Macam Macam Zikir kepada Allah

Dalam agama Islam, terdapat macam macam dzikir. Sesuai dengan ketentuan Al-Quran dan Al-Hadist, macam macam dzikir tersebut harus semata-mata ditujukan kepada Allah Swt semata. Tuhan seru sekalian alam.
Anda yang beragama Islam tentu sangat akrab dengan dzikir. Macam macam dzikir tentu pernah Anda lantunkan, baik ketika dalam kesendirian maupun ketika berkumpul dengan orang banyak melakukan macam macam dzikir. Sebagai contoh dzikir yang dilakukan dan dipimpin oleh Arifin Ilham.
Macam macam dzikir tersebut dilantunkan untuk apa? Sudah jelas, macam macam dzikir tersebut dilantunkan karena manusia sadar sangat mempunyai keterbatasan dalam hidupnya. Karena itu mereka meminta pertolongan dan doa kepada Sang Pembuat Hidup, agar manusia selamat baik ketika menjalani hidup di dunia maupun kelak di hari kemudian nantinya.
Tata Cara Berdzikir
Dalam memohon tersebut, macam macam dzikir kepada Allah SWT dilantunkan. Entah itu dzikir memohon keselamatan di dunia dan di akhirat, dzikir memohon diberikan tambahan rejeki, dzikir memohon diberikan usia yang panjang dan bermanfaat, dan sebagainya.
Namun, dalam melakukan dzikir ada beberapa etika yang perlu diperhatikan oleh seorang muslim. Etika atau tata cara berdzikir tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
1. Dengan suara pelan
Dalam melakukan dzikir, usahakan dilakukan dengan suara yang pelan-pelan saja. Tidak melakukan dzikir dengan suara yang berisik dan keras sekali. Yakin saja, Allah SWT maha mendengar doa-doa yang dilakukan oleh manusia walau hanya dengan suara pelan.
Dzikir dengan suara yang pelan ini juga bermanfaat untuk tidak menganggu orang lain yang juga sedang memohon dan berdoa atas permintaannya masing-masing
2. Penuh kekhusyukan
Selanjunya usahakan dalam berdzikir dilakukan dengan penuh kekhusyukan. Yaitu dilakukan dengan fokus dalam meminta pertolongan. Tidak dilakukan dengan bercanda atau guyon. Inilah etika yang mesti dipegang oleh umat Islam.
Kalau misalnya kita meminta sedang meminta bantuan kepada orang lain saja penuh dengan keseriusan, lantas bagaimana kalau kita minta kepada Allah SWT, tentu juga akan melakukan hal yang sama. Begitulah, dalam berdzikir lakukanlah dengan penuh kekusyukkan dan keseriusan.
3. Optimis dzikir dikabulkan
Terakhir, lakukan dzikir dengan rasa optimis bahwa permintaan Anda akan dikabulkan. Ya, rasa optimis ini perlu dihadirkan dalam setiap kita sedang berdzikir. Yakinlah bahwa kalau tidak di dunia kita terkabulkan doanya, maka kelak doa tersebut akan terwujud ketika di akhirat nanti.
Itulah beberapa macam macam dzikir beserta etika yang harus dipegang. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda semua.






