Lirik Lagu Jepang

Jepang merupakan bahasa yang memiliki empat jenis alphabet berbeda. Anda bisa menyebutnya sebagai bentuk kekayaan budaya, namun di sisi lain akan sangat merepotkan apabila mulai dituliskan. Dan lirik lagu dalam bahasa Jepang tidak jauh dari permasalahan itu.
Apabila dalam satu lagu Jepang terdapat huruf kanji, atau semacam idiom, maka seorang translator akan kerepotan untuk menerjemahkannya. Kata Oojisama, atau Oujisama keduanya bermakna paman dan pangeran, sering bertukar makna.
Isi dalam lagu lirik Jepang dipenuhi dorongan mental tinggi untuk tetap bersemangat. Dan lagu-lagu Jepang lebih sering berisikan kisah pendek kehidupan penyanyinya, orang Jepang sangat menghargai isi. Namun sekali-kali lirik yang penuh pengulangan mimetis pun disukai, misalkan lagu Aruiteru dari Morning Musume.
Para pembuat lirik Jepang tidak pernah malu berekspresi, dalam lagu Otome Pasta ni Kandou yang dibawakan Tanpopo, bercerita tentang obsesi kegemukan dari anak gadis, dan bagaimana cara dia menikmati makan. Dan banyak ekspresi lain yang bisa diutarakan para penulis lirik Jepang, karena kekayaan kultural yang mereka miliki.






