Lirik Lagu 80an
By : Obbie Messakh
Resah dan gelisah
menunggu disini
di sudut sekolah
tempat yang kau janjikan
ingin jumpa denganku
walau mencuri waktu...
berdusta pada guru
Malu aku malu
pada semut merah
yang berbaris di dinding
menatapku curiga
seakan penuh tanya:
sedang apa disini?
Menanti pacar, jawabku
Reff:
Sungguh aneh tapi nyata
tak kan terlupa
kisah kasih di sekolah
dengan si dia
Tiada masa paling indah
masa-masa disekolah
tiada kisah paling indah
kisah kasih di sekolah
Lestari Alamku
By : Gombloh
Lestari Alamku Lestari Desaku
Dimana Tuhanku Menitipkan Aku
Nyanyi Bocah-bocah Di Kala Purnama
Nyanyikan Pujaan Untuk Nusa
Damai Saudaraku Suburlah Bumiku
Kuingat Ibuku Dongengkan Cerita
Kisah Tentang Jaya Nusantara Lama
Tentram Kartaraharja Di Sana
Reff:
Mengapa Tanahku Rawan Ini
Bukit Bukit Telanjang Berdiri
Pohon Dan Rumput Enggan Bersemi Kembali
Burung-burung Pun Malu Bernyanyi
Kuingin Bukitku Hijau Kembali
Semenung Pun Tak Sabar Menanti
Doa Kan Kuucapkan Hari Demi Hari
Kapankah Hati Ini Kapan Lagi
Hati Yang Luka
By : Obbie Mesakh
Berulang kali aku mencoba
Slalu untuk mengalah
Demi keutuhan kita berdua
Walau kadang sakit Lihatlah tanda merah di pipi
Bekas gampar tanganmu
Sering kau lakukan bila kau marah Menutupi salahmu
Pulangkan saja aku pada ibuku Atau ayahku
Dulu segenggam emas kau pinang aku
Dulu bersumpah janji di depan saksi Uwo..uwo..
Namun semua tinggal cerita Ditelan duka.. uwo uwo..
Namun semua tinggal derita Hati yang luka?
Gelas Gelas Kaca
By : Nia Daniati
Gelas-gelas kaca
Tunjukkan padaku siapa diriku ini
Ayah aku tak punya ibupun tak punya
Siapapun aku tak punya
Hanya air mata
Yang slalu bercerita kepadaku
Gelas-gelas kaca
Bunyikan suara dimanakah aku ini
Sepi yang mencekam menusuk hatiku
Kemana aku melangkahkan
Aku ingin pulang
Ke pangkuan ibuku selamanya
Mataku terpejam hatipun menangis
Menantikan dirimu
Malam yang berlalu tak pernah tersenyum
Mengantarkan tidurku
Gelas-gelas kaca, berikan aku cerita..
Gelas-gelas kaca, dimanakah ayah bunda..
Gelas-gelas kaca
Bunyikan suara dimanakah aku ini
Sepi yang mencekam menusuk hatiku
Kemana aku melangkahkan
Aku ingin pulang
Ke pangkuan ibuku selamanya
Mataku terpejam hatipun menangis
Menantikan dirimu
Malam yang berlalu tak pernah tersenyum
Mengantarkan tidurku
Gelas-gelas kaca, berikan aku cerita..
Gelas-gelas kaca, dimanakah ayah bunda..
Gelas-gelas kaca tunjukkanlah kepadaku..
Gelas-gelas kaca, dimanakah ayah bunda..
Hati Seorang Wanita
By : Betharia Sonata
Malam ini ku sendiri
Sendiri lagi..
Kurasakan sepinya hati
Kurasakan pedihnya hati
Luka dalam dada
Titik-titik air mata
Jatuh menetes basah di pipi
Sirnalah sudah angan-anganku
Dan mimpiku...
Kau bercumbu di depan mataku
Kau rayu dia dalam dekapmu
Tak tertahan sakitnya hatiku
Gelap kurasakan dunia oh..
Apa daya diri ini
Memanglah nasib seorang wanita
Hanyalah tangis dan airmata
Tumpuan duka
| Beri rating untuk artikel di atas |








