logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Artikel Umum Macam-Macam Penyakit    Leukemia

Gejala dan Penyebab Leukemia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Apa yang terbersit dalam pikiran Anda jika melihat penderita penyakit Leukemia? Mungkin yang ada dalam benak Anda, orang tersebut tidak akan bertahan hidup lebih lama, atau terbayang dalam benak Anda serangkaian pengobatan yang sangat panjang dilalui oleh orang itu. Setiap orang menginginkan hidup sehat, terhindar dari penyakit berbahaya seperti Leukemia.

Apa Leukemia itu?

Leukemia atau yang lebih akrabnya disebut dengan kanker darah putih, merupakan salah satu jenis kanker yang ada di dunia. Leukemia disebabkan karena produksi sel darah putih berlebih yang berasal dari sumsum tulang.

Sumsum tulang kita memproduksi tiga tipe sel darah, yaitu sel darah putih yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi, sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke dalam tubuh, dan tipe sel darah terakhir yang diproduksi sumsum tulang adalah platelet, merupakan bagian kecil sel darah yang membantu pembekuan darah.

Sumsum tulang yang berfungsi memproduksi sel-sel darah untuk tubuh kita terkadang mengalami kinerja yang tidak bisa dikontrol. Penderita Leukemia biasanya muncul tidak secara tiba-tiba, bisa timbul sejak usia dini. Dalam kondisi normal tubuh kita akan memberikan tanda secara teratur kapan saatnya sel darah putih bereproduksi kembali.

Pada kasus Leukemia, kondisi sumsum tulang yang tanpa diketahui penyebabnya memproduksi sel darah putih berlebihan. Produksi sel darah putih yang berlebihan ini, menyebabkan sel darah putih tidak merespon tanda yang diberikan oleh tubuh. Sehingga, sel darah putih yang jumlahnya abnormal ini masuk  ke dalam darah perifer.

Jika sel darah putih yang abnormal ini sudah masuk ke dalam darah perifer, dapat mengganggu fungsi normal sel dalam tubuh lainnya. Sehingga seseorang yang berada dalam kondisi Leukemia ini, akan menunjukkan beberapa keluhan dan gejala seperti gampang terkena infeksi, anemia atau kurang darah dan terkadang suka terjadi pendarahan.

Leukemia Dibedakan Berdasarkan Jenis Sel

Penyakit Leukemia ini memiliki beberapa macamnya, tergantung dari jenis sel yang menyerang organ tubuh kita. Perlu diketahui bahwa, jika seseorang telah terjangkit penyakit Leukemia, maka Leukemia ini akan mempengaruhi limfosit dan mieloid. Jadi, bila Leukemia yang mempengaruhi limfosit, dinamakan dengan Leukemia Limfositik. Sedangkan Leukemia yang mempengaruhi mieloid, dinamakan dengan Leukemia Mielositik.

Leukemia Limfositik dan Mieloid dapat diklasifikasikan berdasarkan tingkatan penyakitnya.

  • Leukemia Limfositik Akut (LLA). Leukemia ini merupakan Leukemia yang sering diderita oleh anak-anak. Penyakit ini tidak hanya menyerang anak-anak, orang dewasa pun bisa terjangkit, terutama yang telah menginjak usia 65 tahun ke atas.
  • Leukemia Mielositik Akut (LMA). Leukemia jenis ini lebih banyak diderita oleh orang dewasa dibandingkan anak-anak. Awalnya Leukemia jenis ini disebut dengan Leukemia Nolimfositik Akut.
  • Leukemia Limfositik Kronis (LLK). Leukemia jenis ini, lebih sering menyerang orang dewasa yang berumur 55 tahun ke atas, meski terdapat kasus orang dewasa muda juga bisa terjangkit Leukemia jenis ini.
  • Leukemia Mielositik Kronis (LMK). Leukemia ini sering menyerang orang dewasa, meski pun anak-anak juga tidak luput dari Leukemia ini, hanya jumlahnya relatif sedikit. 

Cara Mendeteksi Leukemia

Seperti yang telah disinggung, bahwa Leukemia tidak muncul secara mendadak. Memerlukan waktu yang cukup lama, seseorang bisa terjangkit penyakit ini. Bahkan bisa dimulai sedari usia dini. Jika Anda masih penasaran apa saja yang menjadi gejala penyakit yang cukup mematikan ini, berikut beberapa gejala yang dapat dideteksi:

  1. Sering mengalami demam atau keringat pada waktu malam hari.
  2. Wajah terlihat sering pucat, sakit kepala, merasa lemah atau capai.
  3. Seringkali mengalami infeksi.
  4. Kondisi fisik yang gampang sekali berdarah atau memar. Seperti gusi mudah berdarah ketika sedag menggosok gigi, bila terbentur dengan sesuatu gampang sekali memar atau lebam.
  5. Mengalami rasa nyeri pada tulang atau persendian.
  6. Terjadi pembesaran kelenjar getah bening, yang terdapat di leher dan ketiak.
  7. Tidak hanya kelenjar getah bening yang membesar, limfa di dalam perut pun ikut membesar.
  8. Gejala yang dapat dilihat secara fisik adalah mengalami penurunan berat badan.
  9. Gejala lainnya muncul dari sistem pernapasan. Gejala berupa kesulitan bernapas atau dyspnea, disertai degan nyeri di bagian dada.

Supaya gejala Leukemia, bisa dideteksi dengan cepat, berikut beberapa kiat khusus yang bisa Anda terapkan, diantaranya adalah:

  • Meningkatnya produksi sel darah putih yang abnormal, kemungkinan akan mempengaruhi ke sistem syaraf di otak. Jadi Anda bisa mencatat dan mendata frekuensi sakit kepala yang sering menyerang Anda.
  • Gejala umum Leukemia yang sering terjadi pada anak-anak adalah sering mengalami mimisan. Jika anak Anda sering kali mengalami mimisan, patut diperiksa lebih lanjut. Mimisan yang terjadi, seringkali juga diikuti dengan muncul bintik-bintik merah di bagian tubuhnya. Hal ini terjadi akibat dari pembengkakan hati dan limfa pada anak.
  • Sesekali periksalah kondisi getah bening Anda dengan rutin. Cara memeriksa getah bening dengan cara merasakan apakah ada sesuatu di bawah ketiak dan tenggorokan bagian atas Anda. Jika terdapat pembengkakan, segeralah periksakan ke dokter.
  • Selain kelenjar getah bening, limfa Anda pun harus sering diperiksa. Anda bisa memeriksanya di rumah dengan berbaring ditempat tidur, lalu letakkan telapak tangan Anda di bagian perut sebelah kiri, tepat dibawah tulang rusuk. Lalu perlahan rasakan apakah ada benjolan-benjolan kecil.

Pemeriksaan rutin yang Anda lakukan di rumah, terhadap gejala-gejala di atas, dapat membantu Anda mendeteksi sejak dini kemungkinan Anda akan terjangkit penyakit Leukemia atau tidak. Jangan sampai gejala yang sudah ada Anda biarkan sampai kondisi Anda menjadi parah. Jadi, jika rutin memeriksakan diri, ada kemungkinan Anda akan terhindari dari Leukemia.

Apa Penyebab Leukemia?

Leukemia tidak disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik. Bisa saja keluarga kita tidak ada riwayat penyakit Leukemia, tetapi kita yang kena. Hal ini dikarenakan, kondisi reproduksi sel darah putih setiap orang berbeda-beda, ditambah lagi dengan kinerja sumsum tulang kita yang terkadang suka mengalami perubahan secara tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya.

Berikut beberapa penyebab yang melatarbelakangi sumsum tulang memproduksi sel darah putih berlebih, sehingga kita terkena penyakit Leukemia:

  • Dari Virus Human T-Cell Leukemia Virus-1 (HTLV-1). Virus ini menyerupai virus penyebab AIDS.  Virus yang menyebabkan Leukemia T-Cell ini jarang dideteksi dengan mudah. Selain virus Human T-Cell, jenis virus lainnya yang menjadi penyebab Leukemia adalah retrovirus dan leukemia feline.
  • Terjangkit sindroma mielodisplastik. Sindrom ini merupakan kelainan pembentukan sel darah berupa berkurangnya tingkat kepadatan sel dalam sumsum tulang. Nama lain penyakit ini adalah pre-leukemia. Pre-leukemia lebih lanjut akan berisiko untuk berkembang menjadi Leukemia.
  • Bagi Anda yang merokok, sebaiknya menghentikan kebiasaan tersebut. Merokok bisa menjadi penyebab terkena penyakit Leukemia. Ditambah lagi dengan pajanan terhadap zat kimia benzene dan formaldehida.
  • Kemoterapi. Jika Anda pernah terjangkit penyakit kanker lainnya dan melakukan kemoterapi, kemungkinan akan mengalami Leukemia juga. Terutama jika kemoterapi yang dilakukan menggunakan kemoterapi jenis alkylating agents. Jadi, jika Anda harus melalui kemoterapi ini, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan pertimbangan rasio antara manfaat dan risikonya.
  • Radiasi juga bisa menjadi penyebab penyakit Leukemia. Radiasi bom atau nuklir bisa menyebabkan Leukemia, demikian juga dengan halnya terapi medis yang menggunakan radiasi. Namun, Anda tak perlu khawatir dengan rontgen, karena rontgen dosis radiasinya lebih rendah.

Ada baiknya Anda mengikuti kata pepatah yang mengatakan, lebih baik mencegah daripada mengobati. Dengan menjaga kondisi tubuh dari gejala-gejala Leukemia, memungkinkan Anda terhindari dari penyakit ganas ini.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Macam Macam Penyakit Tulang
  • Sakit Kepala, Cenat-cenut Bikin Stres!
  • Sakit Perut yang Mengganggu
  • Saat Kencing Terasa Sakit
  • Serba Serbi Penyakit Darah Rendah (Hipotensi)
  • Waspadai Pengaruh Stress Terhadap Asam Lambung
  • Penyakit Kepala: Tips Mengatasi Sakit Kepala
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA