Lukisan
Lukisan tidak sekadar menjadi penghias dinding karena dapat dijadikan koleksi yang amat berharga apalagi untuk lukisan yang dilukis oleh pelukis tertentu, sebut saja Raden Saleh, Basuki Abdullah, Affandi, Jihan, dan banyak lagi untuk pelukis lokal lainnya.
Selain pelukis lokal, lukisan karya pelukis luar seperti Pablo Picasso, Monet, dan pelukis lainnya juga menjadi incaran para kolektor. Saking berharganya karya lukisan ini sehingga jika dijual, harganya bisa selangit. Tetapi bagi para kolektor fanatik pelukis tertentu, kepemilikan terhadap lukisan yang langka menjadi kebanggaan tersendiri yang tidak terbeli dengan uang.
Objek yang terlukis dalam lukisan merupakan misteri tersendiri bagi pelukis dan hanya mengundang ketertarikan kolektor atau orang yang melihatnya dan menggerakkan hatinya untuk memiliki lukisan tersebut sebagai objek pajangan dinding yang penuh makna dan tidak membosankan untuk dipandang mata.
Hobi dan bisnis sebenarnya bisa dilakukan secara beriringan. Tidak sedikit bisnis yang cukup berhasil dijalankan dari sekadar hobi. Termasuk bila Anda memiliki hobi melukis. Kenapa Anda tidak mencoba melukis bukan di atas kain kanvas, melainkan di atas kertas daur ulang? Selain inovatif, lukisan jenis ini juga mampu memberikan kesan yang unik dan artistic ketika dipandang.
Banyak jenis kertas daur ulang yang dapat digunakan sebagai media lukisan. Anda pun dapat membuat kertas daur ulang sesuai yang diinginkan. Baik jenis kertas daur ulang yang dominan dengan bahan kertas maupun jenis kertas daur ulang murni. Apalagi bahan bakunya sangat melimpah, sehingga Anda tidak akan kesulitan ketika mendapatkan order besar.
Eksplorasi Seni
Namun untuk mendapatkan hasil lukisan yang menarik, mungkin Anda perlu melakukan sejumlah eksperimen. Menyangkut bahancat untuk melukis, karena medianya mengandung unsur kertas, sebaiknya tidak menggunakan cat air karena akan terserap oleh medianya.
Begitu juga tentang corak lukisannya, akan lebih menarik bila disesuaikan dengan tekstur ataupun karakter dari kertas daur ulang yang dijadikan sebagai media. Dalam hal ini, tak ada salahnya Anda mencoba teknik dekoratif. Tekstur benang yang muncul dari serat yang dicampurkan pada kertas daur ulang murni, dapat terlihat lebih menarik bila digunakan untuk melukis dekoratif.
Cukup banyak potensi artistik yang dapat dikembangkan dari lukisan dengan menggunakan media kertas daur ulang ini. Anda tentunya tak ingin menyia-nyiakan kesempatan melakukan eksplorasi seni yang demikian luas. Apalagi peluang bisnis jenis ini juga terbuka lebar karena masih sangat sedikit pemain di bidang ini. Jadi kenapa tidak Anda coba?
Pembuatan Kertas Seni
Untuk membuat kertas daur ulang tidaklah sulit, baik jenis yang murni ataupun campuran dengan kertas bekas. Berikut sejumlah langkah dalam pembuatan kertas daur ulang :
- Pertama kali tentukan terlebih dahulu tekstur, warna, dan karakter kertas yang hendak dibuat. Ini penting agar hasil lukisan nantinya dapat memberikan efek yang artistik.Buat terlebih dahulu alat pencetak atau screen cetakan dengan menggunakan triplek yang dipotong dengan ukuran 40 x 25 cm atau menurut kebutuhan. Lalu lapis dengan menggunakan kain bekas.
- Pilih dan pilah kertas-kertas bekas yang akan digunakan sebagai bahan bakunya. Setelah itu potong-potong dengan tangan dalam bentuk yang lebih kecil agar dalam prosesnya nanti lebih cepat terurai.Lalu rendam kertas-kertas tersebut dalam sebuah bak yang telah diisi air. Biarkan semalaman. Usahakan semua bahan terendam dalam air.Kemudian hancurkan kertas yang telah direndam tersebut dengan menggunakan blender hingga menjadi bubur kertas. Kumpulkan bubur kertas itu dalam ember terpisah.
- Setelah itu masukkan bubur kertas itu ke dalam bak cetak yang telah disiapkan sebelumnya. Dalam bak cetak ini telah terisi air dan lem dengan takaran, 1 plastik lem fox dicampur dengan sekitar 10-15 liter air. Yang penting air terasa lengket. Kemudian aduk campuran air, lem, dan bubur kertas itu hingga merata. Kalau Anda menginginkan adanya tekstur yang lebih menarik dapat ditambahkan pewarna dan serat dari pelepah pisang, jahe, atau bahan lainnya. Serat sebagai bahan tambahan sebaiknya diblender tersendiri terlebih dahulu.
- Selanjutnya masukkan alat pencetak (screen cetakan) ke dalam bak lalu angkat secara perlahan untuk mendapatkan sari bubur kertasnya. Biarkan sebentar hingga tetesan air berhenti. Setelah itu keringkan dengan menggunakan spon busa.
- Langkah terakhir adalah menjemurnya di bawah terik matahari agak cepat kering. Setelah kering, lepas kertas daur ulang yang telah jadi dari cetakannya.
Teknik Melukis
Dalam melukiskan sesuatu Anda perlu memilliki tekniknya agar hasil lukisan Anda bagus. Semakin mahir seseorang melakukan teknik lukis, semakin bagus dan bermakna hasil lukisannya. Ada beberapa macam teknik lukis yang digunakan sesuai lukisan yang akan dibuat. Di bawah ini adalah beberapa teknik lukis tersebut.
- Teknik basah
Maksud dari teknik basah adalah cat air untuk melukis sebelumnya diencerkan dahulu menggunakan cat minyak. Setelah itu, baru cat bisa dipoleskan di atas kanvas.
Kuas yang digunakan untuk melukis dengan teknik kering adalah yang berbulu panjang. Umumnya teknik ini digunakan untuk membuat lukisan yang rata atau tanpa kesan bervolume.
Teknik ini memiliki kelebihan tersebdiri, yaitu lebih cepat dalam memblok warna, cat minyak yang dibutuhkan sedikit, warna lukisan terlihat lebih bersih dan warnanya bagus, serta awet dalam penggunaan cat minyak. Bagi pelukis pemula sepertinya teknik basah yang paling gampang dilakukan.
- Teknik Kering
Teknik kering adalah kebalikan dari teknik basah, yaitu tidak perlu menambagkan minyak cat sebelum melukis. Kuas yang digunakan juga harus kering atau tidak berminyak. Supaya teknik ini tidak gagal, gunakan cat yang baru keluar dari tube.
Teknik kering pengerjaannya lebih susah dibanding teknik basah karena untuk menampilkan kesan volume dalam lukisan. Aliran lukisan yang menggunakan teknik ini adalah naturalisme, realisme, dan surelisme.
Kelebihan penggunaan teknik kering juga ada, antara lain obyak yang berkesan bervolume atau keruangan bisa lebih mudah dibuat, penghapusan warna lebih gampang karena tinggal menindih warna yang sama dengan warna baru, catnya lebih cepat kering, dan hasil lukisan tidak mengkilat.
- Teknik Campuran
Teknik campuran banyak yang menyebutnya sebagai teknik akademis. Sudah jelas dari namanya bahwa ini adalah penggabungan antara teknik kering dan basah. Teknik campuran bisa juga disebut teknik penyempurna, biasanya yang dilakukan pertama adalah melukis dengan teknik kering baru sebagai finishingnya diberi cat minyak.
Teknik Lukisan Aneh
Teknik lukisan yang sudah dibahas tadi termasuk yang masuk akal dan wajar. Tahukah Anda ada teknik lukisan aneh dari beberapa seniman lukis? Mengapa dibilang aneh? DI bawah ini jawabannya
- Melukis dengan muntahan. Ini tidak seseram namanya karena muntahan yang dimaksud bukan muntahan makanan yang sudah dicerna di perut. Pelukisnya bernama Millie Brown seorang wanita. dia meminum susu berwarna kemudian dimuntahkan dalam media kanvas. Jangan salah, harga lukisannya bisa bernilai ribuan dolar loh.
- Melukis dengan darah manusia. Teknik ini bisa dibilang sedikit menyeramkan dan kontroversi. Pelukis dengan teknik ini bernama Vinicius Quesada, asal Brazil. Dia adalah pelukis jalanan yang senang menambahkan kesan mistis kepada karyanya seperti dengan darah serta urine. Sepertinya teknik ini sedikit menjijikan.
- Melukis di dalam laut. Untuk melukis di dalam laut tentu ada keahlian khusus yang harus dimiliki sang pelukis. Orang yang mengerjakan lukisan ini adalah sekelompok pelukis dari Ukraina yang menyelam ke dalam Laut Hitam. Selama 40 menit mereka menyelam dengan bantuan alat selam. Dengan cara melukis seperti itu, risiko yang harus mereka lalui sangat besar.
- Melukis dengan semut mati. Seniman ini memang kreatif, memanfaatkan semut mati yang sebagian orang anggap tidak berguna. Lukisan dibuat oleh seseorang bernama Trueman dan memberi judul lukisannya Self-Portrait with Gun. Untuk menyelesaikannya, Trueman harus menggunakan 200.000 semut mati. Lukisan “aneh” ini dijual sebesar 35.000 dollar.
Lukisan adalah karya yang indah dan dapar merefleksikan perasaan serta pemikiran di penciptanya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.

