleksi. Seleksi lasso dijalankan dengan perintah melalui klik ikon lasso tool. Selanjutnya geser kursor pada area gambar untuk menggambar seleksi bebas sambil menekan tombol Alt dan klik pada segmen kurva dari awal hingga akhir kurva. Setelah seleksi area gambar yang dikehendaki terpenuhi maka tutup bingkai dengan melepaskan mouse tanpa menekan tombol Alt.
Seleksi lasso juga dapat menghasilkan bentuk seleksi berupa bangun segi banyak dengan garis lurus. Seleksi yang dimaksud dinamakan polygon lasso yang dapat diakses perintahnya melalui ikon polygonal lasso tool. Hasil seleksi menyesuaikan dengan klik dan perubahan arah mouse yang diterapkan. Selain itu, seleksi lasso dapat digunakan menyeleksi gambar dengan bentuk kurva sangat kompleks yang disebut magnetic lasso. Melalui perintah ini dihasilkan seleksi sama persis dengan berbentuk gambarnya. Bahkan jika terdapat kontras yang tinggi antara objek dengan latar belakang maka proses seleksi semakin mudah dijalankan.
Karena untuk mendapatkan ketrampilan menggunakan salah satu fitur photoshop ini adalah kemahiran menggunakan mouse, sangat dianjurkan untuk memilih mouse yang stabil. Mouse yang mempunyai kualitas yang prima. Kalau mouse yang menggunakan infrared dirasakan kurang memadai, maka bisa menggunakan mouse yang menggunakan bluetooth. Harga setiap mouse memang berbeda-beda sesuai dengan kemampuannya. Oleh karena itulah, sangat penting untuk menemukan mouse yang bermutu tinggi. Pastikan bahwa mouse yang dimiliki mempunyai sensitivitas yang cukup agar ketika melatih tangan menggunakan fitur dari photoshop ini, hal-hal yang teknis itu bisa diatasi. Selanjutnya adalah berlatih dan berlatih hingga hasil yang didapatkan sesuai dengan yang diharapkan.
Magic Wand Tool
Salah satu fasilitas latihan photoshop lainnya untuk menyeleksi gambar ialah menggunakan magic wand tool. Seleksi ditujukan pada area warna yang tetap atau format yang sama tanpa harus meniru garis bentuk yang ada. Seleksi magic wand tidak dapat bekerja pada gambar dengan mode bitmap. Fasilitas satu ini sangat penting diketahui karena akan membuat gambar yang diseleksi mempunyai karakteristik yang bagus. Cara menggunakanmagic wand pertama, klik pada ikon magic wand tool.
Melakukan pengaturan jenis seleksi pada panel Option yaitu penambahan seleksi baru atau mengurangi seleksi dan sebagainya. Aktifkan pilihan anti-aliased agar dihasilkan seleksi yang halus. Mengaktifkan pilihan continuous agar seleksi terjadi dikehendaki. Jika pilihan continuous aktif maka semua piksel yang berdekatan dalam range tolerance akan terpilih.
Setelah itu, perhatikan gambar yang telah tersapu. Bila telah bagus, itu artinya latihan photoshop sudah cukup berhasil.

