logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Ilmu Biologi

Liver Si Penyaring Racun - Perhatikan Kesehatannya!


Ilustrasi liver

Liver atau lever nama lain dari salah satu organ vital di dalam tubuh yaitu hati. Segala racun dan benda asing yang masuk ke dalam aliran darah, akan disaring oleh liver. Dengan demikian ketika organ vital ini terganggu apakah karena terserang penyakit secara terus-menerus atau karena beban kerjanya yang terlampau berat secara tanpa henti, akan menyebabkan penurunan fungsi dari liver ini.

Pentingnya Merawat Liver

Tentu saja ketika terjadi penurunan, maka fungsi liver sebagai penyaring darah akan terganggu. Gangguan liver ini bisa dari yang paling ringan sampai ke yang paling berat. Penyakit sirosis yaitu terjadi penebalan di dalam hati akibat berbagai macam sebab, bisa mengancam nyawa seseorang akibat tubuh tidak memiliki kekebalan, dan itu merupakan serangan fungsi liver yang gawat. 

Pengetahuan lebih dini tentang ciri-ciri ketika organ liver mulai terganggu tentu saja sangat bermanfaat, sehingga penurunan fungsi liver yang lebih serius bisa dicegah secara dini pula. Beberapa tumbuhan obat yang tumbuh subur di negara Indonesia, juga memiliki fungsi untuk mencegah penyakit liver.

Benar bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Demikian pula dengan organ tubuh yang bernama liver ini. Menjaga agar liver selalu sehat atau setidak-tidaknya tidak mengalami penurunan fungsinya secara drastis, wajib diketahui terutama oleh masyarakat modern yang takbisa menghindar dari polusi udara, air dan makanan. Masuknya racun atau benda asing ke dalam aliran darah dengan berbagai cara, memang termasuk salah satu sebab kenapa fungsi liver menurun atau mulai terganggu.

Secara umum kegunaan liver di dalam tubuh kita berkaitan dengan detoksifikasi, metabolisme lemak, vitamin dan protein serta imunitas. Dalam menjalankan fungsi detoksifikasi, liver akan menyaring segala yang masuk melalui darah seperti benda asing, racun dan zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh akan disaring dan dikeluarkan.

Sementara liver dalam menjalankan fungsi imunitas adalah menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh apakah disengaja atau tidak. Dalam menjalankan fungsi imunitas ini, liver memang memiliki keterbatasan sehingga apabila tidak dirawat agar tetap baik, fungsi imunitas itu akan terus menurun dengan sendirinya.

Bila racun dalam bentuk virus, jamur, bakteri datang terus-menerus dengan kualitas yang diluar batas kemampuan, liver sendiri akan terserang penyakit. Selain itu kemampuan liver juga akan menurun manakala kita sering mengonsumsi minuman beralkohol. Kehadiran minuman beralkohol di dalam darah, membuat kerja liver ekstra keras. Selain itu racun dalam bentuk alkohol akan menyisakan endapan di dalam liver.

Penyebab Liver Terganggu

Liver sebagai organ vital di dalam tubuh kita, memang tidak berdiri sendiri. Artinya ketika bagian tubuh terutama organ di dalam tubuh mengalami gangguan, liver yang salah satu fungsi berhubungan dengan metabolisme tubuh, akan mengalami gangguan juga. Obat-obat kimia dan alkohol yang tidak terkendali, menjadi penyebab semakin menurunnya fungsi liver.

Menghindari obat-obat kimia secara tidak terkendali, memang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan liver. Kebugaran tubuh tidak semata-mata bisa dikendalikan dengan obat-obatan. Secara alami tubuh sendiri sebenarnya telah memiliki fungsi imunitas sendiri. Namun sayangnya organ tubuh yang berkaitan dengan fungsi imunitas ini seringkali tidak diperlakukan sebagaimana mestinya. 

Jauh hari sebelum kecanggihan ilmu kedokteran ditemukan, Nabi Muhammad Saw yang dibimbing wahyu dari Allah Swt telah wanti-wanti agar menjaga perut. Dalam sebuah hadis yang apabila diterjemahkan secara bebas kurang lebih berarti bahwa perut adalah sarangnya penyakit, bila tidak bisa mengendalikan perut maka akan gampang sakit. Dan liver tentu saja berada di dalam perut.

Dalam keterangan lain dijelaskan bahwa di dalam tubuh itu ada segumpal darah, apabila baik keadaannya maka akan baik pula seluruh tubuh, demikian pula sebaliknya. Dan segumpal darah itu bernama hati atau liver. 

Mengatur pola makan, pola tidur dan pola hidup secara umum, memang jalan pencegahan paling utama dari datangnya penyakit, termasuk juga untuk mencegah penyakit liver. Ibnu Qoyim dengan mendasarkan pada hadits dari Rasulullah Saw menjelaskan bahwa sebaiknya perut itu diisi sepertiga makanan, sepertiga air dan sepertiga lagi untuk bernafas. 

Berbicara masalah penyebab penyakit liver, tidak semata-mata datang dari luar yang termakan atau terhirup kemudian masuk ke dalam aliran darah. Penyakit liver bisa pula karena kerusakaan liver bawaan atau menderita kelainan hati yang biasanya diketahui sejak bayi baru lahir.

Trauma atau luka langsung di dalam liver karena berbagai sebab, juga bisa menjadi penyakit liver. Bahkan kekurangan gizi secara permanen terutama ketika masa-masa pertumbuhan, bisa memperburuk keadaan liver seseorang.

Jika Liver Sudah Tersakiti

Apabila liver telah terinfeksi baik itu oleh racun yang terbawa ke dalam aliran arah maupun karena faktor bawaan, bila tidak ditangani secara tuntas, tentu saja akan berdampak pada jangka panjang penderita liver itu sendiri. Penyakit liver yang tidak terselesaikan dengan tuntas bisa menyebabkan gagal liver, kerusakan ginjal bahkan yang paling parah adalah sirosis hati atau bagian hati yang mengeras sehingga tidak bisa melakukan fungsi dasar liver seperti telah disebutkan di bagian sebelumnya.

Ciri-ciri Liver Terjangkit Penyakit

Penyakit liver dikenal pula dengan nama penyakit kuning. Dikatakan demikian karena gejala penyakit liver yang mudah terlihat adalah adanya kecenderungan kekuningan di bagian kuku, mata dan bagian tubuh lain. Bila terjadi peradangan di dalam liver, secara medis dikenal dengan nama hepatitis.

Gangguan liver juga karena berbagai sebab bisa mengakibatkan jaringan liver mati atau dikenal dengan nama nekrosis. Penyakit liver juga bisa disebabkan karena terganggunya susunan jaringan atau pembengkakan jaringan.

Ketika liver mengalami gangguan dari yang sederhana sampai yang kompleks, ada beberapa gejala awal yang mudah diketahui. Tentu saja untuk memastikan apakah benar terjadi gangguan pada liver, yang paling baik adalah dengan pemeriksaan di laboratorium. Namun gejala-gejala yang mudah diketahui secara umum ketika liver terjangkit penyakit atau mengalami gangguan, bisa dijadikan indikasi awal agar penderita berhati-hati dan mulai memikirkannya secara serius.

Gejala umum yang tampak ketika liver mengalami gangguan di antaranya adalah warna air kencing yang coklat gelap, mulai kehilangan selera makan, diare yang takterkendali, mual-mual, gampang capek, merasakan badan tidak enak tapi tidak jelas di bagian mana, terasa gatal-gatal, berat badan turun secara drastis dan merasakan nyeri pada perut bagian kanan atas. 

Pengobatan Liver Secara Tradisional

Memang benar bahwa menjaga lebih baik daripada mengobati, pun dengan penyakit yang menyerang liver ini. Namun ketika terlanjur terserang penyakit, dalam mengobati pun selayaknya memilih pengobatan yang paling sederhana dengan risiko samping yang paling kecil. Hal ini untuk menghindari dampak yang lebih serius pada anggota tubuh lain.

Ada kecenderungan manusia modern seringkali ingin serba cepat dan ada anggapan yang selama ini keliru, bahwa dokter yang terbiasa memberi obat dalam dosis tinggi sehingga cepat menyembuhkan penyakit dikatakan sebagai dokter hebat. Padahal dengan memberi dosis tinggi, ketika penyakit yang sama pada suatu hari kambuh kembali, tidak akan mempan bila diberi dosis yang sama sehingga harus ditingkatkan dosisnya. Pun ketika berbicara tentang pengobatan penyakit liver.

Ini kenyataan yang takbisa dipungkiri masih menjadi problematika para ahli medis dalam membantu mengatasi penyakit yang diderita pasien. Jarang sekali ahli medis yang melakukan tindakan dengan kehati-hatian.
Apabila mulai merasakan ada indikasi yang menunjukkan sedang ada gangguan pada liver, sebaiknya istirahat dan perbanyak minum air putih agar terhindar dari kekurangan cairan.

Jangan terlebih dahulu minum obat yang tidak perlu hanya karena coba-coba. Bila merasakan mual yang tidak terkendali, ada baiknya Anda mulai minum obat anti mual. Tapi perhatikan terlebih dahulu terutama kontra indikasinya. Jangan sampai maksud hati ingin meringankan rasa mual, tapi yang terjadi justru membebani liver anda. 

Obat-obatan anti virus seperti alpha interferon memang diperlukan untuk mengendalikan penyakit liver atau hepatitis baik B, C maupun hepatitis D. Melakukan perawatan secara tuntas dan terus berkonsultasi dengan ahli medis yang anda percaya, langkah yang tepat agar liver anda benar-benar bisa sehat kembali atau bisa dikendalikan kesehatannya. Namun secara tradisional, ramuan temulawak diyakini dapat memperbaiki fungsi liver.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Peran dan Manfaat Enzim Proteolitik
  • Jamur: Tanaman Liar yang Dibudidayakan
  • Pencernaan Makanan dalam Tubuh
  • Kromosom - Rahasia Genetik Suatu Organisme
  • Sistem Gerak pada Tubuh Manusia
  • Kuda Laut - Obat dan Spesies yang Hampir Punah
  • Protease Enzim Pemecah Protein
  • Bakteri Termofilik Si Penggemar Panas
  • Jenis-jenis dan Cara Kerja Otot
  • Mengamati Jaringan Otot pada Manusia
  • Manfaat Bawang Merah Bukan Sekadar Bumbu Masak
  • Mengenal Sistem Saraf Manusia
  • Sekilas Tentang Fotosintesis Tumbuhan
  • Mengenal Lebih Dekat Macam Bakteri
  • Memahami Sistem Imun pada Makhluk Hidup
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA