logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Olah Raga    Atletik    Lari

Macam-Macam Atletik


Ilustrasi macam-macam atletik

Atletik kerap dilombakan dalam beberapa event olahraga, bahkan tingkat Olimpiade. Atletik pertama kali dilombakan pada event Olimpiade sejak tahun 776 SM. Hingga kini, cabang atletik tidak pernah absen diikutsertakan dalam Olimpiade. Dulu satu-satunya atletik yang dilombakan adalah lari, tapi kini macam-macam atletik yang dilombakan sangat beragam, seperti lari, lempar, dan lompat. 

Pada tahun-tahun sebelum masehi, bangsa Eropa sering mengadakan kontes atletik. Event yang digelar adalah perlombaan melempar dan lari. Atletik memiliki arti yang sangat penting. Bahkan di Roma, seorang bangsawan muda diwajibkan berlatih lari, berkuda, memanah, dengan tujuan sebagai pelatihan untuk bertempur.

Mengenal Sejarah Atletik

Atletik merupakan salah satu cabang olahraga yang bisa dibilang menjadi dasar dari semua cabang olahraga yang ada. Atletik juga merupakan cabang olahraga tertua yang terlahir pertama kali di Bumi ini. Sebagian besar orang di dunia beranggapan bahwa atletik berkembang pertama kali dari Yunani, namun hal itu tidaklah benar.

Olahraga atletik telah ada jauh sebelum dunia mengetahui kemunculan pertamanya pada Olimpiade pertama di Yunani. Menurut penelitian di bidang kesustraan dan ikonografi, olahraga atletik telah ada jauh sebelum masa Olimpiade pertama di Yunani.

Olahraga atletik telah berkembang sejak perkembangan peradaban dunia yang pertama di masyarakat Mesir kuno dan Mesopotamia sekitar 3000 SM. Pada awal perkembangannya, olahraga atletik dimainkan oleh masyarakat kuno di sekitar area kuil dan makam kuno. Jenis olahraga yang telah dimainkan beragam mulai dari gulat, pertarungan tongkat, mendayung, tinju, hingga akrobat.

Olahraga atletik memang telah berkembang pada 3000 SM. Namun, perkembangan olahraga atletik dalam sebuah kompetisi yang berlangsung hingga sekarang, berawal pada 776 SM di Olimpiade pertama di Yunani.

Pada awalnya, kompetisi olahraga ini hanya boleh diikuti oleh para pria dalam stadium Olympia yang berkapasitas antara 45000-50000 orang. Entah kenapa, pada waktu itu seluruh pria yang mengikuti kompetisi diharuskan untuk telanjang.

Namun, alasan mengenai wanita dilarang mengikuti kompetisi tersebut, bukan karena faktor ketelanjangan tersebut. Olympia, yang merupakan kota suci tempat Dewa Zeus bermukim adalah sebuah tempat sakral bagi para pria.

Pada awal perkembangan sejarah Olimpiade pertama hingga perhelatannya yang ke-13, hanya satu jenis olahraga yang dimainkan, yaitu stade yang merupakan jenis olahraga lari.

Stade berasal dari kata “stadia”, yang merupakan jarak perlombaan tersebut, yaitu sekitar 85 meter. Perlombaan stade lainnya melibatkan jarak yang lebih panjang yaitu “diaulos” (365 meter) dan “dolichos” (24 “stadias” atau 2 km).

Pemenang lomba ini akan mendapatkan sebuah mahkota sederhana yang terbuat dari ranting pohon olive. Walaupun sangat sederhana, namun derajat pemenang menjadi meningkat dan terkenal bagaikan seorang selebritas.

Selain itu, mereka juga mendapatkan beberapa fasilitas lain seperti makanan gratis untuk seumur hidup dan juga kebebasan dalam pembayaran pajak. Pada era klasik Eropa, olimpiade pun menampilkan beberapa games di antaranya sebagai berikut.

1. Panhellenink Games

  • The Pythian Games. Game ini dimulai pada 527 SM. Diadakan di Delphi setiap empat tahun sekali.
  • The Nemean Games. Game ini dimulai pada 515 SM. Diadakan di Argolid setiap dua tahun sekali.
  • The Isthmian Game. Game ini diadakan pertama kali pada 523 SM. Diselenggarakan di Isthmus dari Corinth setiap dua tahun sekali.

2. The Roman Games

The roman games berasal dari Yunani murni yang menggunakan perlombaan lari dan melempar.

Dahulu, atletik dikenal sebagai olahraga tempur karena pada abad pertengahan seorang anak bangsawan akan dilatih dalam hal berlari, bertarung, bergulat, berkuda, memanah, dan pelatihan senjata. Bangsa lain pun sangat menggemari kontes atletik ini, antara lain bangsa Celtic, Teuton, dan Goths.

Pada abad ke-19, organisasi formal dari event modern pun dimulai. Pada saat itu, mulailah dimasukkan olahraga regular dan latihan rezim sekolahan. Pada 1869, saat berlangsungnya olimpiade modern, atletik modern pada saat itu diorganisasi di trek lari berjarak 400 m. Adapun acara lapangan lainnya, yakni melompat dan melempar dengan menggunakan tempat yang berada di dalam trek.

Pada 1928, kaum wanita baru mulai diperbolehkan ikut berpartisipasi dalam acara olimpiade, baik yang berada di dalam trek maupun lapangan. Pada 1912, dibentuklah IAAF. Sebuah badan pengelola internasional.

Pada 1983, IAAF menyelenggarakan beberapa kejuaraan dunia outdoor. Sebagian ada yang merupakan pertandingan regional, seperti kejuaraan Eropa, American Games, dan Commonwealth Games.

Selain itu, ada Sirkuit Liga Emas Profesional yang diakumulasikan dalam IAAF World Athletics Final dan kejuaraan dalam ruangan seperti World Indoor Championship. Olahraga tersebut memiliki profil tinggi selama kejuaraan besar, khususnya olimpiade.

Macam-Macam Atletik

Cabang olahraga atletik yang terkenal adalah lari. Olahraga lari pertama kali dilombakan pada olimpiade Athena pada tahun 779 sebelum masehi. Olahraga lari adalah satu-satu olahraga yang dilombakan dengan jenis lari jarak pendek (sprint) 192 meter. Lalu, timbul pertanyaan. Kenapa mesti di Athena diadakan olahraga lomba lari pertama kali?

Setelah terjadi perang antara Persia dan Yunani, lalu perang itu dimenangkan Yunani. Komandan perang Yunani mengutus seorang perajuritnya untuk mengabarkan kepada publik Athena bahwa negaranya telah memenangi perangan. Setibanya di tengah komunitas masyarakat, perajurit tersebut mengabarkan ihwal kemenangan peperangan tersebut.

Untuk mengabarkan kemenangan tersebut, ia berlari dengan 40,8 km dalam tempo sehari. Sedihnya, setelah menyampaikan pesan kemenangan, ia pun pingsang dan tidak lama kemudian meninggal. Untuk mengenang jasanya, maka diadakan lomba olahraga lari pertama di Athena.

Saat diadakan lomba olahraga lari pertama, maka pemenangnya adalah Eucles. Ternyata, olahraga lomba lari ini diminati oleh publik Athena. Buktinya pemenang lomba lari selanjutnya adalah Phillippides. Hingga seterusnya, olahraga lari benar-benar diminati publik hingga akhirnya berubah dari olimpiade kuno menjadi olimpiade modern.

Atletik terdiri dari tiga macam, yaitu lari, lempar, dan lompat. Dari ketiga nomor tersebut, masing-masing terbagi lagi menjadi beberapa nomor. Berikut ini adalah macam-macam atletik.

1. Lari

Jika dulu yang dilombakan hanya jenis sprint (lari pendek), kini jenis lombanya sudah terbagi menjadi tiga, yaitu lari sprint (jarak pendek), lari middle distance (jarak sedang), dan lari long distance (lari jarak jauh). Tak cukup sampai disitu perubahannya. Ketiga jenis lari di atas pun terbagi lagi. Berikut ini adalah nomor-nomor lari yang diperlombakan.

  • Lari Jarak Pendek. Yang termasuk lari jarak pendek adalah lari dengan jarak 100 m, 200 m, dan 400 m.
  • Lari Jarak Menengah. Yang termasuk lari jarak menengah adalah lari dengan jarak 800 m, 1500 m, dan 3000 m.
  • Lari Jarak Jauh. Yang termasuk lari jarak jauh adalah lari dengan jarak 5000 m dan 10.000 m.
  • Lari Berintang. Pada nomor lari ini, sang pelari harus berlari dengan melewati rintangan setinggi 110 m.
  • Lari Estafet. Lari yang sering disebut lari sambung ini adalah lari yang terdiri dari empat orang pelari dengan membawa tongkat yang diserahkan secara bergantian.

2. Lempar

Pada zaman Yunani kuno, melempar cakram adalah sesuatu yang wah. Sesuatu yang dibutuhkan dalam kehidupan pada saat itu. Ketepatan, ketangkasan, dan keseimbangan ketika melempar, dilihat sebagai sesuatu yang menunjukkan kekuatan fisik seseorang.

Tapi kini, hal tersebut tidak lagi dianggap seperti itu. Sudah banyak olahraga lain yang lebih berkelas dalam artian yang lebih memberikan nilai tambah lebih, seperti, mendapatkan sponsor dan hadiah yang lebih menarik. Berikut ini nomor lempar yang diperlombakan.

  • Lempar Cakram. Pada nomor ini, sang atlet harus melempar cakram seberat 2 kg dengan diameter 220 mm. Cakram dilempar 30 derajat lepas dari pegangan. Lempar Cakram merupakan nomor lempar yang dilombakan di Olimpiade Athena, Yunani pada 1896.
  • Lempar Lembing. Jenis atletik ini sama dengan lempar cakram. Lembing yang dilempar terbuat dari logam seberat 600 gr dengan panjang 2,30 m (untuk putri) dan 800 gr dengan panjang 2,70 m (untuk putra).
  • Tolak Peluru. Pada nomor ini sang atlet harus melempar sebuah bola logam seberat 4 kg (untuk putri) dan 7¼ kg (untuk putra).

3. Lompat

Meskipun event lompat tinggi diikutsertakan dalam kompetisi pada Olimpiade awal Yunani kuno, kompetisi pertama lompat tinggi tercatat berlangsung pada awal abad ke-19, tepatnya di Skotlandia, dengan ketinggian hingga 1,68 meter.

Pelompat pada masa itu menggunakan metode pendekatan langsung atau teknik gunting. Lompat tinggi tidak dilakukan secara sembarangan. Ada gaya-gaya tertentu yang harus dikuasai oleh para atlet agar terhindar dari kecelakaan.

Pada abad ke-19, peserta lompat tinggi melompat dan mendarat di atas tanah yang berumput dengan menggunakan gaya gunting, yaitu dengan cara membelakang. Gaya ini ternyata banyak mengakibatkan cedera para peserta. Sementara kini, lompat tinggi dilakukan dengan mendarat di sebuah matras. Atlet lompat tinggi sekarang banyak mengunakan teknik fosbury flop. Berikut ini beberapa nomor lompat yang diperlombakan.

  • Lompat Tinggi. Jenis atletik ini mengharuskan sang atlet melompat melewati mistar yang dibentangkan di kedua tiang. Posisi tubuh telungkup saat melewati mistar dan mendarat dengan sikap berdiri.
  • Lompat Jauh. Lompat ini merupakan keterampilan di mana sang atlet harus melompat sejauh mungkin demi mendapatkan jarak yang terjauh. Tempat mendaratnya berisi pasir agar bisa diukur panjang lompatan.
  • Lompat Galah. Pada nomor ini sang atlet harus melompati tiang galah setinggi 6 meter.

Demikian macam-macam atletik sejak berdirinya sampai dengan sekarang, yang mengalami berbagai macam perubahan. Semoga uraian tersebut dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mengetahui Sejarah Olahraga Atletik
  • Lebih Dekat dengan Olahraga Lompat Tinggi
  • Artikel Sejarah Atletik dan Perkembangannya
  • Memasyarakatkan Olahraga Lari Jarak Jauh
  • Atletik Lari Jarak Pendek dan Atletnya
  • Macam Macam Start dan Gerakan Saat Finish dalam Atletik
  • Mengenal Beragam Cabang-Cabang Atletik
  • Artikel Lompat Jauh – Seputar Lompat Jauh
  • Ukuran Lapangan Atletik
  • Dasar Teknik Lari Jarak Menengah
  • Lari Estafet - Cerminan Kerjasama dalam Olah Raga
  • Nomor-Nomor dalam Olahraga Atletik
  • Mengenal Olahraga Lompat Jangkit
  • Flo Jo, Legenda Olahraga Lari Dunia
  • Artikel Olahraga Lari dan Perkembangannya
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA