logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Berita    Bencana    Bencana Alam

Macam-Macam Gempa Bumi


Ilustrasi macam-macam gempa bumi

Sekalipun sudah dipasang alat seismograf yang bisa memprediski goncangan ganjil gempa bumi dan gunung berapi, tapi sering kali kejadian gempa bumi terjadi secara mengejutkan. Setelah kejadian barulah dijelaskan bahwa kondisi alam Indonesia berada pada patahan Austronesia, sehingga ketika patahan ini bergerak akan menyebabkan terjadi macam-macam gempa bumi bahkan bisa terjadi gunung meletus.

Gempa bumi yang dihitung dalam skala Richter itu berlangsung cepat namun bisa menimbulkan korban yang tidak sedikit, baik berupa korban jiwa maupun harga benda. Memang benar bahwa bencana  alam merupakan bencana yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Tidak peduli seberapa besar akibat yang akan ditimbulkan, bencana alam bisa datang kapan saja dan menyerang siapa saja. Di Indonesia, gempa bumi dan gunung meletus merupakan contoh bencana alam yang sering dialami. Tapi, tahukah Anda, bahwa gempa bumi itu beragam macamnya ? Memang benar, gempa bumi itu ada macam-macam jenisnya. Namun semaunya bisa berakibat patal, apalagi bila goncangannya cukup besar dengan rentang goncangan cukup lama. Tentu kita masih ingat bagaimana gempa bumi besar yang terjadi di samudera dekat Aceh, yang kemudian menimbulkan tsunami. Peristiwa pada 24 Desember itu menjadi tragedi kemanusiaan yang memilukan.

Sebuah  film berjudul Hafalan Salat Delisa yang diangkat dari novel dengan judul yang sama, dengan tepat menggambarkan bagaimana dampak dari bencana alam gempa bumi di bumi Serambi Mekkah tersebut. Peristiwa sehari tapi begitu banyak istri kehilangan anak dan suami, suami kehilangan istri, anak-anak mendadak yatim dan piatu, bahkan tak terhitung yang tak tertinggal jasadnya. Beragam kejadian memilukan pun menyertai peristiwa tsunami yang meluluh lantakan Aceh tersebut.

Macam-Macam Gempa Bumi

Dengan mengetahui macam-macam gempa bumi, setidaknya kita tahu bencana apa yang sedang atau akan menimpa tempat tinggal kita. Sekalipun pengetahuan itu tidak bisa menjadi alat untuk menghindari gempa bumi selain mencari upaya agar korban tidak terlalu parah.

1.   Gempa Bumi Vulkanik

Gempa ini terjadi karena adanya aktivitas magma pada gunung berapi. Aktivitas magma itu akan menyebabkan gunung meletus. Gempa bumi ini hanya dirasakan di sekitar gunung berapi yang meletus dan daerah lain dalam radius terbatas. Namun apabila ledakannya termasuk besar, jangkauan yang bisa merasakan goncangan gempa juga akan semakin luas. Apabila aktivitasnya tinggi, akan timbul ledakan yang memicu gempa bumi dari mulai getaran kecil atau tremor sampai goncangan yang besar.

2.   Gempa Bumi Tektonik

Gempa bumi inilah yang sering merusak kehidupan. Gempa tektonik terjadi akibat pergeseran lempengan tektonik. Pergeseran tersebut bisa langsung membesar tiba-tiba sehingga gempa bumi yang dihasilkan pun semakin besar.

Gempa bumi tektonik merupakan gempa yang terkadang tidak bisa diprediksi begitu saja. Kemunculannya tiba-tiba sehingga tidak ada yang sempat mencegahnya, bahkan menyelamatkan diri. Namun, pelatihan menyelamatkan diri dari gempa atau tanggap gempa sudah dilakukan di negara-negara rawan gempa, seperti Jepang.

Indonesia, negara yang sudah mengalami gempa bumi berkali-kali dalam waktu beberapa tahun belakangan, juga sudah memberikan pelatihan tanggap gempa di beberapa daerah yang rawan gempa. Latihan tanggap gempa ini diharapkan bisa memperkecil resiko timbulnya korban. Korban akibat gempa bumi rata-rata memang tertimpa barang berat pada saat gempa terjadi, baik ketika diam maupun pada saat sedang menyelamatkan diri. Dengan demikian latihan tanggap gempa diharapkan memberi pembekalan kepada masyarakat terutama yang tinggal di daerah yang rawan gempa, apa saja yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan pada saat terjadi gempa bumi tersebut.

Pelatihan tanggap gempa juga diberikan kepada para regu penolong, sehingga bisa dengan tepat pada saat melakukan atau memberikan pertolongan kepada korban gempa. Tanpa penanganan yang tepat dalam memberikan pertolongan, akan menyebabkan bertambahnya korban yang meninggal.

3.   Gempa Bumi Runtuhan

Gempa ini terjadi pada daerah pertambangan atau perkapuran. Gempa ini jarang terjadi karena wilayah lingkupnya hanya di sekitar daerah tersebut. Gempa ini pun sifatnya lokal yaitu di lokasi pertambangan atau perkapuran. Namun sekalipun bersifat lokal dan hanya terjadi pada areal pertambangan atau perkapuran, tentu saja tidak bisa dianggap enteng. Apalagi bila pertambangan tersebut masih aktif dan sedang banyak pekerja. Seperti saat memberikan pertolongan kepada korban gempa pada umumnya, menyelamatkan korban pada lokasi terjadinya gempa bumi runtuhan juga termasuk sulit dan mengandung resiko tinggi.

4.   Gempa Bumi Tumbukan

Gempa ini juga termasuk gempa yang jarang terjadi. Gempa ini terjadi karena adanya meteor atau benda langit yang jatuh ke bumi.

5.   Gempa Bumi Buatan

Gempa bumi yang satu ini merupakan gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas yang dibuat manusia, seperti peledakan nuklir.

Selain itu, ada pula gempa bumi yang dibedakan berdasarkan kedalaman fokus, yaitu:

  • Gempa dangkal (kurang dari 70 km)
  • Gempa menengah (kurang dari 300 km)
  • Gempa dalam (lebih dari 300 km)

Prediksi Gempa

Sebenarnya akan munculnya gempa bumi dapat diprediksi dengan cara tradisional dan menggunakan peralatan dan metode ilmiah. Dengan cara tradisional, biasanya dapat diketahui dengan getaran-getaran halus pada bangunan. Dengan demikian bila terjadi getaran halus pada bangunan, jangan pernah anggap remeh, sebaliknya harus mulai waspada terhadap kemungkinan munculnya gempa susulan yang lebih besar. Pada saat terjadi getaran halus tersebut, sebaiknya segera menyelamatkan diri atau menghindari berada di dekat benda yang bisa jatuh dan menimpa kita ketika terjadi gempa susulan yang lebih besar. Selain itu, insting hewan yang tajam juga bisa dijadikan sebagai prediksi. Biasanya hewan-hewan tertentu akan melakukan gerakan-gerakan aneh dan cenderung menghindari tempat tertentu. Bila gempa terjadi akibat adanya aktivitas gunung meletus misalnya, beberapa hari sebelum terjadinya gempat hewan-hewan yang berada di puncak dan lereng gunung akan mulai turun ke lembah dan kampung-kampung.

Selain itu binatang biasanya menunjukkan kegelisahan saat ada bahaya atau bencana alam muncul. Salah satu binatang yang langsung hijrah begitu ada tanda-tanda bahaya adalah burung. Burung-burung akan pergi meninggalkan tempatnya secara berkelompok untuk pergi ke tempat aman. Itulah salah satu bukti bahwa di tempatnya semula akan terjadi bencana yang mengancam keselamatan.

Sementara itu prediksi dengan peralatan dan metode ilmiah merupakan hal yang juga dilakukan oleh petugas yang mengawasi gunung berapi. Mereka menggunakan alat bernama seismogram untuk mengetahui dan memonitor aktivitas seismik. Bagi yang ingin mempelajari prediksi dengan peralatan dan metode ilmiah, ada studi yang mengajarkannya. Studi tersebut mempelajari dampak historis dan lempeng tektonik.

Namun seringkali pula kejadian gempa bumi tidak bisa diprediksi oleh peralatan canggih, karena terjadi secara tiba-tiba dan sangat cepat. Kalau sudah begini, tak ada cara lain selain berupaya menyelamatkan diri sesuai dengan petunjuk dan langkah-langkah penyelamatan seperti yang diajarkan pada latihan tanggap gempa. Tidak melakukan kegiatan yang terlalu mengambil resiko pada saat kejadian, merupakan tindakan bijaksana.

 

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Artikel Gempa Bumi - Informasi, Berita, Terapi dan Pembelajaran Bencana Gempa Bumi.
  • Ramalan Jakarta Tenggelam dan Cara Mencegahnya
  • Berkunjung Ke Museum Tsunami Banda Aceh
  • Prediksi Gempa Bumi di Padang Terkini
  • Memahami Gunung Merapi yang Misterius
  • Ketahui Penyebab Tsunami untuk Antisipasi
  • Artikel Gempa Bumi Tektonik, Penyebab dan Dampaknya Bagi Manusia
  • Penangan Banjir Indonesia Belum Maksimal
  • Menanggapi Ramalan Tsunami
  • Tayangan Video Gunung Merapi Meletus
  • Berita Dunia - Dari Bencana Hingga Kematian
  • Gunung Merapi Meletus Bangkitkan Persaudaraan
  • Menguak Berbagai Misteri Gunung Merapi
  • Hidup Manusia Terancam dengan 3 Jenis Bencana Alam
  • Sebab-Sebab Banjir dan Akibatnya Bagi Manusia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA