logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Profil    Instansi Pemerintah

Falsafah Mulia dalam Gambar Logo Depag


Ilustrasi logo depag

Logo Depag (Departemen Agama) biasanya sudah tidak asing lagi bagi mereka yang memang berkecimpung di bawah naungan Departement Agama. Biasanya Logo Depag banyak dijumpai di sekolah-sekolah yang memang berafiliasi dengan Depag. Sebagai sebuah instansi maka Depag juga memiliki logo.

Sebagaimana logo-logo instansi lainnya, maka Logo Depag juga menjadi semacam kebanggaan tersendiri bagi mereka yang berada di sana. Selain itu keberadaaan Logo Depag sendiri juga pada kenyataannya memiliki falsafah dan akar kaitannya dengan sejarah, bahkan visi dan misi dari pada Department Agama itu sendiri.

Mengenal Logo Depag

Anda pasti sudah tahu apa warna dasar yang ada pada Logo Depag. Warna dasarnya adalah hijau karena memang, entah kenapa, nyaris warna ini ditemui dalam lambang-lambang yang berkaitan dengan agama Islam. Lihat saja, biasanya juga warna hijau menjadi warna yang paling banyak ditemukan di mushola atau masjid dibandingkan dengan warna lainnya.

Selain itu warna hijau juga banyak ditemukan pada bendera-bendera yang memang berkaitan dengan agama Islam. Bahkan banyak sekali dijumpai warna hijau ini kerap kali menjadi warna yang menarik bagi sorban para kiai. Entah kenapa alasannya, yang jelas ini membutuhkan penelitian yang lebih lanjut, sebagaimana hijau juga menjadi latar belakang dari keberadaaan Logo Depag ini.

Membicarakan Logo Depag, maka jika kita mengamatinya dengan seksama, maka sejatinya terdiri dari beberapa gambar yang terdiri dari; bintang dengan jumlah sudut sebanyak lima sudut, kitab Suci umat Islam Al-Qur’an yang terbuka di atas alasnya yang khas biasa dipakai oleh mereka yang biasa mengaji, padi dan kapas sebagaimana juga ditemukan dalam lambang pancasila yang konon sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan karena padi berarti tersedianya makanan, sementara kapas tersedianya pakaian sebagai simbol kesejahteraan.

Selain itu semua, dalam Logo Depag sendiri juga tercantum sebuah tulisan yang berbunyi ‘ikhlas beramal’ yang berada pada sebuah pita yang juga umum dipakai dalam sebuah logo, serta perisai atau bingkai Logo Depag dalam bentuk segi lima yang menjadi pengunci dari pada pada gambar-gambar tersebut.

Sebagaimana telah diketahui bahwa keberadaan logo, selalu saja memiliki sejarah di belakang pembuatannya bahkan juga memiliki makna falsafah yang terkandung di dalammya. Hal itu pulalah yang juga terjadi pada Logo Depag.

Sebagai sebuah logo instansi yang sangat mengedapankan nilai-nilai relijius, maka hal-hal yang berupa makna sejati yang membawa pada kebenaran perkataan dan perbuatan nampaknya tidak akan pernah luput dari Logo Depag ini.

Lantas apa makna yang terkandung di dalam Logo Depag tersebut? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka alangkah lebih baiknya jika kemudian kita membahasnya dengan lebih gamblang sehingga kita sama-sama paham apa sebenarnya makan atau ‘sesuatu’ yang terkandung dalam Logo Depag.

Makna Gambar dalam Logo Depag

Pada gambar Logo Depag yang pertama, ulasan maknanya dimulai dari gambar ‘bintang bersudut lima’ dalam Logo Depag tersebut. Makna yang terkandung dalam gambar yang ada pada Logo Depag ini tak lain dan tak bukan adalah melambangkan sila ketuhanan yang maha esa sebagaimana ada dalam pancasila.

Ini diharapkan menjadi semacam pengingat bahwa setiap karyawan atau siapa saja yang berada di bawah naungan Depag, haruslah menunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dalam setiap melakukan hal apa pun, tidak terkecuali, karena memang apa yang sudah, sedang, dan akan terjadi semuanya tidak akan bisa lepas dari kekuasaan Allah.

Gambar yang kedua adalah gambar ’17 kuntum bunga kapas, 8 baris tulisan dalam Kitab Suci, serta 45 butir padi’. Dari gambir kedua pada Logo Depag ini sejatinya ingin mengatakan bahwa maknanya adalah senantiasa mengingat akan bagaimana perihnya para pejuang dalam memperjuangkan bangsa Indonesia sehinga bisa memproklamirkan diri sebagai negara merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Dari gambar Logo Depag  ini juga sejatinya karyawan yang ada di Depag, bisa memiliki daya juang yang sangat tinggi demi mempertahkan kabenaran dan melawan kemungkaran. Gambar ketiga pada Logo Depag adalah gambar ‘butiran padi dan kapas yang melingkar berbentuk bulatan’.

Dari gambar ini sejatinya terkandung makna yang sangat berat diemban oleh karyawan Departemen Agama karena gambar ini menyimbolkan sebuah masyarakat yang sejahtera, adil, makmur, dan juga merata. Sungguh jika kemudian makna pada gambar yang ada pada Logo Depag yang satu ini, maka Indonesia seharusnya sudah menjadi negara yang sejahtera.

Gambar selanjutnya, atau gambar yang ke-empat adalah gambar ‘kitab suci’. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kita suci umat Islam adalah Al-Qur’an yang memang sangat diakui kehebatannya karena tidak ada satu orang pun yang bisa menyamakannya dalam hal tulisan apalagi kandungan yang ada di dalamnya.

Bahkan Allah sendiri yang mengatakan bahwa diriNya sendiri yang akan menjaga kemurnian Al-Qur’an dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab atau mereka yang memang sengaja mencari-cari kelemahan pada diri Al-Qur’an.Nah, selanjutnya apa makna yang terkandung sehingga dalam Logo Depag ini juga terdapat kitab suci.

Ini sejatinya memiliki makna sebagai pedoman atau pegangan hidup yang menjadi simbol selarasnya dunia dan akhirat yang senantiasa mendapatkan ridho dari Allah yang maha satu. 

Selanjutnya, dalam Logo Depag ini juga terdapat gambar ‘alas kitab suci. Nah, selain juga mengahdirkan gambar kitab suci, pada Logo Depag ini ternyata ditemui gambar yang berupa alas kita suci atau yang juga biasa disebut dengan meja lipat khusus Al-Qur’an.

Apa makna gambar yang satu ini? Jawabannya adalah Al-Qur’an sebagai pedoman hidup selayaknya ditempatkan pada tempat yang memang proporsional sesuai dengan keberadaan manfaat kitab suci tersebut sebagai landasan dalam menjalankan kehidupan yang selaras dan juga penuh harmonis.

Ini seolah menjadi peringatan bagi mereka yang selalu menempatkan Al-Qur’an sebagai jimat tersendiri karena menjadikan ayat-ayatnya sebagai jampi-jampi yang tak jelas ajarannnya, bukan menjadikan ayat-ayat tersebut direnungi dan diambil hikmahnya guna kehidupan yang lebih baik ke depan.

Selain, gambar pada Logo Depag juga diwarnai dengan sebuah kalimat yang berbunyi ‘ikhlas beramal’. Ini maknanya adalah dalam kondisi apa pun, para petugas atau karyawan yang berada dalam naungan Departement Agama, selayaknya menjalankan pekerjaan dan tugasnya dengan penuh rasa ikhlas dan tanggungjawab tentunya.

Ini sangat penting sekali karena memang di era yang semakin canggih ini, pada kenyataanya masih banyak juga orang yang malah menjadi terpuruk. Mereka melakukan banyak hal yang tak lagi mengedepankan rasa ikhlas dalam setiap melakukan pekerjaannnya.

Segalanya dinilai dengan uang. Jika sudah begini, maka sikap tolong menolong sebagai salah satu yang diajarkan oleh agama dan juga menjadi salah satu akar kebudayaan yang ada di Indonesia ini, nampaknya akan semakin terkikis.

Maka sekali lagi, kalimat dalam Logo Depag ini tak lain tak bukan adalah kalimat yang akan senantiasa hidup dan seyogyanya senantiasa diamalkan dalam setiap langkah dan kehidupan para petugas yang ada di Departemen Agama di Indonesia yang juga tersebar di seluruh Indonesia.

Selanjutnya yang terakhir adalah, pada gambar di Logo Depag ini ada bingkai dari keseluruhan gambar yang ada di Logo Depag, yang bentuknya berupa semacam perisai dengan bentuk segi lima sama sisi. Apa makna dari bingkai Logo Depag ini?

Ini tak lain dan tak bukan adalah menjadi simbol tersendiri bagi harapan kita bersama akan kerukunan umat beragama yang ada di tanah air Indonesia ini, dengan tetap memegang teguh landasan pancasila yang jelas-jelas juga dilindungi oleh undang-undang 45.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kerukunan umat beragam hari ini nampaknya seolah menjadi sesuatu yang mengancam. Banyak sekali ditemukan berita-berita yang mengabarkan kepada kita betapa kerukunan agama itu ternoda karena ulah segelintir orang yang tidak lagi peduli pada rasa persaudaraan dan rasa kebersamaan yang indah.

Logo Depag Intinya Ajaran Ibadah

Nah, demikianlah makna-makna yang ada pada gambar di Logo Depag. Akhirnya semua itu kemudian sejatinya terangkum atau memang melukiskan sebuah mottonya sendiri yang berbunyi; “Dengan Iman yang teguh dan hati yang suci serta menghayati dan mengamalkan Pancasila yang merupakan tuntutan dan pegangan hidup dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, karyawan Departemen Agama bertekad bahwa mengabdi kepada Negara adalah ibadah.” Demikianlah, semoga makna dalam Logo Depag ini bisa memberi hikmah bagi kita bersama.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Profil Kementerian Perdagangan
  • Layanan Samsat Keliling di Yogyakarta
  • 7 Tantangan Bappeda
  • Diknas, Departemen Pendidikan Nasional
  • Visi-Misi Dinas Pendidikan Sumbar
  • Mengenal Sejarah PLN Jabar
  • Layanan PLN Online
  • Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
  • Pemko Medan Mendukung MICE
  • Departemen Perhubungan Indonesia
  • Mengenal BKPM - Badan Koordinasi Penanaman Modal
  • Biro Pusat Statistik, Sumber Data Nasional
  • Polri - Kepolisian Nasional di Indonesia
  • Petunjuk Singkat Pendaftaran Polri
  • Dinas Pemadam Kebakaran
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA