logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Suku    Artikel Umum Suku    Macam Macam Suku Bangsa Indonesia

Suku Bangsa Indonesia: Suku Sawu

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Nenek moyang bangsa Indonesia telah mendiami kepulauan Nusantara sejak dahulu kala. Akan tetapi, walaupun tersebar di pulau-pulau berbeda, nenek moyang kita berasal dari satu ras yang sama. Dengan terpencarnya inilah maka membentuk sistem kebudayaan yang berbeda satu dengan lainnya. Dari sinilah muncul keragaman macam-macam suku bangsa Indonesia lengkap dengan budayanya masing-masing.

Walaupun suku-suku bangsa tersebut memiliki perbedaan dalam budaya, tetapi semuanya menyatu membentuk negara Indonesia. Sehingga tidak salah apabila muncul istilah Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.

Kepercayaan Sawu

Suku bangsa Sawu atau Sabu mendiami Pulau Sawu dan Pulau Raijua di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Agama Kristen sudah masuk ke Pulau Sawu, tetapi masyarakatnya masih banyak yang memeluk kepercayaan asli.

Ada beberapa upacara yang dilaksanakan sehubungan dengan kepercayaan asli ini, antara lain:

  • Upacara menyembah dewa Deo Mone Ae (dewa yang besar). Deo Mone Ae mempunyai tiga roh, yaitu Pulodo Wadu (roh yang mengatur musim kemarau; Deo Rai (roh yang mengatur musim hujan); Deo Heleo (roh yang mengawasi kehidupan manusia).
  • Upacara kematian yang dipimpin oleh Ratu Mone Pitu (imam yang berjumlah tujuh orang). Mereka menganggap roh-roh orang yang meninggal melakukan perjalanan dari dunia nyata ke dunia gaib dengan menggunakan Ama Piga Laga (perahu roh).
  • Upacara terhindar dari penyakit. Penyakit dianggap muncul karena gangguan dari makhluk halus, yaitu roh Suanggi dan Wango. Penyakit hanya dapat disembuhkan dengan cara melakukan upacara yang dipimpin oleh Mone Molara (dukun).
  • Upacara-upacara yang berkaitan dengan mata pencarian misalnya memanggil nira, memasak nira, tolak bala, bersih ladang, dan menanami ladang.

Hewue Udu 

Prinsip kekerabatan orang Sawu adalah patrilineal. Keluarga batih bangsa Sawu disebut Huwue Dara Ammu yang bergabung dalam keluarga luas Hewue Udu secara klen patrilineal. Keluarga besar ini dikepalai oleh seorang pemimpin yang disebut Bangu Udu.

Perkawinan yang ideal adalah Ana Mahamone, yaitu bila seorang laki-laki menikah dengan anak perempuan saudara laki-laki ibu. Pihak perempuan (Mone Anu) menuntut harga ganti gadis atau maskawin (Kebue) dari pihak laki-laki (Mone Ami). Masyarakat Sawu melarang perkawinan silang antara saudara suami dengan saudara istri atau sebaliknya.

Doute Rai

Masyarakat Sawu menyebut daerahnya Rai Hawu, dari nama tokoh mitologis Hawu Ga. Kata rai sendiri berarti tanah atau daerah adat. Rai Hawu dibagi menjadi empat rai, yaitu Haba, Dimu, Mahara, dan Liae. Semua kegiatan baik keagamaan, adat, maupun pemerintahan di keempat rai dipimpin oleh Doute Rai.

Ekonomi

Mata pencarian utama masyarakat Sawu adalah bertanam padi di sawah dan di ladang, terutama pada musim hujan. Sedangkan pada musim kemarau mereka menyadap nira lontar dan memasaknya menjadi gula. Selain menanam padi, banyak masyarakat Sawu yang menanam kelapa dan lontar. Sedangkan hewan ternak yang mereka pelihara adalah kerbau dan kuda.

Kesenian

Bangunan suku bangsa Sawu merupakan rumah berbentuk panggung yang berderet di sepanjang sisi sebuah lapangan yang terletak di suatu perkampungan. Pola perkampungan ini berbentuk bulat telur dan di kedua ujung perkampungan dibuat pintu gerbang.

Akan tetapi, penduduk jarang tinggal di perkampungan ini. Mereka lebih sering berada di pondok-pondok (Liha Pada) yang didirikan di ladang. Seni tari mereka contohnya adalah Padaodan Ledo Han. Masyarakat Sawu juga memiliki seni membuat tenun ikat. Seni ikat yang sering diperlombakan pada uacara adalah Si Hawu dan Higihuri.

 

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Ramalan Suku Bangsa Maya: Ramalan yang 100% Hoax
  • Mengenal Lebih Jauh Suku Bajo
  • Mengenal Suku Eskimo
  • Peradaban Suku Inka
  • Mengenal Lebih Dekat Suku Kaili
  • Suku Apache
  • Mengenal Bermacam Suku Bangsa di Indonesia
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA